
Hari itu Audy pulang sedikit terlambat karena dia memasak makan malam untuk Asaka dan Sho. Dia pulang membawa oleh oleh dari jepang yang di berikan Asaka padanya dan keluarga. Seperti biasa setiap 6 bulan Asaka dan Sho pergi ke jepang untuk pulang saat liburan semesteran Sho. Lalu ketika kembali dia akan memberi oleh oleh pada Audy dan keluarganya.
Begitu sampai di rumah, Audy terkejut karena dikejutkan oleh keluarganya yang menyambutnya dengan kue ulang tahun sambil menyanyi. Mereka selalu melakukan itu untuk satu sama lain tiap kali ada yang berulang tahun, tapi kali ini Audy sedikit terkejut karena mereka menjadikannya surprise. Dengan bahagia Audy meniup lilin.
"Makasih ya..." kata Audy senang.
"Selamat ulang tahun ya, semoga kamu selalu panjang umur dan bahagia..." ujar mama Audy sambil menyuapi Audy kue lalu memeluknya.
"Makasih ma..." jawab Audy
"Selamat ulang tahun anak papa," kata papa Audy menyuapinya kue lalu memcium pipinya.
"Selamat ulang tahun Dy," kata Sian agak kaku lalu menjabat tangan Audy.
"Thank you.." jawab Audy.
"Selamat ulang tahun Audy..." kata Dyana memeluk Audy lalu menyuapinya kue.
"Makasih..." kata Audy senang.
Usai makan malam bersama Audy kembali ke rumah Asaka untuk memberinya kue dan puding.
"Sho kesini, Audy bawa puding dan kue..." kata Asaka.
Sho datang lalu mengambil sendok dan makan beberapa sendok puding. Audy tau Sho sangat suka puding.
"Makasih Audy.."
"Audy terimakasih..." kata Asaka.
"Sama sama..." jawab Audy, "kalau begitu saya pulang dulu ya,"
"Iya hati hati," kata Asaka
"Hati hati ya," kata Sho melambaikan tangan
Kemudian Audy melambaikan tangan dan pergi.
13 hari kemudian adalah hari ulang tahun Sho, pagi pagi Audy pergi membeli kue untuk Sho. Dia membeli sebuah kue stroberi. Audy sangat bingung memikirkan hadiah apa yang harus dia belikan untuk Sho. Kemudian saat lewat di depan sebuah distro, Audy melihat sebuah baju kaos putih. Audy langsung membeli baju itu dan langsung membungkusnya di tempat.
Sampai di rumah bosnya Audy menghampiri Asaka yang sedang sarapan.
"Audy itu apa?" tanya Asaka.
"Saya beli kue untuk Sho. Sho dimana?" tanya Audy.
"Ohh terimakasih Audy... Sho masih di kamar mandi."
"Ohh ok," jawab Audy tersenyum lalu menyalakan lilin.
Sesaat kemudian Sho datang, Audy dan Asaka menyanyikan happy birthday untuk Sho. Sho sedikit terkejut, tapi dia tampak senang. Kemudian Sho mendekati Audy yang memegang kue ulang tahunnya, Sho segera berdoa lalu meniup lilin. Asaka segera memeluknya sambil mengucapkan selama ulang tahun. Kemudian Audy menjabat tangan Sho.
"Happy birthday Sho..." kata Audy tersenyum, "wish you all the best," (doa terbaik untuk kamu)
"Terimakasih Audy..." jawab Sho tersenyum.
__ADS_1
"Ini untuk Sho," kata Audy memberikan Sho hadiah.
"Ini apa?"
"Silahkan di buka."
Sho membuka bungkusan itu lalu mengeluarkan isi di dalamnya.
"Wahh bagus..." kata Asaka
Sho langsung mencobanya lalu melihat Audy, "Terimakasih Audy, ini bagus..."
"Sama sama..." jawab Audy.
"Audy pintar sekali, sangat pas." kata Asaka
"Saya simpan di kamar dulu ya," kata Sho.
Audy dan Asaka bersamaan mengangguk kemudian Sho pun pergi.
"Saya pikir Audy dan Sho cocok," ujar Asaka.
Audy hanya tertawa kecil. Dia berpikir Asaka salah bicara. Asaka memang sering salah bicara jadi dia pikir Asaka tidak bermaksud mengatakannya.
"Kenapa sihh salah bicaranya Asaka nyambung banget, selalu aja bilang gue sama Sho cocok, maksudnya dia mau bilang apa sebenernya, udah bertahun tahun tapi gue belum tau maksud sebenernya Asaka bilang gue sama Sho cocok itu apa.." gumam Audy dalam hati.
