KKN DUNIA GHAIB

KKN DUNIA GHAIB
kelebihan khusus part 74


__ADS_3

saat bajan terdiam itu, risma dengan cepat bertanya karena penasaran.



"tapi apa jan?"



bajan terpaksa berbohong untuk saat ini tentang kehidupan pribadinya.



"tapi aku sangat jarang bertemu sama ibu aku. walaupun kami tinggal satu kota, aku memilih untuk ngekos sendiri, dan berusaha menghidupi diri aku sendiri dengan usaha aku sendiri. agar nanti setelah aku menikah, aku tidak terlalu bergantung dengan orang tua aku dan aku bisa menghidupi kebutuhan aku dan istri aku nantinya."



ketika bajan berkata seperti itu, dirinya sangat merasa berdosa karena telah membohongi risma. namun hal itu terpaksa ia lakukan agar risma tidak terkejut dengan status sosial yang ia miliki. di dalam hatinya bajan berkata.



"suatu saat akan aku bilang siapa diri aku yang sebenarnya, aku akan memberi tau siapa diri aku kalau kami memang sudah saling merasakan satu sama lain."



risma semakin menyayangi bajan saat ia berkata kalau selama ini dia hidup dengan uangnya sendiri. ia sangat ingat sekali di dalam pikirannya saat bajan pertama kali ke rumahnya. saat itu bajan bercerita kalau ayahnya adalah seorang satpam. kehidupan keluarga mereka sangat sulit, hal itu juga yang membuat bajan memilih hidup mandiri dan bekerja keras untuk menghidupi dirinya.



melihat risma yang hanya diam sambil menatap matanya, bajan lanjut berkata.



"sesuai yang aku bilang tadi, aku sudah merasakan jatuh cinta dengan kakak saat pandangan pertama. aku merasa kalau kakak akan naik ke tahap ke tiga yaitu menjadi salah satu dari dari perempuan yang akan aku sayangi seumur hidup aku. aku akan berusaha menerima segala kekurangan dan kelebihan yang kakak miliki. aku tau usia kita bertaut dua tahun. aku rasa itu tidak menjadi masalah. orang tua aku sendiri saja juga sama, mereka bertaut usia dua tahun. dan yang lebih tua itu adalah ibu. usia ibu saat ini 40 tahun, sementara usia ayah saat ini 42 tahun. aku melihat rumah tangga mereka akur dan bertahan sampai sekarang meskipun mereka berdua di hantam dengan angin topan yang hampir menghancurkan kapal mereka. namun mereka berdua tetap bertahan dan kembali mengarungi lautan seperti biasa setelah di hantam angin topan yang sangat kuat."



risma langsung memotong perkataan bajan dengan cepat.



"maksud kamu? kamu mau kalau kita berdua menikah dan mengarungi rumah tangga?"



bajan hanya menganggukkan kepalanya dan saat ia ingin lanjut berbicara, terdengar dari luar suara motor bu linda yang sudah menjemput putrinya. pikiran risma dan bajan seketika buyar saat mengetahui kalau bu Linda tiba tiba datang. bajan sedikit merasa kesal dan berkata di dalam hatinya.



"aduhhh, kenapa sih di saat seperti ini, calon mertua tiba tiba datang. di saat aku ingin menjawab perkataan risma kenapa ia tiba tiba datang."



ternyata risma merasakan hal yang sama. di dalam hatinya ia menggerutu.



"haduhhh bukkk. bisa gak datang lebih lama sedikit lagi. sekitar lima menit lagi gitu datangnya."



saat risma dan bajan sedang terdiam, suara bu linda terdengar dari arah pintu.



"assalamu'alaikum."



bajan dan risma segera menjawab dalam secara bersamaan.



"wallaikumsalam."



tidak lama setelah itu kembali terdengar Ucapan salam dari adiknya risma yang baru saja pulang dari sekolah.



"assalamu'alaikum. ada kak bajan."


__ADS_1


bajan menjawab sambil melirik ke arahnya.



"wallaikumsalam, baru pulang ya dek?"



"iya kak. cape banget aku kak. lama tadi nungguin ibu. kata ibu ada jalan yang lagi di tutup, jadinya ibu harus muter."



di dalam hatinya bajan berkata.



"kalau bisa lebih lama dari ini kalian berdua sampai di rumah."



bu linda segera berkata kepada putrinya yang baru saja pulang dari sekolah.



"sana cepat ganti baju sekolahnya. kak bajan sudah nungguin kamu dari tadi buat ngajarin kamu belajar IPA."



anak ke tiga bu linda yang bernama ika itu berkata.



