Langit Jingga Mengubah Takdir

Langit Jingga Mengubah Takdir
Bab 18. Ada Apa Dengan Angela dan Bintang?


__ADS_3

Roy sampai di markas. Dia langsung pergi ke ruangannya lalu mengambil laptop. Roy menghubungi pusat sambil berusaha mencari jejak Jingga. Suara pintu di banting terdengar, Roy tidak perduli.


"Apa kamu tahu resiko kamu datang ketempat ini ditengah penyamaran kamu?" Roy tidak menjawab dia fokus pada pekerjaannya.


"Kamu memang keras kepala! Tidak pernah berpikir apa akibat tindakan kamu?" Orang itu terus memarahi Roy.


"ROY!"


"Bisakah kamu diam! Saya sedang fokus, dari pada kamu marah-marah lebih baik kamu bantu saya, kumpulkan yang lainnya kita langsung bertindak sekarang!"


"Apa? Kamu gila! Kita tidak bisa bertindak tanpa tahu apa yang terjadi, atau kita akan menggagalkan rencana besar ini."


Roy berdiri dan menutup laptopnya. "Kau tahu, bagiku timku lebih berarti dari apa pun! Rencana kalau gagal bisa dirancang lagi tetapi nyawa kalau hilang tidak bisa terganti."


"Bukan demi timmu tetapi demi Orange, bukan? Kamu menyukainya."


"Saya akan lakukan hal yang sama pada kamu, ini bukan tentang perasaan namun, ini tentang tanggung jawab saya sebagai anggota tim. Saling menjaga dan percaya, itu motto kita." Roy keluar ruangan.


"Roy ... Roy! Kamu selalu bersembunyi di balik tanggung jawab. Dulu kamu juga seperti itu, hingga akhirnya dia pergi karena lelah menantimu." Wanita itu bergumam lalu keluar menyusul Roy, seraya menghubungi teman se timnya.

__ADS_1


***


Angela selalu memperhatikan Bintang, dia sungguh khawatir padanya. Mereka masuk ke dalam. Acara pameran di adakan di satu ruangan, dengan pengamanan yang ketat dan juga ada polisi.


Banyak perusahaan perhiasan menampilkan rancangan perhiasan andalan mereka, bermacam-macam berlian, mutiara dan batu-batu permata serta emas di tampilkan.


Angela tidak tahu kalau mereka akan ke tempat ini, dia pikir Rafael akan membawanya ke markas atau tempat rahasianya. Apa maksud Rafael mengajaknya ke sini? Apakah Rafael ingin memberi perhiasan?


"Rupanya kau matre juga Angela!" gumam Langit pria yang tadi mengikutinya. Dia juga melihat Bintang sedang melihat-lihat perhiasan bersama Angela. "Apakah Angela yang mengajak Bintang?" pikir Langit.


Lampu tiba-tiba mati, "Bagaimana mungkin acara sebesar ini di hotel yang mewah lampu tiba-tiba mati? Ini pasti sudah di rencanakan?" pikir Langit.


Suasana tiba-tiba menjadi ricuh, banyak orang panik. Terdengar teriakan kaum hawa, lampu senter dari ponsel mulai menyala. Langit pun menyalakan lampu senter dari ponselnya. Dia mencari Bintang juga Angela.


"Tolong! Ada dua wanita yang terluka!" Teriak satu orang pengunjung wanita.


Langit menghampiri wanita itu dan melihat siapakah yang terluka? Ternyata apa yang dia takutkan terjadi. Bintang dan Angela yang terluka. Dia segera memanggil ambulance.


"Bintang! Bintang, ini Kakak. Bintang! Bangun!" Langit terus membangunkan Bintang. Tidak ada reaksi sama sekali. Beberapa orang masuk dengan berlari memecah kerumunan. Langit pikir mereka adalah petugas Ambulance, ternyata bukan.

__ADS_1


"Angela! Angela bangun!" Panggil seorang pria.


"Kita bawa dia ke rumah sakt!" ucapnya pada beberapa orang yang ada di sekitarnya. Lalu Angela di angkat dan di bawa pergi.


" Tunggu dulu! Kalian tidak bisa membawanya begitu saja! Aku sudah panggil ambulance jadi lebih baik kita menunggu."


"Nyawanya tidak akan tertolong jika menunggu Ambulance. Saya harus segera pergi, jangan halangi kami!" Ucapnya mengintimidasi.


"Urus saja adikmu yang sudah siuman!" lanjutnya lagi.


Langit melihat ke arah Bintang untuk sejenak, lalu dia kembali melihat ke depan. Dia tidak melihat Angela dan orang yang bersamanya. Petugas ambulance datang dan segera menolong Bintang. Polisi tidak membolehkan Langit keluar dari hotel, tetapi Langit memaksa dan mengatakan kalau Bintang adalah adiknya. Setelah memberikan KTP serta kartu namanya, Langit boleh keluar menyusul Bintang.


...----------------...


Hai readers ku terima kasih atas dukungannya.


baca terus cerita ini sampai selesai ya. Love you All. ❀❀❀❀


Terima kasih like dan komennya juga favorit , bunga dan Vote.. boleh dong kirim kopi buat temenin author begadang nulis😁 atau kursi pijat biar gak pegel punggung.πŸ˜€πŸ˜€ ya ampun, author banyak maunya.. pokoknya terima kasih semuanya ya, apa pun itu yang kalian kasih author merasa senang dan tersanjung. Semiga Allah limpahkan kalian Rizki yang terus mengalir dan selalu sukses.... 😍😍😍😘

__ADS_1


saya juga mau rekomendasikan novel keren karya teman saya yang keren. Dia ini juga menulis novel noktah merah pernikahan. Ini adalah cerita barunya tentang Gibran dan Arumi. Mampir yuk dan beri dukungannya. Siapkan tisu ya ceritanya mengandung bawang



__ADS_2