KKN DUNIA GHAIB

KKN DUNIA GHAIB
BERTEMU JIN PART 30


__ADS_3

"tapi saya itu masih ragu dengan bajan pak.nanti saya akan membuktikan sendiri perkataan bapak,apa benar bajan bisa berpindah alam atau tidak."


"ya udah kalo gitu,kamu nunggu di sini aja sampai bajan datang.tapi saya tidak bisa menjamin apakah bajan akan datang ke rumah saya atau tidak.soalnya saya tidak berani sama bajan.saya sangat menghormatinya.jikalau saya di perintahkan untuk menjadi pengawal pribadinya,saya akan siap menjaganya sampai kapanpun."


pada akhirnya widia yang sudah sabar menunggu bajan di rumah pak ijang,dengan harapan bajan datang ke sini nanti malam.


"kalau gitu saya nunggu aja pak di sini."


pak ijang langsung memperbolehkan widia untuk menunggu bajan di rumahnya.


"ouh gitu ya udah silahkan aja.sebentar ya akan saya buatkan cemilan untuk kamu."


pak jjang segera berjalan ke arah dapur dan membuat minuman serta cemilan untuk widia.


°°°°°°


sementara itu bajan yang sudah selesai dan segera menggunakan pakaiannya untuk keluar dari kamar mandi.tidak mungkin bajan akan keluar dari kamar mandi hanya menggunakan handuk.karena kamar mandi mereka menumpang di mushola.setelah selesai berpakaian,bajan segera berjalan kembali ke poskonya.ketika sedang melewati keranda mayat, kemudian bajan menoleh ke kanan dan menghentikan langkahnya karena ia tidak melihat widia di sana.dalam hati bajan berkata.


"kok gak ada ke mana dia."seketika terlintas di pikiran bajan tentang widia.


"paling dia ke rumah pak ijang,terus menanyakan ke pak ijang tentang aku.mumpung belum Maghrib sebaiknya aku mmpir ke rumah pak ijang deh buat mastiin tebakan aku benar atau salah."


bajan segera berjalan menuju poskonya,membereskan alat mandinya lalu masuk ke dalam kamar.ketika sudah di kamarnya,bajan segera berbaring sambil berzikir. di saat sedang berzikir,separuh roh dan jiwa bajan terlepas dari tubuh aslinya.


sengaja ia mengambil posisi yang berbaring agar teman-temannya tidak mecurigainya kalau ia sedang berpindah Alam.teman teman bajan hanya mengira ia sedang tertidur karena kelelahan.


setelah separuh roh dan jiwa nya keluar dari tubuhnya,bajan segera berjalan meninggalkan poskonya dan langsung menuju rumah pak ijang yang sedang berada di desa lembah danau.saat sampai di depan rumah pak ijang,bajan melihat bayangan dari rumah pak ijang.dalam hatinya ia berfikir kalau itu adalah widia yang sedang menanyakan ke pak ijang siapa bajan sebenarnya.


karena masih penasaran,bajan segera berjalan ke arah pintu rumah pak ijang kemudian setelah sampai di depan pintu ia mengucapkan salam.

__ADS_1


"assalamu'alaikum pak ijang."


widia yang lagi duduk di ruang tamu rumah pak ijang langsung mendengar suara yang sepertinya ia pernah dengar.segera ia berdiri dari tempat duduknya dan menyaut salam dari bajan.


"wallaikumsalam,siapa ya?"


dari luar pintu bajan menyaut karena suara yang di dengarnya dari dalam rumah pak ijang pernah di dengar sebelumnya.


"ini aku bajan ka,udah bukain aja dulu pintunya aku tau kamu di dalam."


langkah widia seketika berhenti,kakinya tidak sanggup lagi melangkah.ia tidak mampu mengangkat kakinya karena merasakan lemas yang luar biasa.ia sangat tidak menyangka kalau yang mengucapkan salam dari luar rumah tersebut adalah bajan.ia terus berusaha untuk mengangkat kakinya yang sangat lemas sambil berkata dalam hati.


"ternyata yang di bilang oleh pak ijang itu benar.bajan bisa berpindah alam dari alam dunia sampai ke alam ghaib sesuka hatinya.ia pasti tau kalau aku lagi ada di sini.sungguh kemampuan yang di luar nalar.aku lihat dari raut wajahnya usia dia pasti jauh di bawah pak ijang,dan pastinya usianya jauh juga di bawah aku.tapi kenapa ia bisa memiliki kemampuan sehebat ini?"


widia terus berusaha mengangkat kakinya untuk berjalan.akan tetapi ia tidak mampu dan akhirnya tubuhnya jatuh ke lantai karena kakinya sangat lemas dan bergetaran.


suara tubuh widia yang terjatuh sangat keras hingga terdengar oleh pak ijang yang sedang di dapur.pak ijang yang sedang membuatkan cemilan untuk widia langsung merasa curiga dengan suara yang berasal dari ruang tamunya,pak ijang segera berlari dengan cepat menuju ruang tamunya.ketika ia sampai di ruang tamu,pak ijang melihat tubuh widia yang sudah terbaring lemas di lantai.dengan cepat pak ijang menghampiri widia sambil bertanya.


