LEGENDA RAJA SEMESTA

LEGENDA RAJA SEMESTA
Soul Reaper


__ADS_3

Leon masih tak percaya dengan apa yang ia lihat saat ini, jika yang di pegang oleh sosok berjubah hitam misterius tersebut adalah Scythe berarti sosok tersebut adalah Soul Reaper, makhluk kegelapan dengan kekuatan kegelapan yang tiada batas bahkan dewa saja akan takut jika bertemu dengan sosok Soul Reaper tersebut.


Soul Reaper adalah sosok legenda dan sangat misterius keberadaannya sama dengan raja alam kegelapan atau raja Neraka. Leon mencoba untuk tenang dan berpikir jernih dan berharap bahwa sosok hitam yang ada di depannya saat ini bukanlah sosok yang seperti ia pikirkan.


Namun naas apa yang Leon pikirkan ternyata benar, saat sosok tersebut memutar badannya Leon dengan jelas bisa melihat sosok tengkorak dengan mata merah menyala bagaikan api yang seluruh tubuhnya di tutupi oleh jubah hitam dengan penutup kepala di belakang punggungnya terdapat sepasang sayap namun sepasang sayap tersebut hanya tinggal tulang.


"Sial dia memanglah Soul Reaper" gumam Leon.


"Tuan aku sarankan anda untuk mengalahkan Soul Reaper tersebut dan jadikan dia sebagai penjaga tuan" ujar Liona.


"Apa kau sudah gila!!!, bagaimana mungkin aku bisa mengalahkan roh yang sangat melegenda tersebut, terlebih lagi dia adalah penguasa dunia kegelapan" ucap Leon kesal.


"Tuan, sekuat apapun kekuatan kegelapan mereka akan tetap tunduk di bawah kekuatan energi kehidupan" ucap Liona.


Leon melebarkan kedua matanya saat mendengar penjelasan Liona, apa yang di katakan oleh Liona adalah kebenarannya sekuat apapun energi kegelapan atau kekuatan kegelapan tersebut maka akan tetap tunduk di bawah energi kehidupan yang kehadirannya jauh lebih agung dan juga lebih tinggi.


"Hahahaha mau berapa lama lagi kau di sana" tiba-tiba Soul Reaper tersebut membuka suaranya sambil memandang ke arah Leon.


"Sial aku ketahuan" gumam Leon.


"Masih tidak mau keluar?" ucap Soul Reaper tersebut.


Soul Reaper tersebut lansung mengangkat tangan kirinya, dari jari-jari tangannya yang hanya terbuat dari tulang tersebut memancarkan sinar hitam yang melesat dengan cepat ke arah Leon. Menyadari serangan tersebut mengarah padanya Leon secara refleks menghindar dan melompat dari pohon yang ia jadikan tempat bersembunyi.


Serangan Soul Reaper itu sedikit mengenai pohon dan seketika pohon yang berukuran besar dan berdiri dengan kokoh tersebut menjadi layu seakan-akan energinya telah terserap habis oleh sesuatu.


"Serangan yang sangat berbahaya" gumam Leon.


"Hati-hati tuan, aku sarankan tuan menggunakan Absolute Barier untuk melindungi diri" ucap Liona.

__ADS_1


"Baiklah kalau begitu aku tidak akan tinggal diam saja, Absolute Barier!" ucap Leon cahaya keemasan menyelimuti seluruh tubuh Leon sesaat setelah dia mengucapkan kata tersebut.


Leon mengeluarkan Sword of Darkness dari dalam cincin semesta dan lansung melesat maju menyerang Soul Reaper dengan sangat cepat, namun saat Leon hendak menebas Soul Reaper tersebut tubuhnya malah menembus tubuh Soul Reaper tersebut.


"Ba-bagaimana mungkin" ucap Leon bingung.


"Hahahaha kau pikir semudah itu untuk bisa menyerang ku" kata Soul Reaper.


Leon tidak menyerah dia kembali melesatkan serangan kearah Soul Reaper dengan kecepatan yang sangat tinggi, bahkan Leon juga menggunakan skill dimensi ruang dan waktu untuk memperlambat pergerakan Soul Reaper tersebut, namun seberapa keraspun ia mencoba serangan Leon tetap menembus tubuh Soul Reaper tersebut seakan-akan yang ia hadapi saat ini hanyalah ilusi.


Namun bukan Leon namanya kalau dia tidak bisa memecahkan masalah yang tengah ia hadapi saat ini, Leon memutuskan untuk tidak menyerang lagi dan mencoba untuk bertahan sambil melihat bagaimana pola serangan Soul Reaper tersebut dan juga mencari kelemahannya.


