
Setelah menendang perut wida,bajan segera berkata kepada 4 pengawalnya.
"salah satu dari kalian harus membawa wida ke penjara gantung,kalo untuk ruangannya tolong di pisahkan dia sama yang lainnya."
widia kemudian memotong perkataan bajan lalu berkata.
"maaf jan,kalau boleh saran.wida sangat takut dengan macan, aku minta tolong kalau di dalam penjara gantung nanti tolong masukan 3 ekor macan yang paling ganas bersamanya."
bajan tidak marah jika omongannya di potong oleh widia.ia segera berkata kepada pengawalnya yang akan menyeret wida menuju ke penjara gantung dengan nada santai namun ia sangat mengerikan.
"apa kamu denger apa yang di bilang tadi sama widia?"
pengawal tersebut lalu mengangguk kemudian berkata.
"baik tuan,aku akan segera mencari dua ekor macan yang sangat ganas dan selalu merasa lapar untuk si sampah ini."
bajan mengangguk lalu berkata.
"bagus kalau kamu ngerti.sekarang juga kamu bawa anak ini ke penjara gantung dan jangan lupa Carikan macan yang sangat ganas."
pengawal itu segera menarik tangan kiri Wida dengan keras dan langsung menyeretnya menuju ke penjara gantung sesuai dengan permintaan bajan dan Widia.
wida kemudian di tarik oleh pengawal bajan.ia hanya bisa pasrah dengan kondisi saat ini.baru beberapa langkah wida di seret oleh pengawal bajan.dengan tiba tiba bajan berkata.
"berhenti tunggu sebentar.sekarang aku kasih kamu kesempatan selama 1menit untuk kembali memilih pilihan yang di berikan sama widia tadi.kamu mau bertaubat atau di bawa oleh pengawal aku ke penjara gantung."
wida yang sedang merasakan sakit di punggung dan lengannya tidak mendengar terlalu jelas suara bajan.waktu satu menit yang di berikan bajan hanya di sia siakan oleh wida begitu saja.selama 1menit tersebut ia hanya diam dan tidak mampu untuk berkata kata lagi.
Satu menit sudah berlalu,bajan lanjut berkata kepada pengawal yang sedang menyeret wida.
"waktu 1 menit yang sudah aku berikan ke wida sudah habis,sekarang silahkan kamu bawa dia pergi dari sini."
pengawal itu langsung menyeret tangan wida dengan kuat setelah mendapat perintah dari bajan.
__ADS_1
pak firman yang sedang menyaksikan kejadian tersebut menjadi pucat dan ketakutan melihat bajan dan widia yang sangat kejam dan ganas dalam memberikan hukuman kepada wida.
pak firman bergumam dalam hati."aku tidak mengira kalau bajan memiliki kemampuan dan kekuatan yang seperti ini.aku takut kalau yang terjadi sama wida itu terjadi juga ke aku."
sementara itu,pak ijang yang sudah mengetahui kekuatan yang di miliki oleh bajan hanya diam saja melihat keganasan yang di lakukan bajan pada wida.ia tidak merasa heran sama sekali,karena pada malam sebelumnya ia sudah melihat kemampuan bajan yang tidak memiliki rasa kasian dan rasa iba.akan tetapi ia heran dengan widia.ia tidak menyangka kalau widia memiliki kekuatan tangan yang seperti itu.ia melihat dan mengenal widia ini hanyalah jin muslim yang biasa dan tidak memiliki kemampuan apa apa.
karena penasaran,pak ijang memutuskan untuk bertanya kepada widia.
"aku tidak menyangka kalau kekuatan kamu bisa seperti itu wid.hanya dengan sekali pukulan bisa membuat lengan saudara kamu patah.apa kamu gak merasa kasihan melihat saudara kandung kamu seperti itu."
widia menjawab pertanyaan dari pak ijang dengan hormat.
"bapak tidak usah terkaget melihat aku sperti itu.dulu se masa aku kecil,aku dan wida itu belajar bela diri,aku juga tau kalau wida memiliki kelemahan di lengannya sebelah kanan.dan kekuatan utama wida itu adalah tinjunya yang sangat kuat.hanya dengan sekali pukulan saja sudah membuat orang yang di pukul oleh wida terlempar sejauh puluhan meter.karena aku tau kekuatan dan kelemahan yang di miliki wida.aku langsung saja memukul lengannya sebelah kanan sekuat mungkin hingga patah hanya dalam sekali pukulan.aku tau kalau kekuatan tangan aku tidak sebaik yang di miliki oleh wida,itu juga yang membuat aku langsung memukul lengannya sebelah kanann.lengan wida tidak sekuat lengan aku."
melihat pak ijang dan widia yang sedang mengobrol.bajan segera memotong pembicaraan widia lalu berkata.
"widia,mau kita apain ini puluhan makhluk sampah ini.semua keputusan aku serahkan ke kamu, silahkan kamu tangani mereka semua sesuai keinginan kamu. aku tidak sudi membuang tenaga aku hanya untuk membasmi makhluk bawahann seperti ini."
