
Setelah seharian berkecamuk di depan komputer, Jean memutuskan untuk pulang ke rumahnya untuk membersihkan diri. Ting! Dia pun mengurungkan niatnya untuk memasuki kamar mandi.
Brian
Bos, Renita- putri Rani sudah kami amankan
Jean
Bagus! Awasi dia. Jika perlu kau santap saja dia, tapi ingat jangan sampai mati!!
Brian
Baik bos, bagaimana dengan para penghuni vila itu?
Jean
Bakar sampai tak tersisa satu helai rambutpun!
...****************...
Hufft
Jean menyenderkan punggungnya pada senderan kursi, entahlah kini pikirannya dipenuhi oleh Jade. Apakah dirinya sudah mulai tumbuh rasa?
Dia kembali membuka Handphonenya dan mencari nama Jade di sana. Jarinya dengan lincah mengetikkan sebuah pesan.
Ting!
Jean
Aku ingin ice cream kentang
Dahi Jade berkerut membaca pesan dari istrinya itu. Ice cream kentang? Yang benar saja, mana ada yang seperti itu.
^^^Jade^^^
^^^Mana ada yang jual begitu an, Jean.^^^
Jean
Harus ada!
^^^Jade^^^
^^^Ice cream biasa aja gimana?^^^
Jean
No!
Harus kentang!
__ADS_1
^^^Jade^^^
^^^Iya nanti beli, kalau ada^^^
Jean
Nggak ada kata "enggak ada" Jade
^^^Jade^^^
^^^Iya sayang....^^^
Astaga untuk pertama kalinya Jean meminta sesuatu darinya, tapi kenapa permintaannya begitu sulit. Jika tidak berada di kantor pasti dirinya sudah merenung di pojokan. Author jamin:v
Menyadari wajah sahabatnya yang muram, Reyhan pun sedikit khawatir.
"Why?"
"Emang ada es krim kentang ya?"
"Hah?" tanyanya ulang mencoba memfokuskan kembali pendengarannya.
"Lo pernah dengar es krim kentang?"
"Mana ada yang begitu. Aneh"
"Nah kan! Masa Jean minta dibeliin es krim kentang"
Reyhan melotot namun sedetik kemudian dirinya malah tertawa terbahak - bahak membuat semua orang yang berada di sana menatapnya aneh.
"Hahaha Topcer juga lo, Jade"
"Hah?"
"Enggak"
"Stres nih orang"
Reyhan kembali tertawa tak menghiraukan yang lainnya.
Beberapa jam kemudian...
Jade mulai membereskan meja kerja nya dan bersiap untuk pulang. Tak sabar ingin bertemu dengan istri yang mungkin belum mencintainya itu.
"Gue duluan yaa" pamitnya pada rekan - rekan kerja nya.
"Yoo salam buat istri lo, Jade" Jade menyipitkan matanya yang dibalas kekehan kecil oleh Reyhan.
"Canda bro. Dah sana pulang hush hush"
30 menit kemudian, mobil Jade memasuki halaman rumah. Satu hal yang pasti, dirinya sama sekali tidak ingat akan pesanan Jean.
__ADS_1
Dengan langkah gontai dirinya menaiki tangga dan memasuki kamar, terlihat di sana Jean tengah berkutat dengan laptopnya. Bahkan tak sadar jika Jade telah berada di sampingnya.
"Serius amat" ujar Jade sambil melihat layar laptop Jean.
"Udah pulang? Udah makan belum? Di bawah ada capcay tuh, dibeliin Sean tadi."
"Emmm... Makan kamu aja, gimana?"
"Aku sibuk Jade-eh! Mana es krim kentangnya?" Perhatian Jean teralihkan, dirinya menatap Jade dengan mata berbinar.
"Astaga, Aku lupa Jean. Lagian mana ada es krim rasa kentang. Kamu aneh - aneh aja"
Mendengar itu raut wajah Jean berubah seketika. Diletakkannya laptop itu ke atas nakas. Lalu kembali menatap Jade dengan tatapan yang sulit diartikan.
"Fine. Silahkan keluar Tuan Jade"
"Hah?"
"Silahkan KELUAR!" perintah Jean penuh penekanan
"Ihh masa cuma gara - gara es krim, suaminya disuruh keluar. Maaf deh nanti aku beliin ice cream 2 truk buat kamu. Ya?"
Jean hanya menggelengkan kepalanya, lalu memilih berjalan menuju lemari dan mengambil koper. Dengan dada yang bergemuruh dia mengambil beberapa pakaian dan menaruhnya ke dalam koper.
Sontak, Jade pun terkejut dengan kelakuan aneh Jean. Masa iya cuma gara - gara es krim?
"Stop Jean" Tanya nya sambil mencegah tangan Jean.
"Pulang!"
"Ini kan rumah kamu"
"Enggak lagi! Kamu aja enggak nurutin permintaan aku. Terus gimana nanti ke depannya? Bisa - bisa aku diusir dari sini. Daripada gitu, mending aku keluar duluan hiks"
Jade hanya bisa melongo mendengar celotehan Jean yang sangat aneh itu. Bisa - bisanya Jean berpikiran akan diusir dari rumahnya.
"Haha"
"Apa ketawa? Lucu? Ketawa aja sepuasnya."
"Ya ampun galaknya istriku. Sini duduk dulu" Ucapnya sambil menuntun Jean duduk di pangkuannya.
"Aku minta maaf ya, aku beneran lupa pesanan kamu tadi, karena jadwal di kantor lagi padat banget. Tapi aku enggak ada tuh kepikiran buat ngusir kamu dari sini."
"Masa?"
"Lagian, apa untungnya aku ngusir kamu, hmm?"
"Ya udah, kamu siap - siap dulu gih. Kita cari es krim nya."
To be continued
__ADS_1
...****************...
Yeayy Author balik lagi🥳 untuk yang pertama Author mau ucapin maaf banget buat kalian karena udah hiatus luama buangettt😭 Author juga nggak nyangka bakalan selama ini. Selain sibuk, Author juga kemarin lupa log in akun ini pake email yang mana😭😭 karena HP Author ke riset😭 Alhasil ilang semua nyaa.