KKN DUNIA GHAIB

KKN DUNIA GHAIB
nelvon dengan calon menantu part 81


__ADS_3

"bagi aku tidak masalah jan. mau kamu dari keluarga biasa, keluarga kaya, atau sekalipun kamu anak raja aku akan menerimanya kamu apa adanya karena aku udah terlanjur sayang sama kamu."


bajan terdiam saat risma berkata kalau ia akan menerimanya meskipun ia anak seorang raja yang terhormat. sambil bercanda bajan mencoba memancing risma.


"kalau seandainya nih kak. aku ini anak seorang raja yang sangat terhormat, apa kakak tidak merasa minder atau merasa tidak enak. ini seandainya loh kak, gak mungkin aku seperti itu."


sambil tertawa risma berkata.


hahaha, halu kamu terlalu tinggi jan. kalau pun seandainya kamu anak seorang raja aku tidak akan merasa minder sedikitpun. justru aku akan berusaha mempercantik dan memperbaiki diri biar kamu tidak malu membawa aku saat bertemu dengan orang banyak."


bajan tersenyum sambil kembali menggoda risma.


"kakak yang seperti ini saja udah buat aku jatuh cinta di pandangan pertama dan tidak akan malu karena kakak itu orang yang aku sayang. apa lagi sampai kakak menjadi semakin cantik, pasti aku tidak akan merasakan minder kak. justru aku akan memberitahukan ke orang banyak kalau kakak adalah perempuan tercantik yang selama ini aku temui."


pipi risma semakin merah mendengar rayuan dari bajan. dengan malu malu risma berkata.


"udah jan, jangan halu kamu terlalu tinggi. aku ini cuma seorang perempuan desa biasa. masih banyak perempuan kota yang lebih terhormat dan lebih anggun dari aku untuk layak menjadi seorang permaisuri dan mendampingi pangeran yang akan naik tahta."


merasa obrolan mereka yang sudah semakin keluar dari awal pembicaraan. bajan mengembalikan obrolan mereka kembali ke topik awal.


.


"kalau gitu kakak mau hubungan kita ini seperti ini apa?"


jantung risma bergetar saat ia mendengar kata yang barusan keluar dari mulut bajan. sempat ia terdiam sejenak dan berfikir keras dalam pikirannya sehingga ia mendapatkan sebuah jawaban lalu berkata.


"bukannya seluruh keputusan itu ada di tangan laki laki ya? kenapa kamu nanya ke aku? aku ini cuma seorang perempuan yang hanya menunggu tindakan dari laki laki."


setelah risma berkata seperti itu. bajan tidak langsung merespon perkataan risma. ia segera berdiri dari kursinya dan kemudian mengambil hp dari saku celananya. ia segera berkata kepada risma.


"sebentar ya kak, aku mau nelvon seseoran dulu."

__ADS_1


risma sedikit kesal dengan sikap bajan yang tidak langsung menjawab pertanyaannya. ia hanya menganggukk singkat tanpa berkata apapun.


bajan segera berjalan menjauh dari risma, dan ia kemudian menelvon pak bagus.


"hallo om assalamu'alaikum."


dengan cepat pak bagus menjawab.


"wallaikumsalam jan, ada apa ya?"


"om lagi di mana sekarang? lagi di istana apa gak?" bajan bertanya tentang keberadaan pak bagus.


pak bagus pun menjawab pertanyaan dari bajan.


"iya om sekalian lagi di kantor lagi istirahat makan siang."


"pas banget om." bajan bersemangat dan berkata.


pak bagus merasa heran kenapa bajan tiba tiba memintanya untuk memberikan hpnya ke ibunya dan berkata.


"loh, tumben kamu mau menghubungi ibu? kalian udah baikan ya?"


bajan dan ibunya tidak memiliki masalah sama sekali. ia hanya bermasalah kepada ayahnya yang saat itu mengusirnya dari istana setelah tamat SMK karena sang raja merasa kalau anak tunggalnya ini tidak memiliki kemampuan apa apa sebagai pewaris tahta.


bajan menjelaskan kepada pak bagus kalau sebenarnya ia tidak memiliki masalah apapun dengan ibunya.


