
pak teguh melanjutkan berkata dengan ekspresi yakin karena ia sudah mengetahui bajan secara singkat dari rapat bersama rekan kerjanya tadi kantor desa.
"kalau begitu baik lah saya juga setuju,dengan usulan kamu bajan.lebih cepat lebih baik.oh ya saya boleh meminta nomor hp kamu,saya si tugaskan dari pak kades untuk membimbing kalian.sepertinya belakangan ini pak kades sedang sibuk,ada beberapa urusan yang harus ia selesaikan.jadinya beliau menyuruh saya menggantikan pak kades untuk membimbing kalian."
mendengar perkataan pak teguh,bajan mengetahui makna dari kaata urusan yang harus di selesaikan.ia tau kalau urusan tersebut adalah urusan pak ragil dengan dirinya.bajan yakin pak ragil sangat marah karena tujuh peliharaannya sudah di tahan oleh bajan ke pnejara gantung.
"terima kasih saya ucapkan kepada bapak dan ibu karen telah mengizinkan saya untuk membuat perubahan dari segi pendidikan di desa kita ini."
bajan kembali melanjutkan."kalau pak ragil masih sibuk dengan urusan beliau saya maklumi pak.saya juga paham dengan kesibukan beliau sebagai kepala desa.beliau pasti sangat sibuk sekali.apa lagi ada program desa yang harus di selesaikan.saya juga mengucapkan terima kasih kepada bapak dan ibu,karena bersedia untuk membimbing kami,kami tau kalau masih sangat butuh bimbingan dan uluran tangan kebaikan dari bapak serta ibu.saya harap untuk beberapa waktu ke depan kita bisa bekerja sama.kami di sini tidak lama,kami di berikan oleh kampus untuk KKN hanya 45 hari saja.tentunya waktu itu tidak cukup jika semua program yang kami miliki berjalan dengan lancar."
"kalau boleh saya tau kalian berapa orang ya?"pak teguh bertanya mengenai jumlah anggota kelompok KKN bajan.
"anggota saya berjumlah 12 orang pak di tambah sya menjadi 13 orang.dari 13 orang itu enam laki laki dan 7 perempuan."bajan menjelaskan jumlah anggota kelompoknya.
pak teguh melanjutkan dan menjelaskan bahwa mereka KKN di desa ini tidak sendiri."baik kalau begitu.jadi kalian KKN di desa ini tidak sendiri ya.ada juga dari kampus lain yang KKN di desa ini juga.mereka datang lebih dulu dari kalian.sebentar ya,saya panggill ketua kelompok KKN mereka untuk datang ke rumah bapak.
__ADS_1
pak teguh kemudian mengeluarkan hpnya dan segera menghubungi alif yang merupakan ketua kelompok dari universitas riau.
tidak membutuhkan waktu yang lama alif kemudian datang bersama satu orang perempuan yang juga sekretaris kelompoknya.
"assalamu'alaikum,iya pak ada apa ya memanggil saya?"Alif mengucapkan salam dan bertanya kenapa ia di panggil oleh pak teguh.
"wallaikumsalam, mari duduk lif.jadi saya memanggil kamu ingin memperkenalkan kalian dengan anak KKN lainnya.ini bajan ketua kelompok KKN juga,dan ini putri.putri ini sekretaris kelompok KKN bajan."pak teguh memperkenalkan bajan dan alif dengan harapan mereka bisa bekerja ssma san memberikan perubahan untuk desa ini selama melaksanakan KKN.
Alif segera mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan dengan bajan sambil berkata."alif,aku ketua kelompok dari universitas riau,dan ini rina,dia sekretaris di kelompok kami."
bajan juga memperkenalkan dirinya dan putri."bajan,ketua kelompok KN juga.kami berdua dari universitas an nur riau,dan ini putri.sama seperti rina dia juga sekretaris di kelompok aku."
