
#PART 30
Sebelum baca part ini, silahkan kalian baca ulang part sebeumnya yaa, karena di part sebelumnya sudah aku revisi.
~Happy Reading~
#Flashback ON#
Keesokann harinya di perusahaan MD Group...
Ting! Zain membuka Handphone nya dan membuka pesan yang dikirim. Sebuah foto Tasya dengan seorang lelaki di sebuah hotel bintang lima yang terletak di kota Y.
Awalnya Zain tidak mengiraukan pesan tersebut, namun lama kelamaan dia pun mulai curiga kepada istrinya yang selalu bepergian entah kemana.
“Jeno, tolong selidiki tentang pesan ini” perintahnya kepada asisten pribadinya
“Baik Tuan”
Setelah beberapa menit, Jeno kembali dengan sebuah map coklat di tangannya.
“Ini Tuan” ucapnya sambil menyerahhkan map tersebut kepada Zain
Zain membuka map tersebut dengan perlahan, terdapat perasaan ragu di dalam hatinya. Setelah memantapkan niatnya, dia langsung membaca setiap lembar dari kertas itu.
__ADS_1
“Dasar j*lang!” teriaknya sambil membuang semua benda yang ada di depannya
“Tuan, mohon tenanglah. Ingat dengan jantung And-“ perkataan Jeno terhenti karena ada seseorang yang masuk ke dalam ruangan tersebut.
“Ayah! Astaga Ayah kenapa?” Helena terkejut melihat ruangan Ayahnya yang terlihat seperti kapal pecah. Jeno membungkukkan badannya yntuk memberi hormat kepada Helena.
“Asisten Jen-, Ayah ke-“
“Jeno, lakukan tes DNA untuknya” Helena pun mengernyitkan dahinya. Ada apa dengan Ayahnya? Mengapa tiba – tiba meminta untuk melakukan tes DNA.
“A-“ Zain menggerakkan tangannya mengkode agar Helena keluar dari ruangan tersebut. Helena masih terdiam mencoba mengerti dengan apa yang terjadi dengan Ayahnya.
“Maaf Nona, saat ini Tuan tidak ingin diganggu. Mari saya antar”
Setelah di luar pintu ruangan direktur, asisten Jeno meminta satu helai rambut dari Helena. Tanpa pikir panjang Helena pun mencabut rambutnya sendiri dan menyerahkannya kepada asisten Jeno.
Beberapa hari kemudian ...
Zain tengah menunggu kedatangan asisten Jeno beserta degan hasil tes DNA dirinya dengan Helena di ruang keluarga. Semenjak dirinya mengetahui perselingkuhan Tasya dengan CEO perusahaan Raharsya Group, Zain menjadi jarang pulang dan sengaja menyibukkan dirinya di kantor.
Karena hari ini merupakan hari pembongkaran semua niat busuk Tasya jadi dia memutuskan untuk pulang ke rumahnya. Di ruangan itu, dia juga sudah mengumpulkan keluarganya
Tak beberapa lama asisten Jeno terlihat memasuki ruangan tersebut, jantung Zain berdedup kencang seperti selesai maraton. Perlahan dia membuka amplop itu, dan membaca secarik kertas di dalamnya.
__ADS_1
“Dasar j*lang!” teriak Zain sambil melemparkan kertas hasil tes DNA kepada wajah Tasya
Semua orang di sana terkejut kecuali Jeno yang memang sudah menduga akan terjadi hal seperti itu.
“Ayah” panggil Helena
“Aku bukan Ayahmu!”
JDEER! Bagai disambar petir di siang hari perkataan Zain membuat semua orang di sana terbungkam.
... melirik ke arah kertas yang tergelatak tak jauh dari Zain, tangannya terulur untuk mengambil kertas tersebut. Tangannya terangkat untuk menutup mulutnya yang menganga akibat tak percaya.
Helena pun mencoba mendekati ibunya dan melihat isi kertas berwarna putih tersebut. Air matanya mengalir deras seketika.
“Ayah apa maksudmu?”
“Sudah ku bilang Aku bukan Ayah-“ Zain memegangi dadanya yang terasa sakit dan jatuh pingsan
Asisten Jeno yang berada di dekatnya pun dengan sirgap menangkap tubuh Zain agar tidak terjatuh dan membawanya ke mobil.
Sedangkan Sean yang sedari tadi terlupakan:v diam – diam mengambil surat tersebut dan membacanya. Dia langsung berlari ke ruang kerja Ayahnya untuk mencari barang lainnya. Dan di temukannlah sebuah map coklat yang berisi bukti – bukti perselingkuhan Tasya
#Flashback OFF#
__ADS_1
TBC
Jangan lupa LIKE, KOMENTAR, dan VOTE yaa