"kamu kenapa Wid?"


suara widia sangat lemas dan ia hanya bisa menggerakkan mulutnya lalu berkata.


"di depan ada bajan yang datang pak."


mendengar kalau bajan sedang di luar rumahnya,pak ijang segera berlari menuju pintu dan membukanya.pak ijang juga sedikit terkejut ketika melihat bajan datang secara tiba tiba.dengan spontan pak ijang berkata pada bajan.


"ia bajan,kenapa datang tiba tiba begini?"


bajan tidak terfokus dengan pertanyaan pak ijang,matanya langsung tertuju pada widia yang sedang terbaring lemas di lantai rumah pak ijang lalu bertanya seolah olah tidak mengetahui apa yang terjadi.

__ADS_1


"maaf itu siapa pak?"


pak ijang langsung menoleh ke arah widia yang sedang terbaring.


"oh itu widia.kalian sudah pernah bertemu kan sebelumnya?"


"sudah pak tadi di mushola pas aku mau mandi.aku lihat dia sedang duduk di atas keranda mayat dekat mushola.pas aku udah selesai mandi aku gak liat dia lagi di sana.karena tadi dia bilang kenal sama bapakk,terus aku merasa curiga kalau dia bakalan ke sini.makanya aku datang ke rumah pak bapak buat memastikan aja."


pak ijang hanya bisa tersenyum mendengar penjelasan bajan dan berkata.


"lagian kamu pake iseng datang ke sini.padahal tadi sudah bapak jelasin siapa kamu sebenarnya,tapi ya dia tetap kekeh gak percaya kalau kamu bisa berpindah alam dari alam nyata ke alam ghaib.terus pas dia tahu kalau kamu yang datang,ya seperti itu jadinya.widia ini sebenarnya jin muslin yang tidak memiliki kekuatan spiritual apapun.tapi rasa penasarannya sangat tinggi.ia tidak akan pernah percaya sebelum melihatnya sendiri secara langsung."


bajan yang melihat widia terbaring lemah di lantai.langsung mendekatinya dan berkata.


"halo ka,ngapain kamu tiduran di sini,kalau mau tiduran sana di kasur aja.atau tidur di keranda mayat tempat kamu duduk barusan di mushola."


mata widia tidak sanggup melihat mata bajan.ketika kedua mata mereka saling menatap,pandangan widia langsung menjadi gelap dan ia langsung pingsan.


bajan merasa kasihan melihat widia yang seperti itu,ia tidak tega melihat sahabat baik pak ijang pingsan.hanya dengan sekali mengusap pada dahinya widia sambil mengeluarkan sedikit tenaga dalam,membuat mata widia perlaahan terbuka.


saat widia bisa membuka kedua matanya dengan jernih.ia kembali melihat bajan.namun kali ini ia sudah bisa menatap kedua mata bajan,akan tetapi seluruh badannya masih terasa sangat lemas.secara perlahan seluruh tenaga widia pulih dan ia bisa duduk walaupun sedikit di bantu oleh bajan.


melihat tenaga widia yang sudah mulai pulih,bajan langsung berkata.


"kenapa kamu kok bisa sampai pingsan gini ka?kamu kaget melihat aku di sini?padahal aku tidak apa apa loh.aku cuma manusia biasa.karena berkat izin allah aku bisa sampai sini."


widia tidak bisa langsung merespon omongan bajan,ia membutuhkan waktu beberapa menit untuk menjawab pertanyaan bajan.setelah sudah widia berkata.


"masya allah,sungguh kemampuan yang sangat luar biasa.selama ini aku belum pernah melihat ada seorang manusia yang masih hidup bisa masuk ke alamku.kalau aku boleh jujur,aku tadi melihatmu seperti kalian bangsa manusia melihat bangsa jin seperti kami.jika jin tersebut baik,kalau di lihat oleh manusia biasa,lalu ia akan berlari bahkan bisa sampai pingsan.bangsa jin seperti kami juga begitu,jika ada manusia yang bisa ke alam kami secara naluri kami juga takut melihat bangsa manusia seperti kamu.aku tau kalau kamu itu manusia yang sangat baik.pak ijang juga sudah bercerita banyak tentang kamu.tapi awalnya aku sama sekali tidak percaya akan perkataan pak ijang kalau kamu bisa masuk ke alam kami.ketika kamu tadi di alam dunia bisa mellihat aku saja sudah membuat aku sangat terkejut.apa lagi kamu bisa masuk ke alam kami.sempat tadi aku menantang kamu dan menunggu kamu di sini.aku mau buktiin sendiri apa benar apa yang barusan di katakan oleh pak ijang.dan ternyata apa yang di bilang pak ijang itu benar.aku mohon maafin aku jan.aku salah sudah meragukan kemampuan kamu. aku minta maaf jan,tolong maafin aku."

__ADS_1


__ADS_2