
tidak lama setelah itu bajan dan putri segera berjalan meninggalkan pekarangan rumah pak ragil untuk menuju ke kantor kepala desa yang jaraknya hanya 200 meter dari rumah pak ragil.
ketika di perjalanan,putri yang merasa penasaran dengan perkataan buk kades tadi bertanya ke bajan.
"jan,coba jelasin. maksud yang di bilang buk kades tadi.perasaan kita ke sana itu cuma berdua deh.aku loh tadi Sampai lihat ke belakang,emang gak ada siapa siapa di belakang kamu.mata aku yang rabun atau karna aku kecapean sampai gak bisa liat mereka."
bajan yang berjalan di samping bajan berkata dengan nada santai."yang di bilang bu kades tadi benar,yang kamu bilang juga benar.nanti kamu tau sendiri kenapa dia bilang seperti itu."
"maksud kamu gimana jan? perkataan aku benar dan perkataan bu kades juga benar."putri kembali bertanya karna masih merasa heran.bajan menjelaskan secara singkat maksud dari omongannya tersebut."iya oke jadi gini put.aku jelasi secara singkat aja ya.tapi setelah aku jawab,tolong kamu diam dan jangan tanya apa apa lagi.bu kades melihat kita tadi berlima itu menggunakan mata batin.sementara kamu itu gak punya mata batin makanya kamu gak bisa liat 3 orang lainnya.nanti kamu juga bakalan tau kejadian sebenarnya."
pertanyaan tegas dari bajan membuat putri terdiam dan tidak bertanya apa apa lagi.
"iya deh jan."
oh iya satu lagi put."bajan menyambung obrolan mereka "aku sengaja mengangkat kamu jadi sekretaris aku,padahal kamu itu dari jurusan akuntansi.seharusnya kamu itu bisa jadi bendahara kelompok kita.alasan aku milih kamu jadi sekretaris aku itu karena kamu yang udah kenal aku cukup lam dan kamu juga tau sifat aku kayak gimana.baik buruk aku kamu juga sudah tau.dan sebentar lagi kamu bakalan tau aku ini siapa.tapi aku mohon,kalau kamu udah tau aku siapa jangan pernah memberitahukan ke siapapun tentang aku yang sebenarnya."
selesai bajan berkata seperti itu,mereka sudah sampai di depan gerbang kantor kepala desa.disaat yang sama juga ada satu orang wanita muda yang sedang membawa tiga gelas kopi.
bajan yang melihat wanita tersebut bertanya kepada gadis muda itu.
__ADS_1
"assalamu'alaikum maaf ka.saya mau tanya,pak kades apakah ada di dalam?"
perempuan yang bernama risma tersebut menjawab.
"wallaikumsalam bang.ada kok dia baru aja datang.lagi rapat sama ayah di dalam ruangannya."
bajan berfikir sejenak dan berkata dalam hati."perempuan itu bilang kalau pak kades lagi rapat sama ayahnya.berarti dia ini anaknya salah satu perangkat desa dong?"
"Ohh lagi rapat sama ayahnya kaka ya.berarti kaka ini anak salah satu dari perangkat desa lembah pulau ya?"bajan bertanya sambil berjalan menuju kantor desa.
risma yang sedang membawa tiga gelas kopi hanya menjawab pertanyaan singkat bajan.
bajan yang melihat Risma keluar dari ruangan kepala desa langsung berdiri dan menyapa risma.
"assalamu'alaikum ka, perkenalkan nama saya bajan,mahasiswa KKN di desa ini, sekaligus aku ketua kelompoknya.yang perempuan ini namanya putri,teman satu kelompok KKN aku,dan dia sekretaris kelompok KKN kami."bajan mengulurkan tangannya dan ingin bersalaman dengan risma sebagai tanda perkenalan.
risma sama sekali tidak merespon uluran tangan bajan.ia hanya menganggukkan kepalanya sambil memperkenalkan dirinya."wallaikumsalam bang.perkenalkan bang bajan dan kak putri,nama aku risma.anak pak teguh.ayah di sini menjabat sebagai sekretaris desa.maaf tadi waktu di depan aku buru-buru,takut ayah marah karena kelamaan nganterin kopi."
Rismaa sangat menjaga dirinya.ia tidak mau bersentuhan dengan lawan jenis yang bukan mukhrimnya.itu lah penyebabnya risma menolak uluran tangan bajan untuk berjabat tangan.walaupun hanya sebatas perkenalan biasa.sementara itu,risma memang perempuan yang di kenal sangat ramah oleh seluruh warga desa segera memperkenalkan diri dan mengulurkan tangannya ke arah putri.