Mereka makan kue bersama, Audy juga membuat puding dan beberapa makanan lainnya untuk mereka.
"Yanan, lo diminta bawa wine ke kamar 404," kata Aldi teman Yanan.
"Kenapa gue?" tanya Yanan.
"Oke,"
Yanan pergi ke kamar 404 sambil membawa sebotol anggur dan gelas. Kemudian dia mengetuk pintu tiga kali.
"Come in!" teriak seorang wanita dari dalam.
Yanan membuka pintu lalu masuk, setelah dia di dalam dia kembali menutup pintu.
"Yanan!" kata Grace mengagetkan Yanan.
"Grace! You make me shock!" (Grace, kamu mengagetkan ku) kata Yanan.
Grace memeluk tangan Yanan lalu mengajaknya masuk ke dalam kamar tidur.
"Did you call me?" (Apakah kamu memanggilku) tanya Yanan.
"I did," (aku melakukannya) jawab Grace.
"Why?" (kenapa)
"Today's my birthday, I don't want to be alone, and... You're my boyfriend, so that's why," (hari ini ulang tahunku, aku tidak ingin sendirian, dam kamu adalah pacarku, jadi itulah mengapa)
"I don't have a present, but happy birthday..." (aku tidak punya hadiah, tapi selamat ulang tahun)
__ADS_1
Grace terlihat sangat senang, "you don't need to give me a present, you're here it's already enough..." (kamu tidak perlu memberi ku hadiah, kamu di sini itu sudah cukup)
"So... How do we celebrate your birthday?" (jadi bagaimana kita merayakan ulsng tahunmu)
Grace menarik tangan Yanan lalu menyalakan musik cukup keras dan mulai menari, Yanan melihat sebuah kue diatas meja lalu menyalakan lilinnya. Grace segera berdoa lalu meniup lilinnya kemudian menari lagi sambil makan kue dan minum. Kemudian akhirnya Grace mabuk, Yanan juga sedikit mabuk, mereka duduk di sofa saling bersandar kepala. Kemudian Grace bangun dan melihat Yanan. Dia terus memandang Yanan sambil sesekali berkedip.
"Why do you staring at me?" (kenapa kamu menatapku) tanya Yanan.
"Can I kiss you?" (boleh sku cium kamu) tanya Grace.
Meskipun sedikit terkejut Yanan juga tergoda, Yanan pun mencium Grace, Yanan benar benar tak memikirkan Audy sedikit pun dan berciuman dengan Grace sepuas hati. Grace kemudian duduk di pangkuan Yanan dan memegang leher Yanan lalu menciumnya lagi. Mereka terhanyut dalam ciuman malam itu.
Sedangkan di rumah Audy mengkhawatirkan keadaan Yanan karena menonton berita bahwa gelombang air laut sedang tinggi. Audy terus berdoa untuk keselamatan Yanan tapi Yanan malah menghianatinya. Audy pastinya benar benar tak menyangka.
Keesokan harinya, Rina sepupu Audy mengunjunginya ke tempat kerjanya sambil mencari wi-fi. Kemudian mereka sedikit mengobrol tentang mantan pacar Rina.
"Dy, lo masih gak pengen pacaran?" tanya Rina.
"Emang kenapa?"
"Gak papa, lo kan udah gede, masak jomblo terus..."
"Gue ada pacar kok!"
"Jangan bilang artis kpop lo itu?"
Audy hanya tertawa kecil.
"Udahlah berhenti aja ngefans sama kpop, gara gara mereka lo lupa dunia nyata..."
"Semakin lo minta gue berhenti, semakin sayang gue sama mereka..."
"Atau jangan jangan lo belum move on ya?"
"Dari siapa?"
"Yanan! Cinta pertama lo itu!"
"Gak kok... Lo tau kan gue gak bisa berada dalam hubungan, lo tau gue pacaran gak pernah betah, dari 5 mantan yang gue punya, yang paling lama tuh 10 hari yang paling singkat 3 jam." jawab Audy tertawa.
"Lagian kenapa sih lo gitu, padahal ada yang suka sama lo, jangan jangan lo masih suka beneran ya sama Yanan."
"Apa sihh..." gumam Audy.
"Kalo lo suka dia, kejar aja! mumpung dia udah putus kan!" kata Rina.
"Hhhhh udah ah jangan ngomongin itu..."
"Btw bukannya Yanan udah 8 bulan ya berangkat,"
"Kalo gak salah akhir bulan ini dia balik."
"Lo lok tau? Cie..."
"Mamanya yang ngasih tau.. Apa sih!"
__ADS_1
"Gue kira lo chat sama dia.."
"Gak..." ujar Audy malu malu.