KKN DUNIA GHAIB

KKN DUNIA GHAIB
MENDENGAR TERIAKAN DARI ALAM GHAIB PART 39


__ADS_3

sambil duduk dan menggemgam pergelangan tangan pak firman.bajan berkata.


"pak bapak boleh tutup mata sekarang terus pegang pergelangan tangan saya,dan jangan sampai bapak lepas sebelum aku nyuruh lepas.sambil memegang pergelangan tangan aku,bapak harus membaca shalawat sebanyak banyaknya sampai aku bilang berhenti."


segera pak firman menutup matanya lalu tangann yang satunya menggenggam pergelangan tangan bajan dan mengikuti apa yang sudah di perintahkan oleh bajan sambil melantunkan shalawat.


tidak lama kemudian,bajan berkata.


"sekarang bapak boleh buka matanya pak dan lepas genggaman tangan bapak di pergelangan tangan aku kemudian bapak langsung berdiri."


saat ia berdiri dan membuka matanya,ia terkejut karena kondisi rumahnya berubah menjadi gelap gulita.pak firman yang seorang manusia biasa tidak bisa secara langsung melihat kondisi alam ghaib,sehingga membuat pandangannya menjadi gelap.bajn segera mengusap mata pak firman agar bisa melihat dalam kondisi gelapnya alam ghaib.perlahan pandangan pak firman mulai bisa melihat dalam kondisi gelap.langsung ia menattap ke arah bajan dan seketika ia terkejut melihat tubuh bajan sedang duduk di kursi sedang menggenggam tangannya.ia juga melihat tubuhnya sendiri yang sedang menggenggam pergelangan tangan bajan.


pak firman langsung menyadari bahwa saat ini ia sudah berada di alam ghaib.saat itu ia langsung mendengar teriakan yang sangat keras dari arah kamar aira.ia baru mengerti apa yang di bilang bajan barusan,kalau ada teriakan yang sangat keras dari kamar aira.


bajan langsung segera memanggil 4 pengawalnya.hanya dalam hitungan detik 4pengawalnya sudah berada di belakangnya.namun ia mencoba untuk tenang,karena saat ini ia tau kalau sedang di alam ghaib.


salah satu pengawal bajan itu segera berkata kepada bajan dengan hormat.


"ada apa tuan memanggil kami ber empat gini,apa ada masalah yang sangat darurat?"


bajan hanya menjawab dengan singkat.


"malam hari ini aku butuh kalian berempat untuk mengawal teman temanku."


mendengar perintah bajan,pengawal itu kembali berkata.


"oke tuan akan kami laksanakan.apapun yang tuan perintahkan kami akan selalu siap untuk membantu tuan."


bajan lalu memerintahkan kedua pengawalnya untuk berdiri di belakang pak firman.


"kalian berdua yang ada di sebelah kanan aku segera ke belakang pak firman.tolong kalian kawal pak firman semaksimal mungkin."


melihat bajan yang berkata seperti itu,pak firman terkaget,namun ia tidak bisa berkata apa-apa.seketika mulutnya hanya bisa diam membisu dan sangat sulit untuk di gerakan.pak firman merasa heran dengan kemampuan bajan yang seperti ini.ia melihat bajan di dunia nyata,hanya seperti anak muda biasa pada umumnya.namun saat ini ketika ia melihat bajan di alam ghaib seperti seorang anak raja yang jika ingin bepergian harus di kawal oleh beberapa pasukan demi keamanan.masih dalam lamunannya,pak firman terkejut ketika bajan memanggil namanya.

__ADS_1


"pak firman.saya minta pak firman segera ke rumah pak ijang,dan jemput dia ke sini.kalau bisa bapak minta pak ijang untuk membawa widia juga.selama di perjalanan,bapak akan di kawal sama dua pengawal di belakang.jadi bapak jangan takut selama perjalanan ke rumah pak ijang."


mulut pak firman yang dari tadi diam mulai bisa berbicara dengan terbata bata setelah mendengar perintah bajan.


"ta tapi jan bapak gak tau rumah pak ijang di mana jan.bapak atau pun pak ijang mungkin sudah tidak mengenali wajah lagi."


bajan kemudian memberitahukan posisi rumah pak ijang pada pak firman yang sedang kebingungan.


"rumahnya pak ijang itu setelah gerbang masuk desa lembah danau.kalau bapak masuk dari gerbang,bakal langsung kelihatan rumah pak ijang berada di sebelah kiri.bapak tenang aja kedua pengawal yang berada di belakang bapak sudah tidak asing lagi dengan pak ijang.mereka sudah beberapa kali bertemu dengan beliau. jadi nanti mereka berdua yang akan membawa bapak untuk bertemu dengan pak ijang Sekarang juga bapak segera ke rumah pak ijang,biar aku yang ngatasi ela.aku juga minta nanti bapak jangan terlalu lama di rumah pak ijang.ketika bertemu dengan pak ijang,bapak langsung kembali ke sini.karena saya juga butuh bantuan dari kalian."


pak firman berkata dengan hormat."baik jan,kalau gitu bapak pergi sekarang."sambil menoleh ke arah pengawal bajan yang berada di belakangnya firman berkata dengan singkat.


"ayo antar saya ke rumah pak ijang."


pengawal itu segera mengangguk sambil berkata.