"aku cape banget hari ini bu. soalnya tadi ulangan IPA sama matematika. otak aku gak mampu kalau di suruh mikir lagi. besok aja ya belajarnya kak."



setelah itu ika berjalan menuju kamar tidurnya untuk mengganti seragam putih dongkernya.



"bu linda merasa tidak enak dengan bajan karena putrinya bersikap seperti itu terhadapnya.




bajan yang sebelumnya sudah memiliki janji dengan intan untuk menemaninya ke rumah ki krasa berkata kepada bu linda.



"maaf bu sebelumnya, kalau nanti malam sepertinya aku gak bisa bu. soalnya nanti malam itu sudah ada janji sama teman."



"oh begitu ya jan. baik lah nanti ibu atur waktunya lagi."



risma mulai menaruh perhatian pada bajan kemudian bertanya.



"janji sama siapa jan?"



ketika bajan ingin menjawab, bu linda langsung berkata dengan sangat cepat.



"kamu gak perlu tau bajan mau ke mana. dia itu ketua kelompok KKN, jadi wajar saja dia sibuk."



bajan hanya tersenyum sambil menghadap ke bu Linda.



"tidak apa apa kok bu, itu hal yang biasa kok."



bu linda tersenyum dan segera masuk menuju kamarnya. sebelum itu ia berkata.

__ADS_1



"ibu ganti pakaian dulu sebentar ya jan."



bajan hanya menganggukkan kepalanya mendengar perkataan bu linda. risma masih tetap penasaran dengan perkataan bajan kalau ia nanti malam ada acara dan kembali bertanya.



"emangnya nanti malam kamu mau ke mana jan? aku jadi penasaran."



bukannya langsung menjawab pertanyaan risma, bajan malah mengejek dirinya sambil tertawa kecil.



"cie udah mulai perhatian sama aku."



wajah risma menjadi sedikit cemberut karena ejekan yang bajan lontarkan.



"dasar laki laki nyebelin."



bajan semakin mengejek risma saat melihat perubahan pada ekspresi wajah risma lalu berkata sambil berbisik.



"gak masalah kalau aku nyebelin, yang penting sekarang udah ada yang sayang sama aku wlee."



risma kembali tersenyum akibat bajan menggodanya. akan tetapi ia masih penasaran ke mana bajan akan pergi nanti malam kemudian kembali bertanya.



"pertanyaan aku belum kamu jawab jan. mau ke mana sih kamu nanti malam?"



merasa sudah puas mengejek risma, bajan akhirnya berkata dengan jujur.



"nanti malam itu aku mau nemenin intan ke tempat masa kecilnya dulu."



dahi risma langsung berkerut mendengar bajan berkata seperti itu lalu ia berkata.



"nemenin intan? buat apa kamu malam malam nemenin intan?"



bajan mengetahui dari ekspresi wajah risma kalau ia sedang cemburu saat mendengar perkataan bajan tadi. bajan kemudian menjelaskan alasannya kenapa ia pergi menemani intan nanti malam.



"oke aku cerita yang sebenarnya kak. jadi tadi malam itu intan di hantui oleh dua sosok yang mengganggunya. dua sosok itu adalah pocong yang wajahnya hitam lebam seperti habis terbakar, dan kuntilanak berbaju putih. jadi intan meminta bantuan aku untuk mengusir dua sosok itu. nah kebetulan di masa kecilnya intan itu ia sering di bawa berobat oleh kedua orang tuanya ke daerah ini kalau aku gak salah itu di kecamatan petai, desa pinggir. semasa intan kecil itu dia sering ngigau sendiri, saat ngigau itu kedua orang tuanya langsung membawanya ke tempat ki krasa untuk di obati. setelah intan merasa renang, baru lah ia di bawa kembali pulang ke rumah. oh ya kebetulan ayahnya intan ini salah satu pejabat tinggi kerajaan kak. ayahnya intan bernama pak bagus. kakak pasti tau orangnya."



risma langsung tau dengan nama yang di sebutkan oleh bajan itu dan ia berkata.



"pak bagus staf ahli raja di bidang humas itu ya?"



dengan cepat bajan menjawab.



"benar sekali kak. jadi saat intan cerita ke aku tadi pagi itu, dia kemudian menelvon ayahnya dan aku sempat berbicara sejenak dengan ayahnya. ayahnya menitipkan intan ke aku dan meminta aku untuk menjaga intan selama ia melaksanakan KKN."

__ADS_1


__ADS_2