
pak galuh terdiam mendengar perkataan pak ragil bahwa malam ini ia hanya mengeluarkan sampah untuk membuang sampah.itu berarti pasukan yang ia miliki hanya di anggap sampah oleh pak ragil.akan tetapi ia tidak berani melawan kades tersebut.ia tau akan kekuatan pak ragil yang memiliki peliharaan yang sangat kuat dari yang ia miliki.emosinya sedikit terlihat namun ia tahan sambil berkata ."baik lah kalau pak ragil meminta seperti itu.nanti malam akan saya kerahkan seluruh peliharaann saya untuk melawan si bocah itu.bapak benar,sampah harus di lawan oleh sampah."
akhirnya rapat di akhiri oleh pak ragil sambil berkata."baik lah kalau begitu.untuk rapat pagi ini akan saya akhiri.jangan lupa pak galuh mempersiapkan sesajen untuk perang nanti malam."
sebelum mereka bertiga meninggalkan ruangan kerja pak ragil,pak teguh bertanya kepada pak ragil.
"apakah bapak mau bertemu dengan bajan pagi ini.kebetulan ia sekarang ada di rumah saya.menurut saya jika bapak bertemu bajan secara empat mata takutnya terjadi perselisihan antara bapak dengan bajan.jadi sebaiknya bapak bertemu bajan di rumah saya saja agar tidak terjadi perselisihan yang bisa membuat bapak tidak nyaman"
"tidak!!!saya tidak kau bertemu dan berurusan dengan manusia yang namanya bajan ini.bapak saja yang mengurusnya.semua keputusan saya serahkan kepada bapak selaku sekretaris saya.urusan saya dengan bajan itu di alam ghaib, Sementara di alam nyata saya tidak akan berurusan dengan bajan."tegas pak ragil yang tidak mau bertemu dengan bajan sama sekali dan menyerahkan segala urusan mahasiswa KKN kepada pak teguh selaku sekretaris desa.
pak teguh yang mengerti akan keadaan pak ragil yang ekspresi wajahnya penuh amarah terhadap bajan.
"baik lah kalau seperti itu pak,bapak tenang saja.sebisa mungkin saya menahan bajan agar tudak bertemu dengan bapak."
"bagus!!saya masih ada pekerjaan lain menjelang nanti malam.dan besok mereka semua harus saya singkirkan dari desa ini."tegas pak ragul kembali sambil meninggalkan ruang kerjanya dan menuju ke rumah untuk melakukan ritual sebelum nanti malam.
pak ragil mengajak pak galuh untuk menuju ke rumahnya. sementara itu pak teguh segera pulang.tidak lupa ia menitipkan pesan pada bawahannya yang berada di ruangan lain.
"saya pergi dulu,karena ada pertemuan di luar,jika ada warga datang dan mengurus surat menyurat bilang besok suratnya siap karena pak kades juga ada agenda lain yang mendesak."
__ADS_1
bawahannya berkata."baik pak,saya mengerti."setelah mendengar jawaban dari bawahannya pak teguh segera pulang ke rumah menggunakan motor dinas.sesampainya di rumah,ia melihat dua pasang sepatu dan ia menebak itu pasti punya bajan.
"assalamu'alaikum"pak teguh mengucapkan salam ketika hendak mau masuk rumah.
"wallaikumsalam"bajan,putri,risma dan istri pak teguh yang bernama bu linda menjawab salam dengan serentak.
bajan dan putri segera berdiri untuk berjabat tangan dengan pak teguh sambil berkata dengan ramahnya.
"perkenalkan pak,saya bajan,ketua kelompok mahasiswa KKN di desa ini,dan ini teman saya namanya putri.putri ini sekretaris kelompok kami."
pak teguh juga memperkenalkan dirinya dengan senyuman yang sangat ramah juga.
"maaf pak teguh."bajan melanjutkan sambil memberitahukan alasannya kenapa bisa sampai di rumah pak teguh.
