
Krekkk...
suara pintu terbuka
"Kevin gimana? kamu udah berhasil bunuh Frans?" tanya Intan
"Beres! hal kecil semacam itu bukan hal sulit yang perlu di takutkan" jelas Kevin
"Hahahahaha... Frans mati? Iya benar Frans udah mati hahahahaha....
Tapi ,tapi Frans itu cinta pertama ku dan sekarang dia harus mati😭 Ini semua gara gara wanita sialan itu
Kekasih ku sekarang mati 💔 " Aca yang terus berteriak sambil menangis dan terkadang juga tertawa
"Sayang tenang lah,bukan kah ini hal yang bagus. Sekarang kita hanya perlu menyingkirkan wanita itu. Dan kamu? kamu akan hidup bahagia dengan orang lain yang lebih baik" ucap ibu Intan yang berusaha menenangkan nya
"Oke Kevin tugas selesai, ini bayaran kamu
ingat untuk tak bicara omong kosong kepada siapa pun" jelas ibu intan sambil melempar uang
~Di rumah Frans~
drrrtttt drrrtttt drrrtttt
.....
"Halo Frans* kenapa ya?" tanya Aca
"Ca😭" Frans yang masih menangis tak dapat melanjutkan kata kata nya
"Frans kamu nangis? kamu kenapa Frans cerita ke aku jangan bikin khawatir gini dong" teriak Aca
"Papa ca papa,papa ku😭"
"Iya papa kamu kenapa ,kamu tenang dulu
__ADS_1
sekarang aku tanya papa kamu kenapa?" tanya Aca
"Papa meninggal Ca, papa dibunuh orang
😭😭😭😭" jawab Frans
"Frans kamu nggak bencana kan?" tanya Aca dengan syok
Frans tak bisa menjawab pertanyaan Aca,ia hanya diam saja sambil terus menangis terisak isak
"Frans denger,kamu yang tenang sekarang juga aku kesana" jelas Aca dengan tergesa gesa pergi ke rumah Frans
#Ketika di jalan menuju rumah Frans, Aca bertemu dengan Kevin. Kevin pun merasa puas dan menahan tawa nya melihat Aca menangis. Ia mengira bahwa Aca menangis karena telah mengetahui kematian Frans
"Aca" teriak Kevin sambil melambaikan tangan nya
"malem malem gini mau kemana,aku anterin aja ya bahaya cewe jam segini keluar" rayu Kevin
"Kevin
#Selang beberapa saat mereka telah sampai di rumah Frans,keadaan disana begitu mencekam.
"Frans..." teriak Aca
"Frans?" Kevin merasa syok mendengar Aca memanggil nama Frans. Ia sontak menengok
"Frans😲 Dia ..dia masih hidup? Lalu siapa yang di mobil tadi? siapa yang di bunuh Leon?
Ngga mungkin, ini ngga mungkin " Kevin segera pergi menjauh dengan fikiran kosong
Drrrtttt drrrtttt drrrtttt...
"Ayolah Intan angkat telfon nya" ucap Kevin dengan panik
"Halo,kenapa lagi ganggu banget malem malem nel..." intan yang belum menyelesaikan ucapan nya
__ADS_1
"Frans masih hidup" ucap Kevin
"Apa, kau pasti becanda" teriak Intan yang akhirnya tersadar dari tidur nya
"Dasar bodoh apa sebenernya yang terjadi
Kalo Frans masih hidup lalu siapa yang kau bunuh? Kau tau,aku membayar mu bukan untuk melakukan hal bodoh semacam ini" tanya Intan dengan panik
Tanpa sadar ternyata ayah intan sedang berada di pintu ,Ia merasa syok atas apa yang di dengar nya. bahkan ia tak menyangka anak tersayang nya akan melakukan hal kejam seperti ini
"Aku juga ngga tau, bahkan aku tak mengerti situasi macam apa ini, arggghhh" teriak Kevin sambil menjambak rambut nya sendiri
Sementara di tempat lain Leon sedang berpesta menghabiskan uang hasil membunuh ayah nya sendiri. Ia bahkan tak menghiraukan suara telfon yang sedari tadi berbunyi
Drrrtttt drrrtttt drrrtttt...
"Halo Aca kenapa malem malem gini nelfon? kamu belum tidur ha?" tanya Sasya sambil mengucek mata nya
"Sasya dengar kan aku, aku sekarang lagi ada di rumah Frans. Ayah nya meninggal dan menjadi korban pembunuhan" jelas Aca
"Apa?" Sasya sontak terbangun dari tempat tidur nya
"Bagaimana itu bisa terjadi?" tanya Sasya
"Ntah lah,kasus ini masih dalam penyelidikan
oh iya aku nelfon kamu buat minta tolong izinin aku besok ngga masuk sekolah.
Aku disini lagi berusaha nenangin Frans . Mama nya dari tadi pingsan belum bangun, sedangkan adik nya belum ada kabar" jelas Aca
"Baik lah Ca kamu hati hati ya" jawab Sasya
Keluarga adalah rasa bahagia yang tak akan sirna, tempat yang nyaman untuk berbagi canda tawa dan suasana terbaik yang pernah ada.
Keluarga adalah kompas yang membimbing kita. Mereka adalah inspirasi untuk mencapai ketinggian yang luar biasa dan kenyamanan saat kita sesekali goyah
__ADS_1