
#PART 17
Jean menatap layar ponselnya dengan serius, lalu di detik berikutnya dia mulai mengetik untuk membalas pesan yang dikirim oleh seseorang yang bernama Brian itu.
Jean
** lakukan tugasmu dengan benar!
Brian
** Baik bos
Sementara itu di tempat lain...
Semua orang tengah kewalahan karena aksi melarikan diri anak buah dari geng mafia yang disebut dengan Lotus Hitam.
“siapa yang bertugas menjaga ruangan itu?” tanya seorang laki – laki yang tak lain adalah Brian
Para petugas di hadapannya itu hanya menunduk tanpa membuka mulut mereka untuk bicara
“kalian punya mulut kan? Ayo jawab!” serunya
“S-saya Tuan. Saya mohon, ampuni saya ” ucap salah satu dari mereka sambil berutut di hadapan Brian
“semuanya keluar. Dan kau, jelaskan semuanya padaku” perintah Brian sambil menatap pria di hadapannya
“baik”
Pria yang bernama Rangga itu pun menceritakan semuanya, mulai dari seorang pelayan yang mengantarkan makanan hingga menunjukkan sebuah surat pemindahan sandera ke ruangan lain.
“kau boleh keluar”
Rangga hanya mengangguk paham dan keluar dari ruangan Bosnya itu dengan perasaan sedikit lega.
Untunglah, aku kira dia akan membunuhku
__ADS_1
Batin Rangga*
Kembali ke kediaman keluarga Louise....
Semua orang berkumpul di halaman rumah sambil berbincang - bincang, kecuali Teddy yang tengah disibukkan oleh pekerjaannya di kantor.
Pembicaraan mereka terhenti ketika ponsel milik Jade berdering, dia agak menjauhkan diri dari keluarganya untuk menerima panggilan tersebut.
Diana yang melihat putra semata wayangnya itu hanya bisa membuang napas panjang, bagaimana tidak? Dihari ke 2 setelah pernikahannya dia masih saja sibuk dengan pekerjaannya.
Tak lama kemudian, Jade kembali dengan tergesa - gesa. Dia memasuki kamarnya untuk berganti pakaian lalu mengambil kunci mobil di dalam nakas.
“Loh mau kemana?” tanya Diana yang melihat Jade telah berganti pakaian dengan rapi
“Ke kantor ma. Di temukan saksi mata tentang korban” jawabnya sambil melenggang pergi
Jean hanya terdiam. Saksi mata? Jangan bercanda! Pasti ini hanya salah satu cara polisi untuk menjebak pelaku. Selama ini Jean selalu bermain dengan rapi, tidak ada satupun saksi mata yang lolos. Bagaimana bisa tiba – tiba seseorang mengaku sebagai saksi mata.
Diana yang melihat Jean terdiam akhirnya membuang napas panjang, di raihnya tangan menantunya itu dan diusapnya lembut membuat Jean kembali tersadar akan lamunannya.
“iya Ma, Jean paham kok” jawabnya sambil membalas usapan lembut di tangan Diana.
Malam harinya....
Mobil milik Jade nampak memasuki area rumah, dia pun memarkirkan mobilnya itu di garasi. Setelah itu dia berjalan menuju kamarnya yang terletak di lantai dua. Dia terkejut mendapati Jean yang masih berkutat dengan buku di tangannya. Jade melirik pada arloji yang dikenakannya dan menunjukkan pukul 10.45 pm.
“belum tidur?” tanya Jade kepada Jean
Jean menengadahkan kepalanya menatap ke sumber suara yang familiar baginya, lalu di detik berikutnya dia menutup bukunya ddan meletakannya di atas nakas.
“Aku menunggumu”
Tunggu tunggu! Jean bilang apa tadi? Menunggunya? Benarkah apa yang barusan tadi Jade dengar? Barusan Jean mengatakan jika dia menunggu Jade pulang. Ah sepertinya pendengaran Jade lah yang bermasalah.
“ada yang ingin ku katakan” ucap Jean dengan wajah serius
__ADS_1
“ada apa?” tanya Jade sambil melangkahkan kakinya mendekati Jean di sisi ranjang
“soal pernikahan ini. Kau tahu kan, jika pernikahan kita ini berlandaskan perjodohan. Tidak ada rasa cinta atau kasih sayang satu sama lain. Jadi Aku ingin membuat kesepakatan”
Jade mengernyitkan dahinya mencoba untuk memahami perkataan Jean “kesepakatan apa?”
“2 tahun. Setelah 2 tahun kita akan berpisah”
Jderrr!! Bagai di sambar petir di malam hari, perkataan Jean membuat Jade terdiam tak dapat berkutik.
“maksudmu?”
“ck. Pikirkanlah sendiri, aku ngantuk!” ketus Jean sambil membaringkan tubuhnya
Jade masih terdiam, dia menatap Jean dengan wajah yang merah padam menahan amarah. Tanpa pikir panjang, dia memasuki kamar mandi untuk mendinginkan kepalanya yang tengah tesulut api emosi.
Apa maksudnya? Dia kira pernikahan adalah permainan anak kecil? Yang benar saja!
Rutuk Jade dalam hati
TBC
Huaaaa semuanyaa maafin Author yahh karena baru bisa Update sekarang, Author nggak nyangka kalo tugas bakalan berjibun sampai – sampai nggak ada waktu buat nulis.
Oh iya semoga kalian nggak bosen yahh dengan cerita Author, hehe
Jangan lupa kasih like, vote, dan komentarnya yaa
Karena vote dan like kalian memberikan author semangat untuk Update
Salam cinta
Author terseksi se mang*toon
Luph Luph Luph Luph Luph Luph Luph Luph Luph Luph Luph Luph Luph Luph Luph Luph Luph Luph Luph Luph Luph Luph Luph Luph Luph Luph Luph Luph Luph Luph Luph Luph Luph Luph Luph Luph Luph Luph Luph Luph Luph Luph Luph Luph Luph Luph Luph Luph Luph Luph Luph Luph Luph Luph Luph Luph
__ADS_1