KKN DUNIA GHAIB

KKN DUNIA GHAIB
BERKATA JUJUR PART 54


__ADS_3

"aku ikut aja jan,aku takut kalo sendirian di sini.eh gak sendirian deh ada lia sama ara juga.tapi kan mereka lagi masak buat makan siang.aku takut kalau kemasukan lagi jadi aku ikut kamu aja."


"ya udah kalo gitu, sekarang cepet ganti baju aku tunggu di luar."bajan memerintahkan ela untuk cepat siap siap.


7menit bajan menunggu ela ia melihat angga dan ozan sudah kembali ke posko.karena melihat bajan berada di depan posko perempuan,angga bertanya kepada bajan.


"siapa lagi yang mau kami antar jan?"


bajan menjawab pertanyaan dari angga."buat yang perempuan tinggal ela sama risa aja.ela biar bareng aja berangkatnya nanti.coba kamu tanya ke anak laki laki,siapa aja yang mau ikut ke SD."


belum sempat angga bertanya kepada temannya yang laki laki.rafi dan samsul sudah keluar dari posko laki laki.


"tinggal kami berdua aja yang mau ikut ke SD si rendi ktanya mau bantu ara sama lia masak."rafi berkata kepada angga.


mendengar kalau Rendi tidak ikut ke SD membuat ozan juga merasa tidak enak hati kemudian berkata.


"kalau gitu kamu bawa aja motor aku fi,kalian berempat sama risa aja yang pergi ke SD.biar aku sama rendi bantuin ara dan lia piket."


"ya udah kalo gitu jan.sini kunci motornya."rafi meminta kunci motor kepada ozan.


dengan cepat ozan memberikan kunci motor kepada rafi.


bajan yang sedang menunggu ela bersiap siap berkata kepada 3 temannya yang ikut ke SD.


"sekarang kalian berangkat duluan aja.aku masih nunggu ela di sini."


mendengar perintah bajan,angga mengusulkan.


"gimana kalo kamu duluan aja jan Yaang ke Biar aku yang nunggu ela sekalian bawa motor kak dimas ke sana nanti."


bajan yang merasa tanggung jawab karena membawa motor dimas berkata ke angga.


"udah kalian duluan aja.kalau kalian yang bawa motor kak dimas nanti dia marah ke aku.karena dia ngasih kuncinya ke aku bukan ke kalian.nanti malah di bilang aku orang yang tidak bertanggung jawab."


"ya udah deh jan kalo gitu,kita berangkat duluan ya."angga berkata ke bajan sambil minta izin untuk berangkat duluan.


tidak lama setelah angga,samsul,rafi pergi ela telah siap ganti pakaian dan berkata ke bajan dengan singkat.

__ADS_1


"yuk kita berangkat."


ela segera naik ke motor dan bajan menghidupkan motor tersebut.


baru saja mereka meninggalkan posko sejauh 20meter tiba tiba ela memeluk bajan dari belakang dengan posisi yang sama saat ia memeluk bajan tadi malam.


bajan yang sedang membawa motor langsung terkejut ketika tangan ela melingkar di perutnya dan badan ela menempel di punggungnya.


bajan tetap berusaha berkonsentrasi membawa motor walaupun di dalam pikirannya kenapa ela sampai seperti ini.setelah ia merasa cukup tenang dan bisa mengendalikan pikirannya bajan bertanya kepada ela.


"el kamu ngapain kayak gini?gak enak tau di liat orang nanti apa lagi ini masih pagi."


dengan cueknya ela berkata.


"berarti kalo gak pagi berarti boleh ya aku peluk kamu kayak gini?"


"ya gak gitu juga el."bajan berkata dengan sedikit kesal.


"kita ini bukan muhrim,namti bisa jadi fitnah kayak kejadian tadi malam.kalau tadi malam itu karena kamu lemas makanya aku biarin aja.nah sekarang kamu ini kan udah sehat.tolong lepas ya el.gak enak di liat orang nanti."


ela masih saja tidak mau melepaskan pelukannya dari tubuh bajan kemudian berkata.


mendengar jawaban dari ela seperti itu,bajan tiba tiba meminggirkan motor yang ia kendarai lalu melepaskan pelukan ela dari tubuhnya dengan kuat lalu berkata dengan nada kesal.


"kurang ajar ya kamu el.gara gara perbuatan kamu tadi malam kita hampir di usir dari desa ini sama warga.di tambah lagi aku udah buat dua orang jadi cacat.di mana otak kamu el sampai sanggup kamu kayak gitu,tadi aku merasa kedinginan makanya secara refleks aku meluk bajan dari belakang."


walaupun suhu udara saat pagi di desa lembah pulau ini cukup dingin,namun itu hanyalah alasan ela kepada risma saja.


untung saja risma tidak curiga dengan sikap ela yang seperti itu.di dalam fikirannya Risma ya wajar saja kalau ela memeluk bajan seperti itu,memang kalau pagi seperti ini udara di desa lembah pulau ini cukup dingin.


dengan wajah tersenyum risma melihat bajan sambil berkata.


