LOVE PSYCHOPATH

LOVE PSYCHOPATH
#PART 18


__ADS_3

#PART 18


Jam menunjukkan pukul 04.00 AM, Jean yang telah terbangun itu tidak mendapati seseorang dalam kamar, dia melangkahkan kakinya menuju kamar mandi. Kosong, di mana dia? Apakah dia sudah turun terlebih dahulu? Pikirnya bertanya – tanya mengenai sosok Jade.


Jean pun membersihkan dirinya untuk mandi, namun sialnya dia lupa untuk membawa baju ganti. Hingga akhirnya dia keluar dari kamar mandi menggunakan handuk.


Matanya terbelalak ketika melihat seseorang yang tengah terduduk di sofa sambil memandanginya, Jean berusaha untuk terlihat tetap tenang, dia berjalan menuju lemari untuk mengambil pakaian ganti tanpa menghiraukan pria yang tengah memandanginya dan tak lain adalah Jade tersebut.


Badannya tersentak kaget ketika merasakan tangan kekar memeluknya dari belakang.


“apa kau mencoba untuk merayuku, Jean?” bisik Jade tepat di telinga Jean


Jantung Jean berdegup sangat kencang, namun bukan Jean namanya jika dia tidak dapat menetralkan kembali wajahnya agar terlihat tidak gugup.


Terdapat gelenyar aneh dari dalam tubuh Jean ketika Jade menghujani ceruk lehernya dengan kecupan – kecupan kecil. Jade membalikkan tubuh Jean agar menghadapnya, lalu tanpa aba – aba dia langsung mengecup bibir Jean.


Jean yang awalnya terkejut berusaha untuk memberontak, namun tenaganya kalah telak dibandingkan dengan tenaga Jade.

__ADS_1


Ciuman yang semula hanya kecupan itu pun menjadi semakin panas dan saling menuntut, hingga tanpa sadar lenguhan kecil keluar begitu saja dari mulut Jean. Jade menjadi semakin bersemangat akibat dari lenguhan istrinya tersebut.


Perlahan ciuman itu turun ke leher jenjang milik Jean dan meninggalkan bekas berwarna merah di sana. Jean menengadahkan kepalanya untuk memberikan akses lebih kepada Jade. Jade menarik ujung handuk yang menjadi pengunci dan membiarkan handuk itu terjatuh.


Tangan kekarnya itu mulai bergerilya bebas, dia meraba perut dan berhenti tepat di dada Jean. Dia mer***s pa*udara Jean hingga tanpa sadar lenguhan kecil kembali keluar dari mulut kecil Jean.


“J-Jade” lirihnya


Jade menarik sudut bibirnya mendengar suara serak Jean yang terdengar seksi di telinganya, dia menarik tengkuk istrinya dan kembali mel*mat bibir Jean. Dia menggendong Jean ala bridal style menuju ranjang tanpa melepas ciumannya. Dibaringkannya Jean dengan perlahan, lalu dia melepaskan ciumannya karena kehabisan nafas.


“sepertinya kita harus mempercepat mengabulkan keinginan Mama dan Papa untuk memiliki cucu” ucap Jade di tengah – tengah kegiatannya.


Jean menikmati semua sentuhan yang diberikan oleh Jade, dan ketika Jade akan mer***s kembali pa*udaranya akal sehatnya kembali muncul. Dia mendorong Jade, hingga Jade tersungkur.


“Beraninya kau!” seru Jean sambil menutupi tubuh polosnya dengan selimut


“ingat Jean, Aku suamimu. Dan aku minta hakku sekarang juga” jawab Jade dengan penuh penekanan pada kata suami

__ADS_1


Jean memundurkan tubuhnya ketika Jade berjalan mendekat, dia melirik ke arah kamar mandi dan turun dari ranjang. Namun, tangan Jade lebih cepat sehingga tubuhnya tertarik dan berada di bawah kungkungan Jade.Diapun memilih pasrah karena tenaga Jade lebih kuat darinya.


Jade mel*umat bibir Jean dengan penuh nafsu, lalu diarahkannya pusakanya itu ke arah milik Jean. Jean tersentak kaget ketika merasakan sesuatu yang keras menyentuh miliknya, dia pun memukul – mukul dada Jade berharap agar suaminya itu dapat berhenti.


Namun, siapa sangka jika Jade akan mengunci tangan Jean di atas kepalanya. Merasa sangat sempit akhirnya Jade membekap mulut Jean menggunakan tangannya dan dengan dua kali hentakkan pusaka miliknya itu berhasil sepenuhnya masuk ke dalam inti Jean.


Jean menjerit kesakitan, buliran air menetes dari sudut matanya. Jade mengelap darah yang mengalir menggunakan tisu yang terletak di atas nakas lalu mulai memaju mundurkan pinggulnya.


“kau br*ngs*k!” umpat Jean


Setelah kegiatan penyatuan itu Jean tertidur pulas akibat kelelahan, Jade memandangi wajah istrinya itu dengan tatapan sendu.


“maafkan aku yang telah merebutmu dengan paksa. Semoga benih yang ku tanamkan ini dapat menjadikan simbol cinta kita berdua” ucapnya sambil mengecup kening Jean.


TBC


Author nulisnya sambil dag dig dug serr 😅😂

__ADS_1


__ADS_2