__ADS_1
putri yang melihat risma mengulurkan tangannya segera menyambut uluran tangan itu lalu menggenggam tangan risma dan memperkenalkan dirinya.
"perkenalkan kak,aku putri,benar yang di bilang bajan tadi aku teman sekelompok KKNnya danaku juga sekretaris di kelompok."
risma tersenyum sambil melepaskan tangannya dari tangan putri,kemudian mendengar putri memperkenalkan dirinya dan berkata."berarti posisi kak putri ini samaa seperti ayah ya.ayah aku juga sama sama sekretaris.berarti nanti di kemudian hari pak putri ini bisa saling komunikasi sama ayah tentang dunia sekretaris.soalnya ayah sudah berpengalaman sekali loh kak jadi sekretaris di desa ini. Ayah itu udah jadi sekretaris semenjak aku umur 4 tahun loh."
rumah putri yang juga berada di desa merasa heran sambil berkata dalam hati."kok bisa ya jabatan sekretaris desa bisa selama itu.bukankah jabatan sekretaris desa itu mengikuti jabatan kepala desa ya?kalau jabatan kades habis ya habis lah Jabatan sekretaris desa.tapi kenapa di desa ini berbeda dengan desa aku."
bajan yang tinggal di kota cikareng memang tidak tau sama sekali tentang struktural di desa.rumahnya yang di tengah kota dan di situ hanya ada kelurahan.setau bajan mulai dari lurah sampai seluruh perangkat kelurahan ya PNS dan bukan pemilihan.palingan ada beberapa orang saja yang honor sebagai tambahan tenaga.
karena penasaran tentang jabatan pak teguh,putri bertanya ke risma kenapa ayahnya menjabat sebagai sekretaris desa sampai bisa selama itu.seebelum bertanya tentang jabatan sekretaris desa,putri bertanya usia risma terlebih dahulu.maksudnya bertanya seperti itu agar mereka lebih dekat dan akrab.
"kalau boleh tau kak,usia kak risma sekarang berapa ya?"
"usia aku tahun ini masuk 24 kak."risma menyebutkan usianya."
putri terkejut mendengar risma menyebutkan usianya yang sudah 24 tahun. "kakak serius usianya segitu? berarti ayah kakak sudah menjabat sebagai sekretaris desa selama 21 tahun ya?lama banget ya kak.di kampung aku aja jabatan sekretaris desa mengikuti jabatan kepala desa.habis jabatan kepala desa ya ikut habis jabatan jajaran di bawahnya."
risma hanya tersenyum dann memberi tahukan alasan kenapa ayahnya bisa menjabat sebagai sekretaris desa selama itu."jadi gini kak putri dan kak bajan,nah waktu ayah menjabat sebagai sekretaris desa di tahun pertama,ada program dari pemerintah kalau jabatan sekretaris desa itu akan di angkat menjadi PNS,karena saat itu yang menjadi sekretaris desa desa itu ayah,ya otomatis ayah di angkat sebagai sekretaris desa.dan itu tidak mudah loh kak, sewaktu pengumpulan berkas banyak sekali kendala yang ayah alami.soalnya ayah hanya tamat SMP,jadi ayah sedikit kesusahan untuk mengumpulkan berkas , sementara itu syarat pendidikan minimal di angkat menjadi PNS minimal harus tamat SMA,di situ ayah sedikit frustasi dan menyerah.untung aja adik kandung ibu ada yang kerja di kantor Bupati, jadi segala urusan ayah aku dia yang bantu.akhirnya walaupun ayah cuma tamat SMP bisa di angkat menjadi PNS. allhamdullilah kak,memang perekonomian keluarga kami waktu itu sedang menipis,di tambah lagi ibu saat itu lagi hamil adek aku,dan gak lama lagi harus melahirkan.kalau hanya mengandalkan gaji ayah sebagai sekretaris desa waktu itu gak cukup kak.ibu sangat bersyukur pas denger kalau ayah akan di angkat menjadi Sekarang aku percaya sih kalau rezeki itu udah ada yang ngatur,kita sebagai manusia hanya bisa berusaha saja."
__ADS_1
mata putri terlihat berkaca kaca mendengarkan cerita risma,sambil mengusap air matanya putri berkata."jadi gitu ya ceritanya,aku juga sempat heran sih,kok ayah kaka bisa menjabat sebagai sekretaris desa selama itu.tapi allhamdullilah berkat rezeki dari allah melalui bantuan pemerintah saat itu perekonomian kakak bisa membaik.ohh iya kak,jangan panggil aku kakak ya,soalnya usia aku masih 21 tahun.dan bajan justru lebih muda dari aku,dia masih 20 tahun."