"ya sudah kalau gitu,kakak juga tau kalau udara pagi di desa ini cukup dingin.tapi ya kamu kan bisa pakai jaket el dan gak harus meluk bajan kayak gitu.seandainya kalian di liat sama warga lain bisa jadi seperti fitnah kayak tadi malam.warga ya tidak mau tau kenapa kalian berpelukan seperti ini,yang mereka tau itu kalau kalian sudah melewati batas norma dan bisa bisa kalian di usir dari desa ini.lain kali jangan di ulangi lagi ya el.dan buat kamu juga jan,jangan cuma diem aja kalo ada yang kayak gini lagi."


walaupun risma berkata seperti itu dengan senyum,namun ekspresi raut kecemburuan tidak bisa ia hilangkan.raut kecemburuan dari wajah risma di lihat oleh bajan meskipun hanya sedikit.namun bajan seolah olah tidak mengetahui kalau risma sebenarnya sedang cemburu melihat ela yang memeluk dirinya dari belakang.bajan yang melihat raut dari wajah risma berkata seolah olah ia tidak mengetahui lalu berkata.


"maafin kita kakak,aku sama ela emang sama sama salah.aku yakin kejadian ini tidak akan terulang lagi."

__ADS_1


"iya kak,maafin kita berdua ya kak.terutama aku yang udah kurang aja yang tiba tiba memeluk bajan dari belakang tadi."


karena bajan dan ela sama sama meminta maaf,risma berkata.


"ya udah kalo gitu, jangan sampai perbuatan ini terjadi lagi ya.kalau gitu aku pergi dulu mau nganterin adik ke sekolah.oh ya satu lagi nanti siang jangan lupa ke rumah ya jan.habis nganterin adik sekolah,aku langsung masak masakan yang spesial buat kamu."


mengetahui risma ingin menyediakan makanan spesial untuk bajan,membuat ela sedikit kesal kepada dirinya sendiri yang tidak pandai memasak.ekspresinya tiba tiba berubah jelek dan di dalam hatinya ia berkata.


"pokoknya mulai hari ini aku harus belajar masak biar bisa masakin bajan masakan yang spesial.memangnya cuma risma yang bisa buat masakan spesial buat bajann,aku juga gak mau kalah aku juga harus bisa."


risma segera meninggalkan bajan dan ela untuk mengantar adik perempuannya ke sekolah.


melihat risma yang sudah pergi,bajan berkata kepada ela."jangan sampai kamu meluk aku sampai kayak gitu lagi,untuk aja yang ngeliat kita cuma kak risma,kalau sampe orang lain yang liat kita kayak tadi bisa mati kita el.ya udah kita jalan lagi ke SD.soalnya teman teman yang lain udah nungguin di sana.nanti kita malah di curigain karena kelamaan di jalan.


ela hanya bisa menganggukan kepalanya karena malu sudah di tegur sama risma dan di marahi sama bajan.


bajan dan ela segera melanjutkan perjalanannya ke SD.saat sampai di SD semua teman temannya sedang berbicara santai dengan dimas.bajan segera menuju ke parkiran motor dan mengembalikan kuncinya kepada dimas lalu berkata.


"maaf kak,aku agak lama jemputnya, soalnya si ela ini lama banget dandannya.bukanya tambah cantik malah kayak ondel ondel yang ada."


dimas hanya tertawa mendengar ejekan bajan kepada ela.merasa di ejek oleh bajan,ela langsung menginjak keras kaki bajan.


"awwww,apa sih el?"bajan sedikit berteriak karena kakinya di injak oleh ela.


ela hanya melujurkan lidahnya ke arah bajan tanpa berkata apapun.


perilaku aneh ela itu membuat dimas dan teman temannya tertawa.


bajan yang seketika terkejut karena kakinya di injak oleh ela kembali bersikap biasa saja seolah olah tidak terjadi apa apa.setelah itu bajan berkata kepada dimas.


"allhamdullilah semua udah kumpul kak.ada 4 teman kita yang gak ikut,karena mereka lagi piket dan harus mempersiapkan makanan untuk makan siang kita nanti."


dimas dengan semangat berkata kepada bajan dan yang lainnya.


"oke,kalau gitu kita ke ruang kepala sekolah sekarang ya.yuk mari kakak antar."


kemudian dimas berjalan menuju ruang kepala sekolah di ikuti oleh bajan dan teman teman yang lainnya.saat sudah sampai di depan ruang kepala sekolah,dimas masuk terlebih dahulu ke dalam ruang kepala sekolah.tidak sampai 10menit,dimas sudah keluar dan berkata kepada bajan.

__ADS_1


"yuk jan,silahkan masuk ke ruangan.ibu kepala sekolah udah nunggu di dalam."


bajan kemudian mengajak teman temannya untuk masuk ke dalam ruangan kepala sekolah bersama dimas.


__ADS_2