"baik pak."


pak firman segera berjalan menuju rumah pak ijang.bersama dua pengawal yang telah di tugaskan oleh bajan untuk menemaninya selama perjalanan.


"assalamu'alaikum,ijang,ini aku firman."


pak ijang yang sedang berzikir di dalam kamarnya segera berdiri dan berjalan menuju pintu yang sedang di ketuk.selama menuju pintu depan,ia berfikir sambil bergumam dalam hati.


"firman?firman siapa ya?kenapa dia memanggil namaku dengan sebutan nama saja?"


pertanyaan tersebut terbesit di pikirannya.tidak lama setelah itu ia membuka pintu dan berkata.


"wallaikumsalam,maaf siapa ya?"


alangkah terkejutnya pak ijang Melihat pak firman yang sedang di kawal oleh dua pengawal bajan.pak ijang tentu sangat mengenal dua pengawal tersebut.namun ia masih belum ingat sama pak firman.


melihat pak ijang yang sedang berdiam diri setelah mengucapkan salam,membuat pak firman berkata.

__ADS_1


"halo ijang,kamu lupa sama aku? ini aku firman teman kamu dulu."pak ijang sudah mulai mengingat pak firman.pak ijang lanjut berkata.


"bukannya kamu masih hidup ya?kenapa bisa sampai di sini?ini kan dunia ghaib.terus kenapa ada dua pengawal bajan di belakang kamu?"pak firman langsung menjelaskan kenapa dirinya bisa sampai di sini.


"kamu benar ijang,aku masih hidup dan aku belum meninggal dunia.aku ke sini mau menjemput kamu atas perintah dari bajan.dan dua pengawal yang ada di belakang aku ini di tugaskan oleh bajan untuk menemani aku selama di sini."


"jemput aku atas perintah bajan?ada apa lagi sama bajan?"pak ijang merasa heran dengan perkataan pak firman.


"bajan lagi butuh bantuan kamu.teman satu kelompoknya yang bernama ela sedang kemasukan,tadi sudah aku bantu keluarin,tapi makhluk itu kembali lagi merasuki tubuh ela.tadi ketika kami berdua lagi mengobrol,tiba tiba bajan berdiri karena mendengar teriakan dari ela.sementara itu aku tidak mendengar teriakan apapun,bajan bilang teriakan itu terjadi di dunia ghaib makanya aku tidak bisa mendengarnya.aku juga merasa penasaran sama bajan dan allhamdullilah karena menurut bajan aku memiliki kemampuan makanya aku di bawa ke dunia kamu."


ekspresi wajah pak ijang seketika berubah sangat marah ketika mendengar ela di ganggu oleh peliharaan pak ragil.dengannada tinggi pak ijang berkata.


"dasar ragil monyet!! masih belum cukup malam kemarin dia sudah mengganggu kelompok bajan dan kelompok ranu.apa dia tidak ttakut kalau bajan akan menangkap pasukannya lagi.apa sebenarnya yang dia inginkan si ragil bajingan itu."


"udah lah ijang."pak firman berusaha menenangkan pak ijang kemudian lanjut berkata.


"dari pada kita kebanyakan ngobrol terus,lebih baik kita segera ke rumah aku.kita sudah di tunggu sama bajan.aku ngerasa gak enak kalau sampai membuatnya menunggu terlalu lama."ucap ijang sambil menutup dan mengunci pintu rumahnya dan segera berjalan menuju rumah pak firman.


pak ijang dan pak firman berjalan cepat dan hampir seperti berlari.pak firman merasa tidak enk jika bajan terlalu lama menunggunya.tidak lupa dua pengawal yang di tugaskan bajan untuk menemani pak firman juga ikut berlari.hanya membutuhkan waktu tidak sampai 15 menit,mereka berempat sudah sampai di rumah pak firman.sebagai tuan rumah, pak firman langsung membuka pintu dan melihat bajan masih beriri di ruang tamunya.setelah masuk pak firman berkata pada bajan.


"maaf jan kalau bapak terlalu lama di jalan.maaf juga udah buat kamu menunggu."


pak ijang juga berkata kepada bajan dengan sangat sopan."assalamu'alaikum bajan,maaf kami lama sampai di sini.tadi ada obrolan singkat antara bapak sama pak firman karena bapak sempat lupa sama beliau."


bajan mengangguk sambil menjawab salam dan berkata."wallaikumsalam, allhamdullilah bapak bapak sampai di sini tepat waktu.kalau sempat terlambat sedikit saja ela sudah di bawa untuk di jadikan tumbal sama si bajingan ragil itu."


pak ijang kembali berkata sambil meminta maaf kepada bajan.


"kami minta maaf jan,sekarang apa yang harus kami lakukan untuk membantu kamu dalam menangani ela?"


bajan berkata sembari tersenyum.


"sebenarnya pak ijang pak firman tidak harus melakukan apapun malam ini.karena makhluk yang menahan ela itu sangat lemah dan sangat mudah untuk di kalahkan.aku sengaja membawa pak firman ke sini karena dia bilang kalau pak ijang itu adalah teman baiknya.oh ya ngomong ngomong si widia di mana ya?kenapa dia gak ikut sama kalian?"

__ADS_1


"astaghfirullah,maafin bapak jan."ucap pak firman yang meminta maaf kepada bajan.


karena terburu buru,sampai bapak lupa sekalian memanggil widia.maafin bapak jan,biar sekarang bapak ke mushola buat manggil widia."


__ADS_2