
Aca Claudia Saputri,
gadis berdarah sunda yang datang ke Korea demi menemui sang tunangan yang tiba-tiba menghilang selama beberapa bulan. Pergi tanpa persiapan apapun dan rela meninggalkan orang tua nya di Indonesia.
Beruntung ia bertemu dengan Bryan dan Grace yang sangat baik kepada nya.
Mereka bahkan mau mencarikan Aca tempat tinggal dan pekerjaan.
"Aca, kau sudah siap bekerja?" tanya Grace
"Iya kak, tapi aku merasa gugup. Karna selama ini aku sama sekali tidak memiliki pengalaman kerja."
"Dimana Bryan?" tanya Aca
"Dia susah berada di lokasi pemotretan. Tugas mu disana adalah menyiapkan pakaian yang akan digunakan oleh para model." jelas Grace
"Ya baiklah kak aku mengerti, aku tidak akan mengecewakan mu."
Skip
Di lokasi.
"Sial, kenapa para model sekarang sangat tidak profesional. Bagaimana bisa mereka mengingkari janji pada hari yang telah di tentukan. Ah menyebalkan, cepat carikan model pengganti sekarang juga. Aku tidak mau menunda syuting ini lagi. Tapi ingat, jangan sembarang memilih model." teriak seorang sutradara.
Disaat bersamaan Grace dan Aca telah sampai di lokasi.
"Kak Grace?" teriak Bryan sambil melambaikan tangan
Mereka berdua pun segera menghampiri nya.
"Ada apa, kenapa sutradara begitu marah?" tanya Grace
"Seperti biasa, Hana membatalkan janji hanya karna urusan pribadi."
"Heh dasar. Hana Kim adalah artis yang sangat berbakat, tapi sayang sifat nya sangat buruk. Lalu apakah mereka sudah menemukan model pengganti?" tanya Grace
"Belum, para crew sedang berusaha mencari model pengganti. Ah baiklah kak, pemotretan ku sudah selesai. Aku akan istirahat." ucap Bryan
"Ya baiklah."
"Oh iya, Aca ngapain disini?" tanya Bryan
"Aku akan bekerja disini." jawab Aca
"Ya, aku menyuruh nya untuk membantu di bagian fashion. Aku rasa dia akan bosan jika harus terus-menerus berada di rumah." jwlas Grace
"Kak, kenapa kita tidak mengajukan Aca sebagai model pengganti nya?"
"Tidak tidak, aku tidak pernah melakukan hal seperti itu." jawab Aca
"Benar, Aca kau pasti bisa. Disini kau hanya berpose sesuai arahan. Dan lihat, penampilan mu sangat sempurna. Aku yakin mereka tidak akan menolak mu." kata Grace
"Tapi kak aku...."
"Tidak ada tapi-tapian, ikutlah dengan ku!" ucap Bryan
Bryan menarik tangan Aca dan membawa nya menemui sutradara tersebut.
"Pak Gyunje, aku telah menemukan model pengganti yang cocok untuk pemotretan kali ini." ucap Bryan
"Wow, sempurna. Dari agensi mana kau sebelum nya berasal?" tanya sutradara tersebut dengan penuh rasa kagum
"Ah tidak, aku hanyalah orang biasa. Aku sama sekali tak memiliki pengalaman kerja." jawab Aca
"Perfect! segeralah bersiap, aku menerima mu bekerja disini."
"Tapi...."
"Baiklah pak, terimakasih. Aca ayo bersiap." ajak Bryan
"Bryan tunggu, aku belum menyetujui pekerjaan ini." ucap Aca
"Lalu apa kau akan menolak?"
"Ah aku tidak tau." jawab Aca
"Aca dengar, ini adalah kesempatan yang langka. Hanya dalam sehari kau bisa menghasilkan uang yang banyak. Dan lagipula ini adalah pekerjaan yang mudah." jelas Bryan
__ADS_1
"Tapi aku sama sekali tak bisa berpose."
"Tenanglah, ada crew yang bertugas untuk mengarahkan mu nanti."
"Bryan, bagaimana?" tanya Grace
"Aca akan menjadi model pengganti itu kak, tolong bawa dia ke ruang ganti." jawab Grace
"Wah benarkah, Aca sangat luar biasa."
"Ah terimakasih." ucap Aca dengan malu-malu
Beberapa saat kemudian Aca telah keluar dari ruang ganti dan bersiap untuk melakukan pemotretan. Semua mata tertuju kepadanya, kecantikan bagai dewi yang nyaris sempurna."
"Astaga dia terlihat sangat cantik."
"Kau benar, bahkan Hana Kim tak ada apa-apa nya dibanding dia."
"Iya benar, dia terlalu sempurna."
Bisik-bisik para karyawan disana, yang memuji kecantikan Aca.
Bryan pun bengong karna terpesona dengan Aca, ia sama sekali tak bisa mengedipkan mata nya walau sedetik saja.
