
#PART 16
Ruangan itu terdengar ramai akibat canda tawa dari keluarga itu, mereka mulai merasakan kemabli hangatnya keluarga setelah sekian lama. Setelah sarapan, mereka berkumpul di ruang keluarga karena Jade ingin mengatakan sesuatu yang penting.
“ada apa boy? Kenapa kita semua dikumpulin di sini?” Tanya Teddy
Jade berjalan ke arah para pembantu dan menarik kasar tangan Siska hingga dirinya jatuh tersungkur di lantai, tentu saja hal itu membuat semua orang terkejut.
“mulai besok kau dibebas tugaskan Siska dan jangan pernah lagi kau menginjakkan kakimu ke rumah ini” dingin Jade
“tunggu ada apa ini Jade?” tanya Diana
Jade menatap Siska dengan dingin lalu menceritakan semua permasalahannya yang dialaminya selama ini.
#Flashback On#
Jade membuka matanya ketika merasakan wajahnya di belai oleh seseorang, dan seketika dirinya terkejut keitka mendapati seorang wanita yang duduk di hadapannya sambil membelai lembut wajahnya.
“apa yang kau lakukan?” seru Jade
Seolah tak mendengar apa yang dikatakan oleh Jade wanita itu malah semakin berani dan menaiki ranjang dengan membuka sedikit kancing pakainnya untuk menggoda pria di hadapannya.
“SISKA! Beraninya kau!” Teriak Jade kepada pelayan wanita yang tak lain adalah Siska
“apakah kau tahu Tuan? Aku telah mencintaimu dari awal kita bertemu, setelah kau menyelamatkanku waktu itu aku telah memutuskan untuk memilihmu menjadi pendamping hidupku”
__ADS_1
“Setelah kau mendengar keluargamu membutuhkan seorang pelayan, aku bergegas untuk mendaftarkan diri dan itu semua hanya untukmu Jade”
“menolong orang sudah menjadi kewajibanku” seru Jade
“ Apakah kau tidak pernah mempunyai perasaan sedikitpun padaku? Aku rela menjadi istri keduamu Jade, asalkan itu bisa membuatku untuk bersamamu setiap waktu” Jelasnya sambil merengkuh pria di hadapannya dan menelusupkan tanganya di balik kaos putih yang dipakai oleh Jade
Dengan cepat, Jade memegang tangan di dadanya itu dan mendorong tubuh wanita itu dari atas tubuhnya sehingga jatuh dari ranjang.
“ingat posisimu di rumah ini Siska!”
“kenapa? Kenapa kau lebih memilih wanita j*l*ng itu-“ belum sempat menyelesaikan perkataannya, Siska dibuat terkejut dengan kata – kata yang diucapkan oleh Jade
“CUKUP! Sekali lagi aku mendengar kau menghina istriku, aku akan mempercepat ajalmu” ancam Jade sambil melangkahkan kakinya ke kamar mandi.
Siska hanya diam termenung di atas lantai yang beralaskan karpet bulu tersebut, sakit...hatinya terlalu sakit untuk menerima semua ucapan yang dilontarkan oleh tuan mudanya itu.
#Flashback off#
Semua orang yang ada di sana dibuat ternganga dengan penjelasan Jade, kecuali Siska yang tengah berlutut memohon belas kasihan dari orang – orang di sana.
“maafkan saya Tuan, saya janji tidak akan bertindak gegabah lagi” pinta Siska sambil memegang kedua kaki Jade lalu berpindah ke hadapan sang Nyonya besar pemilik rumah.
“nyonya, maafkan saya. Saya mohon jangan pecat saya nyonya”
Mereka yang berada di dalam ruangan itu hanya diam tak bergeming, mereka seakan tak percaya dengan kelakuan Siska. Semua mata menuju ke arah Jean yang berdiri dari duduknya dan mendekati Siska.
__ADS_1
“bangunlah” kata Jean sambil membantu Siska berdiri
“maafkan saya nyonya” ucap Siska dengan menggenggam erat kedua tangan Jean
“bisakah kita memaafkannya nek?” tanya Jean membuat semua orang kebingungan
“hufft baiklah, saya memaafkanmu atas dasar kebaikan cucu menantu saya Siska. Tapi saya tidak bisa membiarkanmu untuk bekerja di sini lagi. Kemasi barang – barangmu dan keluarlah dari rumah ini!” tegas Miya
“ba-baik Nyonya Besar” dengan berat hati Siska melangkahkan kakinya menuju kamarnya untuk mengemasi barang.
Lihatlah wajahnya yang sok polos itu. Dasar siluman rubah!
Umpat Siska dalam hati*
Ting!
Sebuah pesan masuk, dan dengan heran Jean membuka pesan tersebut.
Brian
**Maaf Bos, tapi anak buah dari Lotus Hitam berhasil melarikan diri
Cih! Dasar tak berguna!*
Jangan lupa like, komen, dan vote yaa
__ADS_1
maaf yahh author baru bisa update segitu 🙏 ini juga author sempet - sempetin buat nulis 😅 soalnya lagi super sibuk dengan uts 😅 hehe maap yah 😘 smeoga kalian suka dengan ceritanya 😉