
Setelah sudah mendapatkan alamat yang akan di tuju,bajan kemudian berkata.
"oke deh om kalo gitu,terima kasih atas informasinya.ini aku kembalikan hpnya ke intan.setelah itu intan berkata kepada ayahnya.
"ayah sudah ngasih tau tempatnya ke bajan?"
ayah intan menjawab.
"sudah,ayah sudah memberitahukan tempatnya ke bajan,kalo kalian ada waktu luang silahkan saja pergi ke tempatnya ya.ayah juga sudah ngasih tau nama orang yang sudah membantu kamu dulu."
"oke ayahh, makasih ya assalamu'alaikum."intan langsung mematikan hpnya setelah ayahnya menjawab salam darinya.
setelah memastikan panggilan telvon intan dengan ayahnya terputus,bajan bertanya kepada intan,bajan bertanya kepada intan.
"jadi ayahmu itu kerja sebagai asisten raja?"
akhirnya intan mengetahui kenapa bajan meninggalkannya saat bajan sedang berbicara dengan ayahnya.tanpa ada rasa curiga sedikitpun, Intan berkata.
"iya betul,kok kamu tau jan?"
bajan dengan ekspresi dengan sangat tenang menjawab sedikit berbohong.
"tadi ayah kamu sendiri yang cerita kalau ia lagi rapat sama anak buahnya."
"ouh gitu."intan memaklumi kalau itu hanyalah basa basi biasa. kemudian ia melanjutkan perkataannya.
"kapan jan kita ke tempat yang ayah aku bilang itu?"
"kalo besok gimana?"bajan memberikan opsi.
__ADS_1
intan merasa kalau besok itu terlalu lama dan ia juga takut kalau kejadian tadi malam akan terulang lagi.intan kemudian berkata Sambil memberi opsi.
"kalau nanti malam gimana jan?kamu sibuk gak?soalnya aku takut kalau kejadian kemarin terulang lagi."
bajan sejenak berfikir apakah ia ada agenda apa tidak nanti malam.setelah memastikan kalau malam ini ia tidak ada agenda lalu berkata.
"kalau nanti malam sih aku ada waktu renggang in.boleh lah nanti malam kita ke sana.nanti kita naik taksi ke sana,gak enak kalau harus minjam motor temen.siapa tau mereka butuh malam ini."
"ya udah nanti malam aku tunggu di posko ya.aku ajak temen ya.satu orang boleh ya biar gak di curigai kita macam macam.soalnya kan kita keluar malam nanti."intan menyetujui perkataan bajan.
bajan mengangguk sambil berkata.
"oke deh satu orang aja ya,jangan banyak banyak."
merasa sudah selesai,bajan mengajak intan untuk kembali ke teras rumah pak yunus bergabung bersama yang lainnya.
"ya udah kalo gitu kita sekarang ke teras lagi yuk.gak enak ninggalin mereka di sana."
saat kembali ke teras,irwan merasa penasaran dan bertanya kepada bajan.
"kalian ini baru aja kenal berdua tapi udah main ke pondok.ngapain sih kalian di sana?"
"cieee kepo ya."bajan mengejek irwan karena terlalu banyak tanya lalu berkata.
tadi itu intan cerita dikit doang tentang dirinya tentang keluarganya.aku tadi sempat juga bicara sama ayahnya di televon.kalau kalian mau tau ya,si intan ini anaknya asisten raja ibrani loh.kalian ga tau kan kalau selama ini intan itu ternyata anak orang kaya.gak sembarangan loh bisa jadi asistenya raja.yang semua orang mau di posisi itu."
irwan,ranu, putri dan mita langsung tertawa mendengar cerita bajan tentang intan.mereka tidak percaya kalau ternyata ini anak dari seorang asisten ahlinya raja.penampilan intan yang sangat sederhana membuat seluruh teman yang mengenalnya tidak menyangka kalau ia anak orang kaya. selama ini teman temannya hanya mengetahui dirinya itu hanyalah anak dari seorang kerja kantoran biasa.seluruh temannya hanya mengetahui kalau ia adalah anak kos yang biasa saja.kamar kos yang di sewa oleh intan juga tidak mewah.intan hanya menyewa satu kamar kos yang sederhana dan hanya memiliki fasilitas tempat tidur,lemari,meja belajar dan kipas angin biasa.
putri yang merupakan temannya dari awal masuk kuliah merasa heran dan bertanya kepada intan.