"Oke Aca kau siap?" tanya pak sutradara
"Aku siap. Lalu apa yang harus aku lakukan?" tanya nya
"Kau hanya perlu berpose mengikuti arahan. Oh iya, pemotretan kali ini cukup memakan waktu yang lama karna harus berganti beberapa pakaian."
"Baiklah pak aku mengerti."
"Baik, ayo semua semangat. Kita mulai sekarang." teriak sutradara tersebut
__________________________________________
"Dengar, kau hanya perlu menengok ke arah kamera secara spontan setelah aku menghitung sampai 3."
"Baik aku mengerti." jawab Aca
"Oke siap, satu... dua.. tiga.. cekrek."
"Satu.. dua.. tiga..cekrek!"
"Oke good, ganti pakaian nya sekarang!"
"Ah maaf, pakaian ini bukankah terlalu terbuka?" tanya Aca
"Tenanglah, pakaian ini sudah memenuhi standar. Kau tak perlu menghadap kamera. Cukup perlihatkan punggung dan rambut mu."
"Oke siap? satu.. dua.. tiga.. cekrek!"
"Kerja bagus, ganti lagi pakaian nya. Tolong perlihatkan sedikit aura seksi pada make up nya."
"Oke nice, satu.. dua.. tiga.. cekrek!"
"Oke ganti baju lagi, cepat-cepat."
"Siap Aca? satu..dua..tiga.. cekrek!"
"Bagus, oh iya Aca. untuk baju terakhir ini berpose lah secara natural. Aku ingin memberikan kesan yang nyata untuk para penggemar, kau mengerti?"
__ADS_1
"Iya pak aku mengerti." jawab Aca
"Luar biasa, dengan pakaian apapun kau terlihat sempurna. Baik mari kita mulai.
Satu.. dua.. tiga.. cekrek!"
"
"
"Perfect! Your look so beautiful." puji sutradara tersebut
"Iya benar, dia sangat cantik. Mungkin dia adalah jelmaan dari bidadari."
"Aku rasa begitu."
Semua orang disana membicarakan Aca atas keberhasilannya.
"Aca, kamu terlihat sangat sempurna." puji Bryan
"Terimakasih, aku rasa kamu terlalu berlebihan." jawab Aca tersipu malu
"Baik Aca, kau pasti lelah karna seharian bekerja. Segeralah berganti pakaian dan kita akan makan bersama-sama." ucap Grace
"Baik kak, aku pergi dulu."jawab Aca
"Grace, kemarilah sebentar." panggil sutradara tersebut
"Kau tau kan semua anak baru disini harus memiliki satu foto yang menjadi cover untuk identitas mereka?"
"Saya tau pak, lalu apa yang bisa saya bantu?" tanya Grace
"Bantu aku memilih foto Aca."
"Lihat, bagaimana jika yang ini?" tanya sutradara tersebut
"Ah aku sulit untuk memilih nya, semua terlihat sempurna tanpa celah." ucap Grace
"Ya kau benar, itulah sebab nya aku meminta bantuan mu."
"Bagaimana dengan yang ini pak, Aca terlihat cantik dan misterius dari samping. Warna rambut, make up dan pose nya juga sangat sempurna. Saya rasa semua orang akan penasaran dengan wajah Aca." jelas Grace
"Ya kau benar, bahkan aku yang sudah melihatnya masih terus merasa penasaran setelah melihat foto ini. Oke deal, kita akan gunakan foto yang ini."
____________________________________________
Setelah pemotretan selesai semua orang disana masih terus membicarakan Aca. Bahkan seorang produser berniat untuk mengajak nya bekerja sama untuk menjadi seorang aktris.
"Halo nona Aca, saya telah melihat hasil kerja anda tadi dan berniat mengajak anda untuk masuk ke dunia entertainment. Apakah anda tertarik?"
"Maaf pak saya tidak bisa. Tujuan saya datang kemari bukan untuk ini, tapi ada urusan lain." jawab Aca
"Tapi nona...?"
"Maaf, sekali lagi saya biknh saya tidak bisa. Baik terimakasih atas waktu nya, saya permisi dulu." ucap Aca
"Teman-teman, terimakasih untuk hari ini. Senang berkenalan dengan kalian, aku pergi dulu. Sampai jumpa." Aca berpamitan dengan semua orang disana
"Bye Aca...."
"Xie-xie Aca. Lihat lah, aku rasa dia memang dewi yang turun dari langit."
"Ya kau benar!"
("Huhh... baru kerja sehari rasanya udah capek banget. Aku makin salut dengan para idol yang bekerja keras setiap hari." batin Aca)
"Aca, kau sudah bekerja keras hari ini. Ayo kita pergi makan." ajak Grace
"Bryan dimana, tidak ikut?" tanya Aca
"Ya, dia masih ada pekerjaan lain."
"Baiklah, ayo kak Grace kita pergi."
__ADS_1
∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