
"kasih tau apa jan?"irwan yang bertanya dengan Penasaran.
"iyh jadi gini, tadi malam itu aku tau kalau kamu tidak bisa tidur ran.kelompok kalian itu di ganggu oleh suara suara aneh bahkan banyak teriakan yang kamu dengar.bener kan mas?"
ekspresi wajah ranu langsung terkejut mendengar perkataan bajan seperti itu.namun ia masih tetap menutupi kejadian yang ia alami tadi malam lalu berkata.
"sok tau kamu jan.kamu jangan omong kosong.kami itu tadi malam tidur nyenyak dan semuanya aman saja."
kebohongan ranu membuat bajan semakin kesal.dengan nada yang sedikit tinggi,bajan berkata.
"kamu jangan bohong atau menutup nutupi.aku tau semua kejadian yang kamu alami tadi malam.kamu mau percaya atau tidak itu urusan kamu.tapi kejadian tadi malam itu terjadi karena aku penyebabnya."
ranu orangnya yang keras kepala tetap bersikukuh dengan perkataannya kalau ia tadi malam tidak merasakan apa-apa.
"ya ampuunnnn jan.beneran loh aku tadi malam gak ada apa-apa .kamu jangan ngarang cerita lah."
"lloh,ngarang cerita?bajan melanjutkan berkata."kamu yang ngarang cerita ran.kalau gitu biar aku buktikan sendiri.
"nanti aku tanya ke pian apa yang terjadi sama kalian tadi malam."
__ADS_1
ranu terlihat sangat pucat setelah bajan berkata seperti itu.ranu sangat hafall dengan sikap temannya tersebut,jika ia sudah berkata makan akan ia lakukan.karen cemas dengan ancaman bajan,ranu akhirnya berkata dengan jujur tentang kejadiannya tadi malam.
"oke..iyhh..aku cerita jujur sama kamu."iya memang betul kalau kami tadi malam itu gak bisa tidur.kami selalu di hantui dengan teriakan teriakan sangat besar dan sangat aneh di telingaku.selama aku hidup baru tadi malam aku ngerasain hal hal yang kaya gitu.tapi paginya aku sama pian ke rumah pak budi nanyain persoalan tersebut.pak budi bilang kalau kejadian seperti itu hal yang biasa bagi orang baru seperti mereka.dalam arti lain,kalau ada orang baru di desa ini pasti akan di ganggu.tapi kamu jangan ngarang cerita jan.gak mungkin kalau kamu yang menjadi penyebabnya suara suara yang sangat menyeramkan itu.aku yakin kamu tidur tadi malam.mungkin kamu lagi mimpi aja.pokoknya aku gak percaya kalau kamu yang membuat suara suara aneh tadi malam."
dengan ekspresi santai dan nada yang halus bajan berkata.
"ya kamu benar jan,suara suara aneh itu bukan datang dari aku.tapi kamu harus tau kalau tadi malam itu kalian mau di jadikan alat pesta bagi mereka.mereka yang aku maksud adalah penghuni alam ghaib gedung tua itu.mereka semuanya adalah peliharaannya pak ragil.selain menjadi kades,pak ragil juga merupakan dukun santet yang sangat terkenal di daerah ini."
ranu adalah orang yang tidak percaya dengan hal hal tersebut.ranu sama sekali tidak mau tau tentang kehidupan alam lain selain kehidupannya.baginya alam lain itu hanya mitos yang di ceritakan secara turun temurun dan ceritanya hanya seperti dongeng untuk menakut nakuti anak anak.pikiran ranu sangat rasional,jika ia tidak melihat kejadian tersebut maka ia tidak akan pernah mempercayainya.semua harus ada bukti,atau paling tidak ada kejadian secara ilmiah.jika hal tersebut tidak ada,maka ranu tidak akan pernah percaya apa yang di katakan oleh bajan.ia menganggap bajan hanyalah berhalusinasi.dari mana ia tau akan kejadian yang menimpa ia bersama anggota kelompoknya yang lain, sementara itu bajan tidak berada di poskonya.emosi ranu saat itu mulai naik karena mendengar omong kosong yang bajan keluarkan.dengan ekspresi wajah yang mulai emosi ranu berkata sambil memukulkan tangannya ke meja.
"daarrrr!!!!"