Soul Reaper tersebut tiba-tiba menghilang dan muncul kembali di belakang Leon dengan sangat cepat, dia mengangkat senjatanya dan lansung menyerang Leon, Leon bisa merasakan adanya bahaya dari belakangnya secara refleks mengarahkan pedangnya ke belakang.


"TRANGG!!"


Leon menyadari hal tersebut dan lansung melakukan teleportasi secepatnya, kini Leon yang muncul di belakang Soul Reaper dan lansung menebaskan pedangnya namun lagi-lagi pedang Leon hanya melewati tubuh dari Soul Reaper tersebut.


"Tuan, sepertinya dia juga menguasai skill teleportasi tingkat tinggi" ucap Liona.


Sebelum di jelaskan oleh Liona, Leon sudah terlebih dulu mengetahui hal tersebut karena ia bisa melihat dari pergerakan Soul Reaper yang bisa hilang dan muncul kembali dengan kecepatan tinggi.


Pertarungan sengit keduanya membuat suasana hutan berubah menjadi mencekam, suara pedang yang beradu terdengar jelas menggema di seluruh hutan, namun hanya ada suaranya saja karena pertarungan mereka berdua sudah tidak bisa lagi di lihat dengan mata telanjang.


**


Di tempat lain, Ashley yang sedari tadi menunggu kedatangan Leon mulai merasa khawatir, pasalnya sudah sangat lama sejak Leon pergi bahkan Ashley juga telah selesai membersihkan diri di sungai namun Leon masih belum kembali juga.


"Kenapa kakak lama sekali" gumam Ashley.

__ADS_1


Dari kejauhan samar-samar terdengar bunyi dentingan pedang beradu yang menandakan bahwa tengah terjadi pertempuran di suatu tempat, Ashley yang merupakan jelmaan dari hewan suci tentu dapat mendengar suara tersebut dengan jelas dan lansung bergegas dengan cepat menuju ke arah sumber suara.


"Apa yang sedang bertarung itu kakak" gumam Ashley semakin khawatir.


Setelah beberapa menit menelusuri hutan dengan kecepatan tinggi Ashley akhirnya berhasil mencapai asal suara tersebut dan benar saja apa yang ia khawatirkan benar-benar terjadi ia bisa melihat dengan jelas bahwa saat ini Leon tengah bertarung dengan sosok hitam yang menakutkan.


"Kakak aku akan membantu" teriak Ashley.


Leon sedikit kaget saat mendengar suara Ashley, namun ia tidak menjawabnya karena saat ini dia sedang fokus pada pertarungannya.


"Ashley kenapa kau ada di sini?" tanya Leon di sela-sela pertarungannya.


"Aku ingin membantu" ucap Ashley.


"Tidak, kau tidak boleh membantu dan cepat pergi dari sini" kata Leon tegas.


Tentu saja Leon tidak mengizinkan Ashley membantunya, bukan karena gengsi atau apapun itu tapi karena ia tidak ingin orang yang paling ia cintai setelah ibunya terluka, meskipun jika berdua dengan Ashley akan kemungkinan Leon untuk menang menjadi besar namun dia tetap tidak ingin membahayakan Ashley.


Meskipun Ashley tidak ikut campur karena takut Leon marah namun tidak dengan Soul Reaper tersebut, ia menyadari kedatangan Ashley kemudian dia tiba-tiba menghilang dari pertempuran, Leon mengedarkan pandangannya untuk mencari dimana Soul Reaper tersebut akan muncul.


Tiba-tiba sebuah firasat buruk menghampiri pikirannya, Leon memutar pandangannya ke arah Ashley dan benar saja Soul Reaper tersebut muncul di belakang Ashley dengan senjatanya yang sudah siap menyerang Ashley.


"Ashley awas di belakangmu" teriak Leon.


Ashley lansung memutar tubuhnya ke belakang dia sangat kaget saat melihat sosok Soul Reaper dengan senjatanya yang sudah siap menebasnya, dan karena kaget Ashley malah terjatuh hingga ia terduduk di depan Soul Reaper tersebut, Ashley berteriak sambil menutup matanya karena takut dan saat senjata tersebut hampir mengenai Ashley Leon tiba-tiba muncul dan menahan senjata Soul Reaper itu dengan pedangnya


"Ashley cepat pergi dari sini" ucap Leon.


Mendengar suara Leon di depannya Ashley kembali membuka matanya dan lansung lari dari tempat tersebut, namun lagi-lagi saat Ashley sudah berhasil lari dari sana Soul Reaper itu menghilang lagi dan kembali muncul di depan Ashley.

__ADS_1


__ADS_2