

di tempat lain
Malam hari tepat pada pukul 01.00 terdengar suara orang berbicara di sebuah rumah tua,terlihat dengan jelas bayangan dua wanita yang berdiri dengan rambut panjangnya yang terurai..
"Sial, kemana bocah itu? Ini bahkan sudah lebih dari jam 12 malam. Dasar brengsek tak tau di untung" ucap salah satu wanita tersebut.
"Tenang lah sayang,segala sesuatu yang besar membutuhkan sedikit pengorbanan"
(siapa mereka? Intan dan Ibunya)
krek...
suara pintu terbuka
"Hay, ternyata kalian udah datang duluan ya
mengagetkan saja" ucap seorang pria sambil menyalakan rokok nya
"Siapa nama mu?" tanya Intan
"Kau bisa memanggilku Kevin" jawab nya
"Baik Kevin dengar kan baik baik apa yang akan aku sampaikan. Jangan menjadi orang bodoh yang melakukan semua hal semau mu sendiri" ucap ibu Intan.
~tik..tok..tik..tok..
lebih dari satu jam mereka berunding~
"Baik,apa yang akan kita lakukan sudah kita bicarakan. Dan kau Kevin,lakukan tugas mu dengan benar" jelas ibu intan
"Hey bodoh,kau tidak mendengarkan ibuku bicara ha,jawablah. Dasar idiot" ucap Intan
"Berhenti memanggilku bodoh atau akan ku patahkan leher mu" jawab Kevin
"Ah sudahlah,Kevin kau boleh kembali dan
ingat untuk memulai rencana besok, jangan membuat kesalahan apa pun" ucap ibu Intan
~Kevin pun pergi dari tempat itu~
"Bu, apakah anak bodoh itu dapat di percaya
melihat tampang nya saja jelas dia orang bodoh yang tak bisa di andalkan" ucap Intan dengan sinis
"Ibu telah mengenal nya sejak lama, dia pasti bisa melakukan pekerjaan ini dengan baik" jelas ibu Intan
pagi hari
drrrtttt... drrrtttt...
Dddrrrttt....
"Halo Frans,kenapa?" tanya Aca
"Halo sayang,maaf hari ini aku gabisa jemput kamu mendadak papaku sakit jadi aku harus bawa ke rumah sakit" jawab Frans
__ADS_1
"Papa kamu sakit apa? kamu harus cepet bawa papa kamu ke rumah sakit,aku bisa kok berangkat sendiri kamu ati ati ya" jelas Aca
"Iya makasih ya udah ngertiin lain kali aku janji bakal jemput kamu. Bay sayang" ucap Frans
~Aca akhirnya memutuskan untuk berangkat sekolah menaiki bus.
Skip..
sore hari sepulang sekolah Aca dan Sasya pergi ke mall bersama. Tetapi Sasya harus pulang terlebih dahulu karena ada suatu kepentingan~
"Astaga Ca aku lupa kalo aku harus ikut nganterin kakak ku ke bandara, dia mau pindah ke luar kota ikut suaminya .
sorry banget ya ga bisa nemenin" jelas Sasya dengan sedih
"Dasar,tau gitu mending kita pergi besok aja Sya. Yaudah deh sana cabut gapapa kok" ucap Aca
~Aca akhirnya menghabiskan waktu sendirian di mall tersebut~
"Duh laper, cari makan dulu lah" ucap nya
Setelah mendapatkan makanya Aca pun pergi mencari tempat duduk, waktu itu keadaan memang sangat ramai
Beberapa saat kemudian...
"Permisi,maaf tempat nya penuh dan hanya disini yang masih kosong. apa aku boleh duduk disini" ucap seorang pria
Aca pun melihat pria tersebut
"Silakan,duduk lah" jawab Aca
"terimakasih,oh iya nama ku Kevin. siapa namamu?" tanya nya sambil mengulurkan tangan
"Boleh aku mengantar mu pulang?anggap saja sebagai tanda terima kasih karena telah mau berbagi tempat bersama ku" tanya Kevin
"Terimakasih tawaran nya,tapi itu bukan hal besar aku bisa pulang sendiri" jawab Aca
"Baiklah" ucap Kevin sambil tersenyum
"Oh maaf ada sesuatu yang menempel di wajah mu" jelas Kevin sambil memegang pipi Aca
Aca dengan spontan menarik kepala nya
"Terimakasih aku bisa melakukan nya sendiri" jelas Aca
cekrek-cekrek!
ada seseorang yang memata matai mereka dan diam diam mengambil foto.
Skip.
~malam hari di rumah Frans ~
drrrtttt... drrrtttt...
"pesan baru? nomor siapa ini ga jelas banget
ngirim apaan coba?" sebuah pesan baru di handphone Frans.
__ADS_1
Frans pun langsung membuka pesan gambar tersebut, ia begitu syok setelah melihat nya

"Aca.." teriak Frans
"Ya benar ini Aca,siapa laki laki ini , apa yang mereka lakukan? kenapa terlihat begitu mesra?" ucap Frans dengan marah
Frans pun langsung menelfon Aca dengan tergesa gesa
Drrrtttt...
drrrtttt... drrrtttt....
"Halo Frans kena..." ucap Aca yang belum selesai berbicara
"Apa yang kau lakukan, aku hanya tak menepati janji ku sekali dan kau selingkuh di belakang
wanita macam apa kau ini?" Tanya Frans
"Wanita macam apa aku ini? apa yang sedang kau bicarakan aku tak mengerti sama sekali?" tanya aja dengan bingung
tringg.. (satu pesan diterima)
Aca pun sangat kaget melihat foto ia dengan Kevin yang sedang makan bersama di mall
"Frans dengarkan aku ini tak seperti yang terlihat. aku bahkan baru mengenal dia tadi di mall aku bener bener gatau apa apa ini fitnah kamu harus percaya sama aku" Aca yang berusaha menjelaskan
"Mana ada maling yang mau ngaku
aku juga tau kamu nggak akan ngaku kalo udah selingkuh kan, aku bener bener nggak nyangka Ca kamu ternyata gini di belakang aku. padahal aku bener bener sayang sama kamu" jawab Frans
"Frans aku berani bersumpah aku beneran nggak ada hubungan apa apa sama Kevin" ucap Aca
"Kevin? hahaha
kau bahkan udah tau nama nya dan terus bilang nggak kenal,luar biasa" jelas Frans
"Oke aku emang kenal sama dia dan itu pun baru tadi tapi aku beneran nggak ada hubungan apa apa sama dia" jelas Aca
"Udah lah Ca aku kecewa sama kamu" ucap Frans
"Frans kamu harus percaya sama aku,
aku..."
tutttt...tutttt...tutttt (Frans mematikan telfon nya)
"Frans.. halo Frans" teriak Aca sambil menangis
"Apa yang terjadi,siapa yang mengirim foto ini
aku bahkan baru kenal Kevin tadi sore
pasti ada orang yang fitnah aku,tapi siapa?
Sudahlah siapa itu ngga penting, yang penting aku harus buktiin ke Frans kalo aku nggak selingkuh" ucap Aca
__ADS_1
“Kamu yang mengajariku akan indahnya jatuh cinta. Kamu pula yang mengajariku betapa sakitnya patah hati.”
💔