"maaf ya bajan,alif, pembicaraan kalian bapak potong.bapak ingin bertanya ke bajan.maaf ya jan,kamu ini aslinya dari daerah mana?"
bajan sedikit terkejut dengan pertanyaan dari pak teguh ini.ia tidak mau identitas sebenarnya di ketahui oleh orang banyak.bajan yang merupakan anak salah satu seorang raja yang sedang berkuasa di negara ini.ia di usir oleh sang raja yang tidak lain adalah ayahnya sendiri.penyebab di usirnya bajan dari kerajaan karena sang ayah tidak melihat potensi yang ada pada dirinya.ayah melihat bahwa putra tunggalnya ini tidak mampu untuk berdiri sendiri ,apa lagi kelak ia akan meneruskan tahta kerajaan.semenjak tamat SMA bajan di usir dan di biarkan hidup sebatang kara.semua keturunan raja memang di rahasiakan dari publik,sehingga ketika bajan hidup menjadi sebatang kara tidak ada satupun yang mengenalnya.dengan susah payah bajan berjuang hidup sendiri.karena tekadnya dan keinginannya untuk pendidikan sangat besar,bajan memaksakan diri untuk kuliah di kampus pilihannya.saat itu ia hanya punya uang untuk mendaftar.saat melakukan pendaftaran, ternyata ada program beasiswa dari pemerintah kerajaan,yang tidak lain adalah beasiswa dari ayahnya sendiri.akhirnya dia di Terima masuk di kampus itu dengan perolehan nilai tertinggi saat tes tertulis.
__ADS_1
cukup lama bajan terdiam setelah mendengar pertanyaan pak teguh tersebut tentang asal usul keluarganya.tidak mungkin ia membuka identitas pribadinya.jika identitasnya terbuka,maka pak teguh pasti akan menjadi segan dan hormat terhadap bajan.sambil memutar otak untuk mencari alsan,bajan berkata kepada pak teguh.kalau asal usul keluarga saya itu dari tanah batak dan tanah jawa pak.papah itu dari suku batak mamah suku jawa.kalau saya sekarang tinggal di kota pasar baru.cuman ya saya lebih memilih untuk ngekos di banding tinggal bersama orang tua saya.alsan saya ngekos itu pertama antara rumah dan kampus itu cukup jauh,dan membutuhkan waktu sekitar satu setengah jam perjalanan,dari pada saya terlambat,lebih baik saya ngekos di dekat kampus.nah alasan kedua saya ingin lebih mandiri dan tidak terus bergantung sama ke dua orang tua saya. allhamdullilah saya kuliah dapat beasiswa dari pihak kerajaan,dan saya juga kuliah sambil bekerja.ya walaupun kerja saya ini bisa di bilang tidak tetap tapi masih cukup untuk makan dan membayar kos.
sejenak pak teguh terdiam sambil matanya berkaca-kaca setelah mendengar cerita hidup bajan.pak teguh masih penasaran tentang kedua orang tua bajan dan lanjut bertanya.
"maaf jan,bukannya bapak mau ingin tahu tentang keluarga kamu.kalau boleh bapak tahu, pekerjaan kedua orang tua kamu itu apa ya?"
semakin pusing kepala bajan menjawab pertanyaan pak teguh tersebut.tidak mungkin ia menjelaskan profesi ayahnya yang sebenarnya.namun tiba tiba pikirannya terlintas sebuah pekerjaan ayahnya.
"kalau ayah itu satpam di salah satu gedung perkantoran milik kerajaan pak.kalau mamah cuma ibu rumah tangga biasa.untungnya saya cuma anak satu-satunya jadi pengeluaran keluarga itu tidak terlalu banyak."
semakin heran pak teguh dengan penjelasan bajan dan bertanya kembali.
"berarti kamu anak tunggal ya jan?apa kamu tidak kasihan sama orang tua kamu?masa iya mereka tinggal berdua saja di rumah."
bajan mulai mengeluarkan jurus sandiwara yang ia miliki sambil berkelit.
__ADS_1
"ya sebenarnya saya sedih juga pak.melihat mama sama papah hidup berdua aja di rumah.tapi saya harus bisa hidup mandiri.makanya saya memutuskan untuk keluar dari rumah dan memilih untuk ngekos.tapi setiap tanggal merah saya pasti pulang ke rumah dan bermalam di sana.sekalian bisa bantu mamah papah juga."
"bapak kirain kamu ini tidak pulang ke rumah,kan kasian mamah sama papah kamu kalau di tinggal sama anaknya."pak teguh sudah mulai berbicara dengan nada tersenyum.