
#PART 25
Jade membuka pintu kamar mandi, langkahnya terhenti ketika melihat wanita yang tadi mengauasai pikirannya kini berada di hadapannya.
Dia mengepalkan kedua tangannya untuk mengumpulkan keberanian, dengan langkah gontai Jade mendekati istrinya yang berada di tepi ranjang.
" J-Jean" Jean menengadahkan kepalanya untuk menatap Jade
"Ya?"
"A-anu... Maaf, seharusnya aku tak memaksamu kemarin" Jade menggaruk tengkuknya yang tidak gatal, lalu menatap Jean dengan lekat.
Jean terdiam sesaat, lalu menghembuskan napas panjang. Dia menarik sudut bibirnya membentuk sebuah senyuman kecil.
"Sudahlah, itu juga kesalahanku karena menolak hakmu sebagai suami" jelas Jean
Jade hanya menganga tak percaya dengan apa yang di ucapkan oleh Jean, perasaan bersalah semakin mengada ada dalam hatinya.
"Hmmm, aku akan belajar untuk menjadi istri yang baik" Jade imbuhnya
"Terimakasih Jean" Jade menarik tangan Jean untuk masuk ke dalam pelukannya, namun di detik berikutnya dia melepaskan pelukannya dan menatap Jean dengan tatapan bersalah.
"Maaf-" Mata Jade terbelalak tak percaya, tubuhnya seakan mematung karena terkejut. Pasalnya, Jean membungkam mulut Jade menggunakan bibirnya secara tiba tiba.
"Berhentilah minta maaf Jade" Ujar Jean sambil tersenyum lalu merebahkan diri di ranjang.
Jade yang masih diam mematung hanya menatap wanita dihadapannya kosong, dia menyentuh bibirnya yang masih merasakan kehangatan dari bibir Jean.
Setelah akal sehatnya kembali, senyumnya mengembang dengan sempurna. Dia segera memposisikan tubuhnya di samping Jean.
"Jean, May I hug you?"
__ADS_1
Jean hanya menganggukan kepalanya tanpa membuka matanya sebagai tanda persetujuan.
Tanpa pikir panjang, Jade langsung menarik Jean ke dalam pelukannya lalu mengecup puncak kepala Jean agak lama untuk menyalurkan rasa cintanya kepada istrinya itu.
Akhirnya, Jade dapat tidur nyenyak malam ini:v
*
*
*
Jean mengerjapkan matanya ketika mendengar suara alarm. Pandangan matanya tertuju pada tangan kekar yang melingkar di pinggangnya, perlahan dia mulai membalikkan badannya menghadap Jade.
Tangannya terulur untuk mengusap wajah polos suaminya yang terlihat seperti anak kecil ketika tidur.
Aku akui kau memang tampan Jade, tapi sebentar lagi wajahmu itu akan dipenuhi dengan penyesalan
Batin Jean*
Sontak Jean menarik tangannya dari wajah Jade, namun tangan Jade lebih cepat darinya. Jade menggenggam erat tangannya lalu mengecupnya lembut.
"Morning kiss" ucapnya sambil memberi sebuah kecupan kecil pada bibir Jean
Baiklah, aku akan mengikuti permainanmu Jade
Ucap Jean dalam hati*
Jean yang merasakan panas di wajahnya langsung memukul dada Jade dan berlari menuju kamar mandi. Sedangkan Jade hanya terkekeh melihat tingkah laku Jean yang tengah salah tingkah tersebut.
25 menit kemudian, Jean keluar dari kamar mandi dengan pakaian lengkap. Dia melirik ke arah tempat tidur dan melihat Jade yang tengah sibuk dengan laptop di pangkuannya.
__ADS_1
"Mandi dulu" Jade perintah Jean yang diangguki oleh Jade
Setelah pintu kamar mandi tertutup rapat, mata Jean tertuju pada laptop yang tergeletak di atas ranjang. Dia langsung menyalin semua file yang ada di laptop tersebut ke dalam flashdisk nya.
"Aku akan membuatmu kewalahan Jade"
Jean menyimpan kembali flashdisk itu ke dalam tasnya, lalu duduk di depan meja rias untuk mengeringkan rambutnya.
Tak lama, pintu kamar mandi terbuka menampilkan Jade yang hanya menggunakan handuk yang dililitkan di pinggangnya. Dia berjalan ke arah lemari lalu kembali lagi masuk ke dalam kamar mandi.
"Nggak ke kantor?"tanya Jean yang melihat Jade menggunakan kaos santai dan juga celana boxer
"Berangkat kok, tapi nanti kebagian Shift siang soalnya" Jean hanya mengangguk
Mata semua orang tertuju pada pasangan pengantin baru yang baru keluar dari kamar dan menapaki tangga untuk turun ke dapur.
"Wahh makin lengket saja ya Pa" goda Diana
"Iya Di, mirip permen karet" Jawab Miya membuat semua orang tertawa
"Terus godain Jade saja terus. Jade kuat kok" Celetuk Jade sambil memasang wajah cemberut
"Kamu loh Jade, sudah nikah kok masih kayak anak kecil" Teddy menggelengkan kepalanya melihat tingkah anak semata wayangnya itu.
"Sudah sudahh. Ayo duduk kita sarapan" perintah Miya
*
*
*
__ADS_1
TBC
Jangan lupa LIKE, KOMENTAR, dan VOTE yaaa