"aku sama ibu itu tidak punya masalah sama sekali om. hubungan kami itu baik baik saja. aku cuma bermasalah sama ayah. tiba tiba aku merasa kangen sama ibu. makanya aku minta om untuk menemui ibu dan aku mau bicara sama ibu."


pak bagus dengan cepat segera keluar dari kantornya untuk menemui ibu bajan yang sedang berada di ruang keluarga istana dan lagi menonton televisi.


saat hp pak bagus sudah di tangan ibu bajan, ia berkata.

__ADS_1


"iya sayang ada apa? tumben kamu menghubungi ibu? biasanya tidak pernah sekali pun kamu berniat menghubungi ibu setelah kamu di usir oleh ayahmu dari istana."


bajan tidak terlalu banyak merespon perkataan ibunya. ia langsung berkata ke inti pembicaraan.


"aku menelvon ibu bukan karena hal apapun. aku menelvon ibu cuma untuk meminta doa restu karena aku saat ini mau menikah dengan seorang gadis pujaan hati aku."


ibu bajan yang bernama Aisyah terkejut ketika mendengar putranya ingin menikah. ia langsung bertanya kepada bajan.


"posisi kamu sekarang lagi di mana? boleh ibu bertemu sama kamu sekarang? kalau sekiranya kamu sudah yakin ya bawa saja dia ke istana sekarang juga. ayahmu juga sangat merindukanmu saat ini. ia di hantui dengan rasa bersalah ketika memarahi dan mengusirmu dulu."


bajan yang merasa benci dengan ayahnya yang belum mau kembali ke istana dan bertemu dengan ayahnya..


"aku gak bisa ke istana sekarang, aku lagi KKN. nanti saja aku kasih tau di mana aku KKN ke ibu. aku di sini cuma minta doa restu dari ibu saja. suatu saat nanti akan aku bawa calon aku ini ke istana. oh iya satu lagi, aku bakal memberikan hp ini ke calon aku itu dan aku mohon ibu jangan berbicara apapun tentang istana. karena aku tidak mau identitas aku terbongkar untuk saat ini."


"ibu aisyah tidak mempermasalahkan di mana putranya saat ini. ia merasa bersyukur kalau saat ini putranya masih hidup dan melanjutkan pendidikannya. ia mengetahui kalau tidak akan memberitau tentang kehidupan bajan yang sebenarnya kepada calon menantunya. bu aisyah kemudian berkata kepada bajan.


"baik lah sayang ibu janji tidak akan memberitahu siapa dirimu. cepat kamu berikan hpnya ke dia, ibu ingin berbicara dengan calon menantu ibu."


bajan segera kembali ke risma dan berkata sambil tersenyum.


"maaf ya kak aku tadi pergi tiba tiba. ini sebagai bukti keseriusan aku tentang hubungan kitaa. tapi aku mohon kakak jangan berbicara yang aneh aneh ya tentang aku."


sempat risma merasa heran dan bertanya tanya di dalam hatinya tentang maksud perkataan bajan. namun ia tetapi berusaha untuk tenang dan mengambil hp bajan lalu menghidupkan speaker panggilan televon.


saat itu risma segera mengucapkan salam.


"halo assalamu'alaikum."


bu suci kaget saat ada suara perempuan yang tiba tiba mengucapkan salam. karena sebelum itu bajan mematikan Microphone saat ia berbicara dengan risma barusan.


"wallaikumsalam, nak. ini ibunya bajan."

__ADS_1


Mata risma langsung melotot ke arah bajan saat mengetahui kalau yang saat ini berbicara dengannya itu adalah ibunya bajan. tangannya yang memegang hp langsung merasa gemetar. namun bajan tetap tenang dan menatap risma yang saat ini sangat terkejut. bajan hanya mengangkat kedua alisnya tanpa sepatah katapun.


__ADS_2