"gak jan,aku gak mau dan aku gak ada hak buat menghukum mereka.lebih baik kamu aja yang menanganin mereka semua.aku ini tidak memiliki kemampuan apapun."
"oke lah kalau begitu kalau kamu tidak mau,biar aku saja yang menyelesaikan sendiri."bajan berkata sambil berjalan menuju puluhan makhluk yang sedang menahan ela itu.
"sekarang aku kasih kalian satu pilihan.karena dua pilihan sudah di sia siakan oleh pemimpin kaliann yang ternyata sangat lemah."
bajan menjelaskan satu pilihannya itu kepada makhluk kiriman dari pak ragil dan pak galuh.
"sekarang kalian lepaskan ela dan kalian akan bebas,kalau tidak kalian lepaskan,nasib kamu akan sama seperti wida dan 9 peliharaan si ragil yang lainnya."
puluhan makhluk tersebut hanya terdiam.hanya ada satu makhluk yang tiba tiba berkata.
"baik akan aku lepaskan ela sekarang juga.tapi aku minta kamu lepaskan juga pemimpin kami dari hukuman kamu."
bajan tidak banyak merespon omongan makhluk itu.setelah mendengar perkataan dari makhluk itu,ia segera memerintahkan pengawalnya untuk melumpuhkan makhluk yang sok kuat itu.
__ADS_1
"tolong kalian bereskan makhluk yang sok jagoann ini.segera bawa dia bersama pemimpinnya.masukan dia satu ruangan dengan wida.biar wida ada temannya."
mendapatkan perintah dari tuannya, salah satu pengawal itu dengan cepat berlari ke arah peliharaan pak galuh yang sok jagoan itu.hanya dengan sekali tamparan di telinga kanannya sudah membuat makhluk tersebut mengeluarkan darah di telinganya.darah tersebut keluar karena pecahnya gendang telinga setelah mendapat tamparan yang tidak terlalu keras itu,karena makhluk ini lemah,membuat pengawal itu tidak perlu mengeluarkan energi yang banyak untuk melumpuhkannya.
makhluk itu langsung terjatuh ke lantai dan tidak sadarkan diri. melihat makhluk itu tidak sadarkan diri,segera pengawal itu menyeretnya untuk di bawa ke penjara gantung dan akan satu kamar dengan wida.
meskipun ia akan satu kamar dengan wida.ia sudah tidak dapat lagi berinteraksi secara maksimal dengan wida.telinganya sudah tuli akibat tamparan tersebut.setelah melihat pengawalnya pergi sambil menyeret makhluk yang sok kuat itu,bajan kemudian berkata kepada puluhan makhluk yang lainnya.
"siapa lagi yang mau menyusul mereka berdua?"
makhluk yang masih di dalam kamar aira itu hanya terdiam dan tidak berani berkata kata.
melihat puluhan makhluk itu hanya diam,bajan berkata."aku beri kalian waktu 3 menit untuk pergi dari sini dan kalian harus tinggalkan ela di sini."
setelah mendengar ucapan bajan tersebut hanya membutuhkan waktu beberapa detik,puluhan makhluk itu langsung pergi meninggalkan kamar aira dan tidak ada yang tersisa.
makhluk itu pergi dan melepaskan ela yang sudah dalam kondisi lemas.kemudian bajan mendekati ela dan melepaskan ikatan ghaib pada dirinya.tidak membutuhkan waktu lama,bajan berhasil membuka ikatan ghaib yang mengikat tubuh ela.ketika tali ghaib tersebut sudah terlepas,ela langsung tersadar dan kondisi dirinya kembali seperti semula.melihat bajan yang sudah menyelamatkan berkali kali,membuat ela secara refleks ela segera memeluk bajan dengan erat lalu berkata.
"makasih jan,lagi lagi kamu nyelamatin aku dari tempat yang mengerikan ini."
bajan segera melepaskan pelukan ela.setelah pelukan terlepas.bajann berkata kepada ela."ya udah,sekarang kita kembali ke tubuh asli ya,dan malam ini kamu mau di sini atau mau pulang ke posko?"
tanpa berfikir panjang ela berkata."aku mau pulang aja,kalau aku gak di posko,ntar siapa yang bangunin kamu?"
bajan hanya tersenyum melihat tingkah ela yang seperti itu lalu berkata."
"ya udah kalau gitu kita pulang sekarang ya.kasian temen temen di posko pasti mereka udah pada nungguin kita.tapi sebelum pulang jangan kasih tau sama yang lainnya kalau aku bisa masuk ke alam ghaib."
Ela lalu bertanya kepada bajan."iya jan aku gak akan bilang ke siapapun kalau kamu bisa masuk ke alam ghaib.eh tapi kenapa kamu bisa menjemput aku ke dunia ini?"
"udah itu bukan urusan kamu yang penting aku bisa nyelamatin kamu sekarang."ucap bajan yang menjawab pertanyaan ela.
kemudian ela penasaran dengan bajan menuju ke alam ghaib sendirian atau tidak.
__ADS_1