Love Diary Rendi

Love Diary Rendi
Hadiah Cinta Suci bagian 2


__ADS_3

Hanya aku yang bisa membuat sang Putry tersenyum kembali, kebetulan ibuku sedang menelfon ibu Putry, karena khawatir kepada nenek ibuku menelfon rumah Putry untuk tanya kabar nenekku, Putry pun meminjam telfon untuk menanyakan kabarku


“asallamuallaikum aku pulang !!” kata Putry yang baru sampai rumahnya dan merapihkan barang bawaanya


“haha iya nih anak ku baru pulang kak!!” kata ibu Putry yang sedang menelfon ibuku


"itu telfon dari siapa mah?” tanya Putry yang menghampiri mamahnya yang sedang menelfon


“aah tentu dari calon mertuamu Put” jawab ibu putry senyum ngeledek putry


“hah!! tante yati kah?” tanya Putry yang gembira sambil merebut telfon ibunya


“halo,ibu bagimana kabar Rendi bu?” tanya Putry kepada ibuku


“eeeh Putry kok tanya Rendi gak tanya tante?" balas tanya ibuku


"hehe maaf bu aku gerogi jadi" jawab Salting Putry kepada ibuku,


"Rendi lagi sekolah nak, ada apa rindu ya” jawab ibuku sambil berbohong sedikit kepada Putry


“emm iya bu, putry kangen sama Rendi” jawab putry sambil tersenyum malu malu kucing


“Halo dengan MCD ada yang bisa saya bantu?” Tanyaku yang menghibur Putry yang sedang Rindu kepadaku


“kamu jahat gak inget aku” jawab Putry “ya inget lah sayang” jawabku


“EH, iyah Ren, aku mau tanya Ren, tadi ada yang nembak aku Ren?” kata Putry kepadaku

__ADS_1


“benarkah?? Siapa Namanya? Kamu terima gak” tanyaku yang penasaran


“Namanya Andi, Tapi aku belum jawab Ren” jawab Putry yang labil dalam hatinya


“Sepertinya aku pernah dengar nama itu, kayaknya lebih ganteng dari aku" jawab ku yang Bercanda


"ihh serius Ren, bagimana ini?" tanya Putry kepadaku yang sedikit serius sambil tertawa kecil


"iya itu urusan kamu deh, mau apa gak?" tanyaku kepada Putry yang pasrah dengan keadaan


"aku kan udah punya kamu Ren?" tanya Putry yang masih labil dalam hatinya karena tak mau menduakanku


"tidak apa sayang, yang penting kamu bisa menjaga diri, karena kau gak ada di dekatmu” Jawabku yang pasrah karena aku tak mungkin kekampung lagi karena aku harus menambah ilmuku di jakarta,


“Menurutku dia baik Ren dan gak kaya Rja” Jawab Putry yang Flasback kepada cerita Rja


“udah ya aku Lelah baru pulang sekolah, kamu juga istirhat jangan lupa ya waspada saja jangan sampai terjadi masalah lagi” kataku yang menyarankan kepada Putry lebih waspada kepada Andi


Dan karena kita jauh ahirnya Putry pun menerima Andi,mereka sama sama suka aku terpaksa harus mengalah dan Putry harus di jaga oleh orang lain,


Keesokan harinya jam istirahat Andi menghampiri putry dan bertanya lagi kepada putry,


“benarkah ? aku gak mimpi kan kamu terima jadi pacarku” kata Andi yang senang


“karena kamu udah baik sama aku jadi kamu aku terima, asal jangan macam macam ya” jawab Putry


“aku masih gak percaya put” kata andi yang tak percaya kalo Putry menerimanya

__ADS_1


“kalo gak percaya yaudah kita gak jadi pacaran” jawab Putry sambil jalan mencari makan kekantin


“eh jangan gitu dong Put, aku kan inginya tulus sama aku” kata Andi yang mengejar Putry


“ya sudah kamu harus terima sikapku yang kaya gini” kata Putry sambil jajan dikantin


“okeh Terimakasih ya Put” kata Andi “iya sama sama Andi” jawab Putry,


mereka berdua pun resmi berpacaran tapi Putry tak yakin dan membohongi dirinya sendiri, menyembunyikan aku yang menjadi pacar jauhnya.


Dan Tiba liburan sekolah


ini awalnya aku bertemu dengan Andi, kisahnya ditempat makan dekat pasar, putry sedang asik di jalan dengan


Andi untuk membeli makan di dekat pasar seperti pacaran biasa mereka makan dan jajan dan masalah pun terjadi disana,


Bintang dan


preman pasar itu datang menghampiri putry


“Hai kamu gak boleh lama lama makan disini!!” husir preman itu kepada putry dengan wajah


seramnyam,


“Memangnya ada apa? Kok kami dihusir?” Tanya putry


“eh kamu kan yang sama laki laki itu ya?” tanya preman itu

__ADS_1


“eh kamu minta uang ke aku kan? Ini aku bayar” tanya andi


“eh iya aku baru ingat iya kan dia preman yang curi dompet bintang kan?” tanya Putry


__ADS_2