"tadi saya dan putri berniat untuk bertemu dengan pak ragil,ya sekalian silaturahmi pak.sekalian ingin membahas program KKN yang sudah kami susun untuk desa ini.nah,pas di depan pagar kantor desa,saya bertemu dengan kak risma yang sedang bawa kopi.katanya untuk bapak dan pak ragil yang sedang rapat.jadinya saya menunggu di lobi kantor desa sambil ngobrol panjang lebar dengan kak risma.ternyata orang yang ramah.risma ini memberi tau kalau ia ini anak bapak dan menawarkan untuk menunggu di rumah saja,karena sepertinya bapak dan pak ragil cukup lama rapatnya.akhirnya ya saya setuju saja untuk ke rumah bapak.kak risma juga bilang kalau istri bapak kepala sekolah SD di desa ini.nah kebetulan kami juga ada program untuk anak anak SD.kami tadi juga sudah berdiskusi dengan ibu, katanya program kami sangat membantu demi kemajuan anaak anak SD."
pak teguh mendengarkan penjelasan bajan sambil mengangguk dan kemudian berkata setelah bajan selesai berbicara.
"oh jadi seperti itu ya.baik lah kalau begitu,untung saja kalian berdua ketemu dengan risma,jadinya kalian tidak terlalu lama menunggu di kantor tadi.kalau saya boleh tau,apa ya program kalian untuk anak SD di sini?"
__ADS_1
dengan seksama bajan menjelaskan program yang ia ajukan kepada bu linda selaku kepala sekolah SD.
"iya jadi gini pak,saya pernah membaca sebuah buku dan penelitian tentang minat baca anak yang sudah mulai berkurang di saat seperti ini.jadi kami sedikit merubah metode mengajar di SD ini.kami mengusulkan kalau anak anak hanya belajar mengenal hurut dan tidak wajib bisa membaca.begitu juga dengan mengaji,mereka hanya di perkenalkan huruf huruf yang ada di iqra dan tidak wajib untuk bisa membaca.itu kami usulkan karena isi dari buku dan dari jurnal penelitian yang saya baca,salah satu penyebab berkurangnya minat baca pada anak anak itu karena mereka terlalu cepat untuk belajar membaca,sehingga ia menjadi bosan dan mulai meninggalkan buku pelajaran.itu juga terjadi pada saya sendiri,saya bisa lancar membaca sejak berusia 4 tahun dan sekarang saya jadi malas untuk membaca.sementara itu adik sepupu saya, ia baru bisa lancar membaca di kelas 3 SD.karena usia membacanya yang pas mengakibatkan ia semakin suka dan semakin bersemangat jika di berikan buku bacaan."
sejenak pak teguh berfikir tentang program yang di ajukan bajan. tapi ia masih merasa sedikit ragu dengan apa yang di jelaskan bajan tadi.karena masih merasa penasaran,pak teguh kembali bertanya.
"apa kamu yakin seprti itu hasil penelitiannya?"
bajan hanya menganggukkan kepalanya sambil berkata.
"benar pak, hasil penelitiann tersebut saya baca dari jurnal dan makalah psikologi,mereka meneliti selama bertahun tahun dengan memperhatikan beberapa anak yang sudah bisa membaca di usia SD kelas 1 dan beberapa anak yang baru bisa membaca di usia SD.hasilnya sangat berbeda jauh antara anak yang sudah bisa membaca saat SD dan dan baru bisa membaca saat SD kelas 3\4.saya sendiri termasuk salah satu anak yang sudah bisa membaca dari TK,dan efek dari hal itu saya jadi malas untuk membaca."
akhirnya pak teguh mengerti dengan penjelasan yang di jabarkan bajan.swgera ia menatap istrinya dan kemudian berkata.
"bagaimana mah?dengan program yang di ajukan sama bajan?"
buk Linda yang sejak kedatangan suaminya hanya diam dan saat suaminya bertanya baru ia berbicara.
"mamah juga awalnya ragu pah sama usulan program kerja bajan.karena mamah harus merubah lagi metode pembelajaran yang sekarang.sementara itu metode pembelajaran sekarang ini mewajibkan anak SD untuk bisa membaca.karena penjelasan bajan yang masuk akal.mamah bakal coba usulkan ke pengawas dari dinas pendidikan untuk merubah kurikulum SD yang selama ini berjalan.mamah tau walaupun ini tidak mudah, tapi mamah coba saja untuk mengusullkan.bajan tadi juga berkata kalau dia siap untuk membantu mamah diskusi dengan pengawas nantinya.mamah rasa bajan ini anak yang bertanggung jawab dengan apa yang di bilangnya.mangkanya mamah yakin saja.dan rencananya nanti mamah hubungi pengawas biar kita mengadakan rapat bersama kepala dinas pendidikan.pas rapat itu mamah mebawa bajan.walaupun program ini tidak akan berjalan dengan mudah dan cepat.tapi mamah yakin bajan bisa meyakinkan para penjabat untuk mengganti kurikulum yang ada."
__ADS_1