KKN DUNIA GHAIB

KKN DUNIA GHAIB
PENASARAN DENGAN PANGERAN PART 63


__ADS_3

"dulu pernah aku dapat kabar sih wan,kalau anak raja itu di usir dari kerajaan karena ia di anggap oleh ayahnya sebagai anak yang tidak berguna dan tidak memiliki kemampuan apa apa selain makan dan tidur.tapi aku masih belum bisa memastikan apakah itu benar kejadiannya atau gak."


intan yang mengetahui kejadian itu kemudian membenarkan perkataan putri.


"kamu benar put,kejadian itu benar benar terjadi,sang pangeran memang betul di usir oleh raja ibrani dari rumah.aku dapat kabar ini dari ayah sih.dia lumayan banyak cerita tentang bagaimana kehidupan kerajaan.cuman ya aku belum pernah ketemu lagi sama si pangeran itu,karena peraturan kerajaan yang sangat ketat,ayah tidak bisa mengambil foto keluarga kerajaan dan kondisi dalam istana.ayah aku juga pernah cerita kalau dia masuk kantor itu hp androidnya harus di titipkan di satpam,dan ayah hanya di izinkan bawa hp yang cuma bisa nelvon,sms,sama senter aja.coba aja ayah bisa ngambil foto si pangeran itu,pasti aku teringat lagi masa kecil kita berdua.dan bahkan aku bisa jatuh cinta sama dia.tapi sayang aku gak tau wajahnya,bahkan dia tidak memiliki sosmed sama sekali kata ayah aku."


karena merasa ayah intan sudah terlalu jauh menceritakan tentang kehidupan kerajaan,bajan terlihat sudah mulai gelisah, pikirannya sudah tidak tenang.ia takut kalau rahasianya akan di bongkar oleh ayah intan.karena takut kalau ayah intan semakin banyak bercerita tentang kehidupan kerajaan,bajan berkata kepada intan.


"maaf in,aku boleh pinjam hp kamu lagi gak?aku mau nelvon ayah kamu sebentar."


intan segera menoleh ke arah bajan dengan tatapan penasaran dan bertanya.


"buat apa jan?ayah aku bilang tadi kalau dia lagi rapat sama anak buahnya."


dengan sedikit berbohong bajan berkata.


"aku cuma lupa aja in.alamat yang tadi itu di mana.aku cuma mau nanya itu aja."


"cie udah mulai pendekatan sama orang tua intan."irwan mengejek bajan karena meminta intan agar menghubungi ayahnya.


karena di ejek oleh irwan,bajan langsung memukul lengan irwan sambil berkata.


"banyak omong kau jabrut.aku nelvon ayah intan karena ada sesuatu hal."


pukulan bajan pada lengannya tidak terlalu kuat membuat irwan terus meledek sahabatnya itu sambil tersenyum.


"karena ada sesuatu hal atau suatu hal?"

__ADS_1


bajan merasa capek menghindar dari ejekan irwan akhirnya ia meluruskan omongan Irwan.


"iya aku mau nelvon sama ayah intan karena aku mau nikahin anaknya.puas kamu sekarang."


irwan semakin tertawa melihat bajan yang mulai terpancing emosinya dan berseru.


"hahahahah gitu dong kan enak jadinya.ntar program kkn kamu bukan lagi kuliah kerja nyata,tapi kuliah kerja nikah.nikahnya sama intan lagi,anggota kelompok ranu yang paling cantik."


bajan tidak merespon perkataan yang keluar dari mulut irwan.ia hanya berfokus pada tujuannya yaitu ingin bisa menghubungi ayah intan secepatnya.


"kalo kamu gak mau nelvon ayah kamu sekarang juga,sini nomornya biar aku sendiri yang nelvon langsung."


intan tidak mampu memberikan alasan apapun lagi,dengan terpaksa ia memberikan nomor hp ayahnya kepada bajan sambil berkata.


