
sambil mengangkat sambal yang telah ia masak,risma berjalan menuju ruang tamu sambil berkata.
"udah lah bu aku mau bawa sambal ini ke depan"
bu linda hanya tersenyum melihat putrinya yang seperti itu sebelum ini,bu linda tidak pernah melihat anak gadisnya itu seperti orang yang salah tingkah meskipun ada laki laki yang datang ke rumahnya.akan tetapi saat bajan datang ke rumah mereka sikap risma berubah 190° derajat dan tingkah risma tidak seperti biasanya.
walaupun risma selalu menjaga pandangan dan cara berpakaiannya.bagaimana pun ia hanyalah wanita biasa dan normal.rasa tertariknya kepada lawan jenis tentu sudah menjadi sifat naluriah yang di miliki oleh setiap orang.namun itu tergantung caranya dalam menyikapi rasa tersebut.
bu linda sengaja membiarkan anak gadisnya itu mengantarkan makanan sendiri ke hadapan bajan dan irwan.ia hanya melihat sambil mengamati dari dapur bagaimana sifat risma saat bertemu dengan bajan.
saat risma meletakkan makanan ke hadapan bajan ia sama sekali tidak menatap mata bajan ia hanya menundukkan kepalanya dan setelah meletakkan makanan itu ke hadapan bajan dan irwan,ia segera menuju kembali ke dapur. namun saat di dapur risma berkata kepada ibunya.
"tolong angkatin nasi ke bajan dan irwan ya bu aku mau ke kamar mandi sebentar "
bu linda hanya menganggukk tanpa mengeluarkan sepatah katapun.
tujuan risma ke kamar mandi bukan lah untuk buang air kecil atau buang air besar saat sampai di dalam kamar mandi,ia segera mengambil hpnya dari saku baju dinas bidannya kemudian membuka aplikasi chat dan mengirim pesan ke bajan.
"kok ada dia sih jan?aku kan maunya cuma kamu sendiri aja yang ke sini.eh ini malah bawa temen.temenmu itu rese banget sih sama aku bilang kayak gitu di depan ibu aku lagi kan jadi malu jan"
setelah mengetik pesan tersebut,risma segera mengirimkan pesannya ke bajan.ia sengaja tidak langsung keluar dari kamar mandi, Risma akan menunggu balasan pesan dari bajan dan setelah ada pesan balasan baru ia keluar dari kamar mandi.
begitu hp bajan berbunyi,ia langsung melihat notifikasi pesan yang masuk saat bajan melihat notifikasi di hpnya itu,ia sangat terkejut karena pesan itu dari risma.bajan kemudian segera membuka pesan dari risma dengan cepat.saat ia membaca pesan tersebut, kepalanya langsung pusing bagaimana caranya agar Irwan cepat pergi dari sini.tidak mungkin ia menyuruh sahabatnya itu untuk pergi sekarang juga.bajan tidak langsung membalas pesan yang di kirim oleh risma tersebut.
ketika bajan sedang bingung memikirkan hal apa yang ia lakukan terhadap irwan,secara tiba tiba hp irwan berbunyi dan ternyata ia mendapat panggilan telepon dari salah satu teman kelompoknya.ekspresi irwan tiba tiba berubah menjadi bingung saat sedang melakukan panggilan telepon itu.
setelah irwan selesai menjawab telepon,bajan yang melihat ekspresi wajah irwan yang mendadak berubah kemudian bertanya.
"ada apa wan?kok tiba tiba wajah kamu cemberut gitu?"
irwan menjawab dengan wajah panik.
__ADS_1
"ini jan,kata teman,aku di panggil pak rudi dan segera di suruh untuk ke rumahnya sekarang"
di dalam hati bajan seketika menjadi bahagia mendengar sahabatnya yang tiba tiba di panggil pak kades dan harus ke sana sekarang juga.bajan dengan sejuta sandiwara dan memasang wajah panik berkata.
"kalau gitu sekarang kamu ke sana aja,siapa tau memang penting takutnya nanti malah jadi masalah kalau kamu lambat ke sana"
irwan berfikir sejenak sambil mencerna omongan bajan di dalam fikirannya Perkataan bajan itu ada benarnya juga.saat itu juga irwan langsung berkata dengan wajah yang gelisah dan panik.
"ya udah jan,aku pulang ke desa lembah sekarang.benar kata kamu,siapa tau ada urusan mendesak di sana dan harus aku yang menyelesaikan"
setelah berkata sedemikian,irwan segera berdiri dan berjalan ke dapur untuk pamit pulang kepada bu linda dengan terburu buru irwan berkata kepada bu Linda.
"maaf bu,irwan kayaknya gak bisa ikut makan siang soalnya irwan harus ke desa lembah bandar sekarang juga,kata teman aku irwan harus segera ke sana karena di panggil pak kades"
sambil memotong buah semangka,bu linda berkata kepada irwan.
"loh kok buru buru gitu wan belum juga makan siang abis makan aja baru kembali ke desa lembah bandar."
"aduhh makasih banyak bu tapi ini keadannya sangat mendesak bu sebelumnya irwan minta maaf belum bisa menerima jamuan makan siang ibu Irwan pamit pulang duluan ya bu"
bu linda yang sedang memotong buah semangka berkata.
"kalau gitu ya sudah kamu hati hati di jalan.oh iya ini ibu bawain buah semangka ya.sebentar ibu taruh ke plastik"
dengan cepat bu Linda membungkuskan buah semangka untuk di bawa oleh irwan.
irwan segera menerima buah semangka itu dan berkata.
"makasih ya bu buahnya.oh ya ka risma di mana ya bu?"
bu linda menganggukan kepalanya lalu berkata.
__ADS_1
"risma lagi di kamar mandi wan"
risma yang sedang menunggu balasan chat dari bajan langsung keluar dari kamar mandi saat mendengar irwan ingin pulang.setelah menutup kembali pintu kamar mandi,risma berkata kepada irwan sambil berbasa basi.
"gak makan dulu wan?aku udah masak yang banyak loh buat kalian"
irwan yang sedang terburu buru berkata dengan cepat.
"maaf ka,mungkin lain kali aku ke sini sekarang aku izin pulang ya kak".
risma sempat merasa heran kenapa irwan tiba tiba ingin pergi.namun ekspresi wajah bahagianya ia sembunyikan lalu berkata.
"ya udah hati hati di jalan"
irwan hanya mengangguk kemudian langsung berjalan menuju pintu keluar rumah.
saat berjalan di hadapan bajan,irwan berkata.
"aku pulang ya jan"
bajan dengan cepat membalas.
"iya hati hati wan"
irwan tidak memperdulikan omongan bajan,ia lanjut berjalan keluar lalu menghidupkan motornya dan dengan cepat ia meninggalkan halaman rumah pak teguh.
risma sempat mengintip dari dapur untuk memastikan irwan sudah pergi.setelah ia memastikan irwan sudah pergi dari rumahnya,ia dengan cepat mengambil es teh yang sudah di buatnya dan segera menuju ruang tamu.saat sampai di hadapan bajan risma berkata dengan wajah heran dan suara yang sangat pelan agar tidak terdengar oleh ibunya.
"kok bisa Irwan tiba tiba pergi gitu?kamu usir ya?"
bajan kemudian tersenyum mendengar pertanyaan dari risma.setelah itu ia berkata dengan suara yang pelan juga.
__ADS_1
"ya aku gak tau kak,begitu kakak chat aku tadi,sempat aku mikir gimana caranya buat irwan pergi dari sini.eh gak taunya dia yang pergi sendiri."