KKN DUNIA GHAIB

KKN DUNIA GHAIB
berduaan part 69


__ADS_3

risma langsung menahan tawanya agar tidak terdengar oleh ibunya setelah mendengar penjelasan bajan.masih menahan tawanya risma berkata dengan suara yang sangat pelan.


"eh kamu tau gak jan"


dengan cepat bajan langsung menjawab pertanyaan dari risma.


"nggak"


"aku belum ngomong ih"risma berkata dengan sedikit mengerutkan dahinya karena kesal.


"oh iya lanjut kak"bajan berkata untuk risma melanjutkan perkataannya.


"tadi itu pas aku chat kamu itu aku lagi di kamar mandi loh biar ibu aku gak tau aku gak mau keluar sebelum kamu bales chat dari aku.sempat tadi aku kesal karena kamu lama banget bales chatnya.untung aja aku denger kalau irwan mau pulang,ya aku langsung keluar sempat tadi aku basa basi sedikit sama irwan buat nahan dia allhamdullilahnya irwan lagi buru buru mau pulang.kalau sampai dia gak jadi pulang ya aku yang pusing jan."


bajan tidak banyak merespon perkataan risma tersebut.bajan hanya berkata dengan singkat dan suara yang sangat pelan seperti orang berbisik.


"ya udah sekarang kakak bantu ibu lagi ntar ibu curiga sama kita soalnya kakak lama banget di sini"


risma kemudian segera berjalan ke dapur saat sampai di dapur tiba tiba ibunya berkata.


"haayo tadi ngapain kamu bisik bisik sama bajan?"


risma sangat terkejut setelah ibunya berkata seperti itu. ia berusaha menenangkan dirinya dan setelah itu ia berkata.


"ibu tadi nguping ya pembicaraan aku sama bajan?"


bu linda menjawab dengan santai.


"ya gak dong mana bisa ibu dengar apa yang kamu omongin sama bajan kalian berdua aja ngomongnya berbisik pelan banget.gak mungkin ibu dengar, cuman tadi ibu curiga aja kok kamu lama banget ngantarkan es tehnya"


risma kemudian berkata dengan jujur.


"tadi aku cuma nanya aja ke bajan,kenapa irwan tiba tiba pulang gitu.ya aku curiga terus aku nanya aja deh ke dia."


"ya gak harus berbisik bisik sama bajan juga" bu linda berkata sambil tersenyum namun dengan nada yang sedikit mengejek anak gadisnya itu.


risma sudah tidak memperdulikan perkataan ibunya itu.risma berkata hanya dengan ekspresi wajah yang datar.


"ada lagi yang mau di angkat bu?"

__ADS_1


bu linda dengan cepat menyuruh anak gadisnya itu untuk membawa buah semangka yang sudah di potongnya.


"ini kamu tolong bawakan buah semangka ya tapi ingat,jangan lama loh kalau lama ibu nanti curiga"


"apa sih nih ibu"risma berkata dengan singkat dan segera membawa buah semangka yang sudah di potong oleh ibunya itu.


saat ia menaruh buah semangka di hadapan bajan,risma tidak banyak berbicara ia berkata kepada bajan dengan singkat sambil tersenyum manis.


"ini buah buat cuci mulut nanti.ini untuk cuci mulut ya,jangan kamu jadiin buat cuci tangan"


bajan hanya tersenyum mendengar candaan risma.belum sempat ia merespon Perkataan risma,dengan cepat risma segera kembali menuju dapur.


saat kembali ke dapur,bu linda berkata kepada risma Sambil tersenyum.


"loh tumben cepat"


risma dengan cepat menjawab.


"lah bukannya tadi ibu yang nyuruh aku untuk cepat.eh aku udah cepat malah ibu ledekin aku lagi"


bu linda hanya tertawa melihat risma berkata seperti itu.


"ya udah yukk kota ke depan biar ibu yang bawain nasinya."


"silahkan di makan ya jan,jangan malu malu anggap saja rumah kamu sendiri"


bajan tersenyum sambil menganggukkan kepalanya kemudian berkata dengan nada sopan.


"terima kasih yah bu,udah repot repot nyiapin makanan buat aku"


bu linda berkata dengan senyuman manisnya.


"bukan ibu yang masak makanannya jan,tapi risma yang masak. kalau mau bilang terima kasih langsung aja ke Risma jangan ke ibu"


kali ini bajan yang kelihatan mulai salah tingkah bajan langsung menyadari kalau dirinya mulai salah tingkah,segera menutupi ekspresinya dan berkata sambil melihat ke arah risma.


"terima kasih ya kak,udah repot repot masakin aku makanan ini"


saat bajan berkata seperti itu,risma tidak sanggup melihat mata bajan dan ia berkata sambil menundukan kepalanya.

__ADS_1


"iya sama sama jan,nanti kalau ada yang kurang maklumin aja ya jan soalnya aku juga baru belajar masak"


bu linda langsung menegur putrinya yang ketika berbicara tidak menatap mata lawan bicaranya.


"kalau lagi bicara itu tatap dong mata lawan bicara kamu gak sopan kayak gitu,apa lagi bajan ini tamu kita.lagian kamu gak pernah sampai seperti ini ibu lihat kalau ada tamu atau jangan jangan..."


belum selesai bu linda berbicara secara tiba tiba hpnya berbunyi kemudian ia mengambil hpnya yang berada di saku celananya.ia melihat ternyata panggilan itu dari putrinya yang smp.ia segera menekan tombol jawab lalu berkata.


"assalamu'alaikum iya sayang?"


di ujung telepon anaknya menjawab.


"wallaikumsalam, ibu bisa jemput aku sekarang?soalnya tadi aku nelvon ayah,dia bilang lagi rapat sama pak ragil di kantor desa."


bu linda menjawab.


"bisa,kamu tunggu sebentar di sana ya biar ibu jemput kamu"


setelah itu ia segera mengakhiri panggilannya.


risma yang terdengar percakapan antara ibunya dan adiknya itu berkata.


"biar aku aja yang jemput adek bu,ibu di rumah aja."


bu linda memejamkan matanya sambil menggelengkan kepalanya kemudian berkata kepada risma.


"gakk usah, biar ibu aja yang jemput adik kamu ke sekolahnya. kamu temenin bajan aja makan di sini"


antara gelisah dan senang karena akhirnya ada kesempatan dirinya berduaan dengan bajan,risma berkata kepada ibunya dengan pasrah.


"iya udah kalau gitu bu.tapi jangan lama lama ya.masa iya aku tinggal berdua sama bajan di sini. gak enak nanti kalau di lihat sama tetangga.aku kan sama bajan bukan suami istri."


sambil berdiri bu Linda berkata seenaknya.


"iya sudah kalau gitu kalian nikah saja biar bisa berduaan di rumah"


bajan yang sedang minum es teh buatan risma langsung tersedak karena mendengar ucapan dari bu linda.


sementara itu risma yang sedang memegang semangka dan ingin memasukannya ke dalam mulutnya langsung terdiam seperti patung saat ibunya berkata seperti itu.

__ADS_1


bajan dan risma segera beradu pandang dengan tatapan yang sangat tajam namun dengan mulut mereka yang dalam kondisi diam.bajan dan risma tidak bisa berkata apa apa setelah mendengar perkataan spontan dari bu linda itu.


bu linda segera mengambil kunci motornya dan menuju keluar rumah lalu pergi meninggalkan risma dan bajan di rumahnya.


__ADS_2