Love Diary Rendi

Love Diary Rendi
Hadiah Cinta Suci


__ADS_3

Ahirnya memang aku berpacaran dengan Putry tetapi kisahnya pun masih berlanjut walapun jarakku jauh dari Putry, masih ada yang namanya halangan didalam hubungan,


(selain rindu ya)


aku tetap selalu setia dan gak akan putuskan pacar pejuanganku ini, harapanku cinta abadi, saling menjaga satu sama lain, dan pastinya harus memahami keadaan dan kondisi masing masing.


Masalahnya karena beda kota pastinya ada yang namanya mendua dalam pacaran, hal itu aku anggap wajar, aku faham betul kondisi dan situasi seperti ini pastinya akan terjadi, karena wanita itu butuh pendamping (menjaganya dari hal yang berbahaya) karena itu aku juga harus rela Putry dengan pria baik lainya.


Saat aku di Jakarta


Putry mendapat teman baru yaitu adik kelas sekolahnya, dia juga adik kelasku berbeda 2 tahun lebih tua dari Putry, kejadianya sih simpel dia berkenalan dan pacaran, ya sekitar satu bulan dia mendekati Putry dan mencari tau tentang Putry, didalam hati Putry juga gak mau menduakan aku tapi cowok itu memaksa Putry untuk jadi pacarnya, sekali lagi aku relakan cintaku padanya, karena aku percaya kepada Putry bisa memilih cowo yang baik, (aku juga perluh ada orang baik yang melindungi Putry disaat ku diluar kota)


“TAK TAK TAK TAK!!” Bel pulang sekolah berbunyi karena dulu di kampungku masih menggunakan babu gantung (pentungan) jadi bunyinya seperti itu,



Putry dihampiri Andi,


Andi sepertinya orang yang baik, berbeda jauh dari Rja hanya sikapnya yang memaksa dan masih lugu, ahirnya Putry mau berteman denganya.


"Hai Put," sapa Andi yang tiba-tiba masuk kekelas Putry,

__ADS_1


"EH hay juga" jawab sapa Putry yang sedang merapihkan barang barang Sekolahnya,


"mau pulang bareng aku?" ajakan Andi pulang kepada Putry


"maaf aku tak ada waktu mungkin lain kali" kata Putry


“boleh aku bantu Put? aku kan sudah tau banyak tentangmu” tanya Andi sambil membantu membereskan buku Putry yang berserakan dimeja,


“iya memangnya kenapa?”tanya Putry yang terburu buru ingin pergi pulang sendiri


"ya aku pengen kenalan aja sama kamu lebih dekat" jawab Andi dengan wajah malu malu kambing


"tolong apa Put?" taanya Andi kepada Putry,


"aku piket hari ini namun lupa Papan Tulis belum aku bersih kan dan aku juga harus memberikan Buku Absen Sekolah yang tertinggal dimeja ibu guru" jawab Putry


"oh gitu aku akan bersikan Papan Tulis kamu serahkan Buku Absen itu sebelum bu guru pulang" jawab niat baik Andi membantu Putry dalam kesibukanya,


(mencari kesempatan dalam kesempitan)


dan ahirya Putry dan Andi pulang bersama, Sambil berjalan bersama dia berbicara bersama,

__ADS_1


"Putry Salah gak sih aku suka sama perempuan?"Tanya andi sambil melihat Putry


"gak salah sih kan kamu kan cowok masa suka sama cowok" jawab Putry sambil fokus saja berjalan


"tapi aku suka sama kamu Putry" Jawab andi tampa basa basi berbicara seperti cowok sejati


"hah!! kita kan baru banget kenal, jawab bagai mana aku percaya kamu baik?" Tanya Putry sambil menatap Andi


"aku janji tak akan membuat masalah dan kamu bisa menilaiku sendiri tentangku, tapi jangan berfikir aku jahat" jawab Andi yang sebenarnya ada maunya.


Putry pun Terdiam sejenak memikirkan takut kejadian Rja keulang lagi (Flasback)


“aku mencintaimu Put mau kah jadi pacarku?” tanya andi yang blak blak bilang cinta kepada putry


“Mmm memang sih kamu baik tapi aku gak bisa langsung terima kamu Andi” Jawab Putry yang masih sayang kepadaku dan Menghargai Andi yang sudah baik kepada Putry


“kalo gitu besok saja jawabnya?” kata andi yang menggerti kalo cinta juga butuh waktu


“iya terimakasih ya udah menggerti aku” Jawab Putry dan tersenyum palsu kepada Andi.


Mereka Berdua jalan dan cangung tak ada obrolan sampai rumah, Putry yang binggung mau cerita ke siapa karena di jaman ini handpone itu tak ada, telefon rumah pun hanya orang tua yang boleh pegang, (belum ada android seperti jaman Sekarang ya), mungkin ada telepon seluler Tapi itu sangat mahal dan masih jarang orang yang punya di kampungku.

__ADS_1


__ADS_2