"heh jan,kamu itu gak tau apa apa tentang apa yang aku alami tadi malam,kamu tidak tau apa yang aku rasain sama temen temen aku.jadi tolong lah buang semua omong kosong kamu tentang makhluk ini lah makhluk itu lah.aku gak akan percaya.aku bisa percaya kalau kamu bisa ngasih bukti ke aku wujud asli makhluk yang kamu bilang itu.kalau kamu bisa ngasih tau tentang makhluk itu aku bakal percaya.bagi aku itu semua terjadi karena halusinasi kami saja.karna sedang berada di tempat yang baru apa lagi semalam itu kita baru Sampai.kawan aku pada kelelahan.pokoknya aku gak mau denger kamu cerita Omonf kosong ini lagi sebelum kamu liatin bentukk makhluk peliharaan pak ragil."
melihat temannya yang mulai emosi bajan hanya bisa tersenyum saja.ia paham dengan karakter sikap ranu yang sama sekali tidak percaya dengan hal hall seperti itu.ranu dan irwan berbanding terbalik 190° untuk urusan seprti ini.walaupun badan irwan yang paling besar dari kedua temannya itu.tapi mentalnya untuk menghadapi gangguan dari makhluk tak kasap mata sangatlah kecil.ketika di rumah atau di kos ia tidak akan pernah berani untuk di tinggal sendirian.jika semua teman temannya pergi,ia memilih untuk ikut pergi bersama teman temannya atau pergi ke tempat lain.pkoknya ia tidak bisa jika di tinggal sendirian.jika di rumah tersebut hening maka pikirannya akan membayangkan sosok hantu yang sering ia lihat di tv atau di bioskop ketika sedang menonton bersama temann temannya.irwan sangat tidak menyukai film horor,dan jika ia melihat film horor,lebih baik memejamkan matanya dari pada harus melihat adegan munculnya hantu.
ketika bajan berbicara tentang keadaan posko ranu yang cukup menyeramkan,pikiran irwan segera membayangkan sosok hantu yang memiliki suara yang sangat nyaring.segera terlintas di dalam pikirannya sosok kuntilanak putih,.ia membayangkan wujud kuntilanak putih itu karena ia pernah menonton film horor yang saat itu hantunya berwujud kuntilanak putih.walaupun irwan penakut,ia tetap merasa penasaran dengan cerita horor yang di keluarkan bajan dari mulutnya tadi.
irwan yang sedang merasa ketakutan sekaligus penasaran karena mendengar cerita bajan tentang posko KKN ranu,segera berbicara.
__ADS_1
"kamu serius jan,itu kejadian yang sebenarnya?"
ranu yang masih emosi,merasa marah karena melihat sahabatnya percaya dengan apa yang di bicarakan oleh bajan.
"heh bego!!""
"masih aja kamu percaya sama apa yang di bilang bajan.hantu itu gak ada bodoh!! ternyata bajan kamu aja yang besar tapi masih percaya sama hal hal yang kaya gitu.tadi aku udah bilang kalau itu hanya halusinasi kami aja."
"tapi gini loh ran,sory sebelumnya aku potong"irwan memotong omongan ranu lalu melanjutkan perkataannya.
"apa mungkin kalian itu berhalusinasi berjamaah? aku belum pernah denger kalau ada orang yang sampai berhalusinasi sebanyak itu.kalau cuma dua atau tiga orang ya masih masuk akal ran.tapi ini kamu bilang tadi satu kelompok berhalusinasi.inget ran,kita ini satu kelompok ada 13 orang.jadi kamu jangan mengarang cerita kalau berhalusinasi satu kelompok.itu tidak akan pernah ada."
"sekarang aku tanya gini wan sama kamu"ranu menjawab pertanyaan irwan.
"yang ngerasain tadi malam itu, kelompok aku atau Kelompok kamu?"
dengan cepat irwan menjawab."ya kelompok kamu lah bego.kejadiannya kan di kelompok kamu.ngapain juga kamu tanyain hal bodoh ini lagi."
"nah itu kamu tau kalau kelompok aku yang ngerasain kejadiannya.malam itu kamu ada di posko aku apa gak?"ranu kembali bertanya.
__ADS_1
"gak lah,masih juga pertanyaan bodoh ini lagi kamu tanyain.sebenarnya yang bodoh itu aku apa kamu?"irwan mulai meninggikan nada bicaranya karena sudah mulai kesal dengan ranu.