KKN DUNIA GHAIB

KKN DUNIA GHAIB
BERTEMU DENGAN ADIK PART 41


__ADS_3

"maafin saya pak."widia meminta maaf dan menjelaskan kenapa ia bisa menampakkan dirinya kepada warga desa ini.


"sebetulnya saya ini bukan jin pengganggu seperti yang sebangsa dengan saya.saya ini jin muslim yang taat akan perintah allah.saya memilih untuk menetap dan tinggal di mushola itu agar saya selalu bisa kenunaikan kewajiban saya kepada allah dan juga agar saya selalu ingat kepadanya.tujuan saya menampakkan diri itu sebenarnya hanya untuk mencari teman.saya merasa kesepian di alam ini.di desa ini saya tidak memiliki satu teman pun.saya tau kalau di desa ini lebih banyak jin kafir di bandingkan jin muslim seperti saya ini."


pak firman bertanya dan penasaran dengan Widia kemudian berkata.


"kalau gitu kenapa kamu tidak mencari tempat yang banyak jin muslim sepertimu?kamu juga sudah tau kalau desa ini banyak jin kafir yang hidup di sini."


widia kemudian menjelaskan alasannya kenapa ia bisa tinggal di sini.


"saya memilih tinggal di desa lembah pulau ini karena penasaran dengan tempatnya.apakah tempat yang sangat banyak jin kafir di sini ada masjid atau tidak.saya tau kalau di desa ini memiliki satu masjid dan dua mushola.tapi saya lebih memilih tinggal di mushola.karena itu tempat yang ternyaman bagi saya.itu lah alasan saya tinggal di mushola itu."


"ouh begitu ya wid."pak firman berkata kemudian mengingatkan kepada widia.


"namun saya hanya memberi pesan ke kamu,kamu jangan menampakkan diri lagi ya,saya merasa kasihan dengan warga di sini yang ketakutan jika melihat wujud kamu sedang duduk di keranda."


widia kemudian menganggukan kepalanya dan berkata.


"iyh pak,saya berjanji tidak akan mengulangi perbuatan itu lagi."


pak firman berkata sambil mengangkat jari jempolnya.


"sip,kalau sampai warga melihat kamu lagi.saya tidak segan segan untuk mengusir kamu dari mushola itu."


"udah kalian jangan banyak bicara."bajan tiba tiba memotong pembicaraan antara widia dan pak firman.setelah itu ia berkata.


"aku ngumpulin kalian semua di sini bukan untuk mengobrol,tapi aku mau minta bantuan dari kalian untuk membawa teman aku yang bernama ela kembali ke tubuhnya.karena tadi aku tiba tiba mendengar suara teriakannya dari sini."


"maaf jan."widia meminta maaf kepada bajan.


"ya udah sekarang aku minta kamu jalan duluan di depan aku.karena ini dunia kamu,jadinya aku mau kamu yang di depan."


bajan memerintahkan widia untuk berjalan di depannya dan menuju ke kamar tempat ela tidur.

__ADS_1


widia yang dari kalangan jin tentu tidak merasa takut dengan keadaan dunianya.sementara itu pak firman yang masih seorang manusia merasa sedikit ketakutan ketika berada di alam ghaib ini.ia baru pertama kali masuk ke alam ghaib selama ia hidup.hal itu yang membuat pak firman lebih memilih untuk jalan di belakang bajan bersama dengan 4 pengawal yang sudah di panggil oleh bajan barusan.


widia yang sedang berada di posisi depan segera menuju ke kamar aira dengan arahan dari pak firman sebagai tuan rumah.


sesampainya di depan kamar aura,widia segera membuka pintu kamar dan melihat di dalam kamar tersebut sudah ada puluhan makhluk peliharaan pak ragil yang sedang berusaha membawa ela pergi.


puluhan makhluk itu memiliki satu pemimpin yang di tugaskan oleh pak ragil.pemimpin para makhluk halus itu merupakan pasukan pak galuh yang paling kuat.ia di percaya oleh pak galuh untuk memimpin makhluk peliharaan karena memiliki kekuatan yang sangat besar.


ketika widia membuka pintu kamar aira, puluhan makhluk yang sedang menyandra ela segera menoleh ke arah pintu.ketika makhluk itu melihat ada sesosok yang masuk ke dalam,pemimpin dari puluhan makhluk itu berkata dengan sangat arogan.