"ini nomor ayah aku,simpan lah.tapi jangan sering sering nelvon dia,takutnya dia lagi sama raja dan takut mengganggu kerjanya."


setelah menyimpan nomor ayah intan,ia segera menghubungi nomor tersebut dan segera menjauh dari posisinya saat ini.


saat bajan menghubungi ayah intan ternyata ia sedang istirahat setelah memberikan arahan kepada bawahannya.ayah intan melihat hpnya ada panggilan masuk.ia sempat merasa heran,karena nomor hpnya yang ini tidak di miliki oleh semua orang,hanya orang tertentu saja yang tau nomor hp ini.nomor ini ia gunakan hanya untuk keluarga terdekat dan untuk raja ketika ingin memanggilnya.selain itu nomor ini tidak di sebarkan oleh orang banyak.bahkan teman kantornya saja tidak tau nomor ini.ayah intan memiliki dua nomor hp,yang satu ia gunakan untuk keluarga dan keluarga inti kerajaan,dan yang satu lagi untuk kebutuhan kerja.saat ada nomor yang tidak di kenalnya menghubungi nomor itu membuat ia curiga dan tidak langsung mengangkat panggilan itu beberapa kali ia tolak panggilan dari bajan tersebut karena ia tidak mengenal nomornya.


bajan merasa bosan dengan kelakuan ayah intan karena tidak kunjung mengangkat panggilannya,akhirnya ia mengirimkan pesan singkat kepada ayah intan yang isinya.


"om,tolong angkat televon aku.ini aku bajan om."


setelah bajan mengirim pesan singkat ke ayahnya intan,dan pesan tersebut dengan cepat di baca olehnya.tanpa berfikir panjang ayah intan segera menghubungi bajan secara langsung.setelah panggilan mereka tersambung bajan meminta izin kepada temannya untuk mengangkat panggilan dan setelah itu berkata.


"halo assalamu'alaikum om.kenapa tadi aku telvon gak di angkat?"

__ADS_1


ayah intan ketakutan mendengar bajan berkata seperti itu dan ia menjawab dengan hormat.


"maaf jan,nomor hp om yang ini gak semuanya punya.dan cuma orang terdekat sama om aja yang tau nomor om ini.dan om pasti tau kalau kamu dapat nomor ini dari intan ya?"


bajan menjawab dengan cepat.


"betul om.aku dapat nomor ini dari intan.oh iya aku mau ngingetin om tentang rahasia kerajaan."


tangan ayah intan yang sedang memegang hpnya ketika menjadi gemetar karena perkataan bajan tersebut.dengan terbata bata ia berkata.


"i i iya ada apa jan? ada yang salah ya?"


bajan berkata dengan nada tegas.


"iya om ada salah.bukan kah dulu waktu om di ambil sumpah jabatan tidak akan memberi tau tentang seluruh rahasia kerajaan ke siapapun termasuk ke anak istri om.tapi kenapa intan sampai tau kalau aku sampai di usir sama ayah dari kerajaan?aku mau ngingetin sama om ya.mulai hari ini kalau sampai intan tau masalah rahasia kerajaan,hidup om tidak akan tenang."


tubuh ayah intan seketika lemah tak berdaya lalu pingsan di ruangannya.panggilan bajan yang sedang terhubung tiba tiba terputus karena ia menjatuhkan hpnya.bajan tidak peduli dengan kejadian itu segera ia memasukan hpnya ke kantong celananya dan kembali ke teman temannya.


saat bajan kembali ke teman temannya intan masih saja membahas tentang kerajaan.bajan yang merasa risih karena kehidupan pribadinya terus di bahas langsung berkata.


"udah ah kita jangan gibahin raja ibrani dan keluarganya terus.gak baik kalau kita ikut campur dalam urusan rumah tangga beliau.apa lagi beliau itu pemimpin kita.jadi udah ya jangan kita bahas tentang keluarga raja ibrani lagi ya."


ranu seolah olah tidak peduli dengan yang bajan katakan dan ia lanjut berkata.


"kalo bener anak raja ibrani itu di usir dari istana kerajaan.terus sekarang dia di mana ya?kalo usia intan sekarang 21,terus intan juga bilang kalau si pangeran itu hampir seumuran dengannya.berarti si pangeran itu saat ini sedang kuliah dan pasti lagi kkn sama kayak kita.tapi kkn di mana ya?"


bajan menyerah karena peringatannya ternyata tidak di gubris oleh teman temannya dan secara tiba tiba nyeletuk.

__ADS_1


"aku rasa si pangeran itu kuliah di luar negeri ran,gak mungkin kan seorang anak raja yang terhormat kuliahnya di universitas negeri."


__ADS_2