__ADS_1
"kamu serius kalau kamu anak dari asisten ahli kerajaan?"
intan yang memang memiliki sifat jujur hanya bisa mengangguk pelan lalu menjelaskan.
"iya itu benar,ak ini anaknya pak bagus."
mendengar nama pak bagus yang di sebutkan oleh intan membuat ranu berkata dengan heran.
" oh jadi kamu ini anaknya pak bagus ya?kalau aku gak salah,pak bagus itu asisten ahli kerajaan bagian humas ya?"
tanpa daya intan menceritakan semua tentang dirinya.
"baik deh kalau kalian udah tau siapa aku,aku cerita aja sekarang.jadi ayah aku itu dulu hanya seorang pns biasa saja di salah satu SMP dekat rumah aku.karena kejujuran dan kalau bekerja selalu memuaskan membuat nama ayah sampai ke telinga raja ibrani.nah raja ibrani ini penasaran dengan ayah aku dan langsung manggil ayah ke istana kerajaan.waktu itu aku dan ibu di ajak oleh ayah untuk makan malam di kerajaan.kalau gak salah waktu itu umur aku baru masuk 7 tahun.selama kami makan malam di istana kerajaan,aku main sama putra tunggal raja.cuma aku udah gak inget lagi bagaimana wajah putra tunggal raja itu."
mendengar cerita intan membuat bajan berfikir sejenak ketika ia berusia 7 tahun.ia teringat saat itu ayahnya mengundang seseorang yang sangat baik dan jujur ke istana.selama ini bajan tidak pernah peduli dengan setiap tamu kerajaan.pas ayah intan di undang oleh ayahnya untuk makan malam,bajan merasa memiliki teman yang seusia dengannya.bajan sangat mengingat perempuan yang menjadi temannya tersebut,akan tetapi akan berjalannya waktu,ia sudah tidak bisa mengenal bocah perempuan yang pernah menjadi temannya di masa kecil.tidak mungkin bajan menceritakan siapa dirinya kepada orang yang berada di hadapannya.pasti seluruh temannya ini tidak percaya kalau ia adalah putra dari seorang raja yang sangat terkenal dalam ketegasan memimpin serta ramah kepada masyarakat.
dengan sabar bajan bertanya kepada intan.
"kamu masih ingat gak putra raja ibrani itu?"
intan berusaha mengingat wajah itu namun ia tidak terlalu mengingat postur wajah dan tubuhnya.intan hanya menjelaskan apa yang ada di dalam pikirannya.
"aku gak terlalu ingat sih jan gimana wajahnya.yang aku ingat itu rambutnya ikal sama kayak kamu.terus postur tubuhnya kurus kecil."
ranu kemudian berkata.
"pasti kalau kamu bisa bertemu sama sang pangeran itu sudah tidak mengenalnya lagi.pasti ia sekarang sudah berubah menjadi laki laki yang sangat tampan,berwibawa,dan bersekolah di tempat yang sangat mahal.mungkin aja pangeran itu lagi kuliah di luar negeri sekarang."
irwan tiba tiba memotong pembicaraan ranu lalu berkata.
__ADS_1
"sorry aku potong omongan kamu ran.aku penasaran loh gimana wajah pangeran itu.soalnya selama ini aku cari info tentang si pangeran itu gak ada.dia gak pernah muncul di permukaan.dulu pernah dia sekali muncul ketika ayahnya naik tahta menggantikan raja sebelumnya.itu pun umur si pangeran masih 4 tahun.setelah itu ia tidak pernah muncul lagi."
putri yang sangat suka dengan dunia politik terumata tentang keluarga kerajaan berkata.