"siapa yang berani mengganggu pesta besar kamu?"


disaat widia mendengar suara makhluk itu,ia merasa tidak asing dengan suaranya setelah widia berfikir sejenak,ia segera tau kalo itu adalah suara adik kandung nya yang bernama Wida.


widia dan wida merupakan saudara kandung, akan tetapi wida lebih memilih untuk ke jalan yang sesat karena ia merasa jika ia menjadi jin muslim,ia tidak akan bisa bebas melakukan apapun yang dia inginkan.segala macam aturan yang membuat wida merasa jenuh dan memutuskan untuk memilih jalan yang bersebrangan dengan widia.


widia yang sudah mengenal suara suara adiknya tersebut segera berkata.


"wida.apa itu kamu?"


"siapa kamu?kenapa kamu tau nama aku?apa mau kamu ke sini?"


widia menjawab dengan suara yang kerass.


"ini aku, Widia kakak kamu."


makhluk itu terdiam sejenak lalu berkata.


"ouh ternyata kamu widia kakakkuyang dangat cupu dan culun itu."


mendengar hal itu membuat widia merasa marah dan segera mendekati wida kemudian memukul lengan kiri adiknya itu dengan keras hingga mengakibatkan lengannya patah.wida langsung tersungkur ke bawah karena kehilangan keseimbangan setelah lengannya di pukul oleh widia.


"krekkk"terdengar suara patahan tulang pada lengan wida.

__ADS_1


wida seketika berteriak karena lengannya di pukul oleh widia hingga patah dan berkata.


"ahkkkkk kurang ajar kau widia!!!kenapa kamu patahkan lenganku."


widia tidak merespon teriakan adiknya tersebut.dan menginjak dengan keras lengan adiknya yang barusan di pukulnya itu kemudian berkata.


"hei adik apa kau ini.kenapa kamu ada di sini dan siapa yang menyuruh kamu ke sini?"


"ahkkkk"wida berteriak dengan sangat keras ketika lengannya yang patah di injak oleh widia.


"aku nyuruh kamu buat menjawab dan aku tidak nyuruh kamu buat teriak.dasar adik bodoh."widia merasa marah karena adiknya tidak menjawab pertanyaan dari widia.


sembari menahan rasa sakit karena lengannya yang patah,wida berusaha untuk berbicara dan menjelaskan kepada kakaknya.


"iya aku bakal ceritain semuanya,tapi tolong lepasin dulu kaki kamu dari lenganku yang sudah di buat patah olehmu."


widia langsung melepaskan injakannya lalu berkata.


"kakiku sudah aku lepasin.sekarang kamu cepat ceritakan ke aku kenapa kamu di sini dan siapa yang menyuruh kamu ke sini?"


"tuan ragil yang nyuruh aku untuk ke sini untuk mengambil nyawa dan jiwa anak ini."


"tuan ragil?"widia bertanya dengan wajah yang emosi dan melanjutkan perkataannya.


"si sampah ragil itu ternyata tuan kamu?terus buat apa dia nyuruh kamu ke sini?"


wida berkata dengan jujur sambil memegang lengannya yang sudah patah.


"tidak,tuan aku yang sebenarnya itu adalah tuan galuh,aku pemimpin pasukan para makhluk peliharaannya tuan ragil.dan yang kamu liat di sini,mereka semua itu adalah anak buahku,dan tuan ragil itu adalah pemimpin besar kami.termasuk juga tuan galuh sangat patuh dengan perintah tuan ragil."


widia berkata sambil menghina adiknya sendiri.


"ouh ternyata kamu ini kacungnya si ragil sampah itu.bahkan kamu ini bukan bawahan si ragil langsung.sekarang kamu aku kasih dua pilihan.kamu mau bertaubat dan belajar Islam sama aku.dan yang kedua,kamu akan aku serahkan ke teman aku yang bernama bajan."

__ADS_1


wida yang sudah mengucapkan janji setia selamanya dengan pak galuh dan pak ragil tidak mungkin memilih pilihan yang pertama.apa lagi dia di perintahkan setelah menangkap dan mengambil jiwa ela,iq di perintahkan harus segera membunuh bajan malam ini juga.kemudian jasadnya akan menjadi santapan buat mereka.


akan tetapi wida tidak mengira kalau lengannya harus patah malam ini.teriakan wida tersebut tentu di dengar dan di ketahui oleh pak ragil.namun pak ragil seolah olah tidak memperdulikan teriakan wida.


__ADS_2