
Bunga mengikuti Rain ke kamar, tapi Rain masih mengabaikan nya, dia merebah kan tubuh nya di atas tempat tidur nya, "Tidur lah Bunga, jangan menatap ku seperti itu..?" ucap nya, Rain memaling kan wajah nya
Bunga terdiam,.. "Pernah kah kau mencintai ku..? pernah kan sedikit saja hati mu berpaling..!! sudah satu tahun lebih, aku sudah menikah, tapi serasa aku hidup sendiri, kau tidak pernah menganggap ku ada.. kau bahkan tidk pernah memandangku...'' ucap nya,
Rain terdiam, "apa aku harus menjawab itu semua..? kau tau perasaan ku untuk siapa..! kau tau, perasaan ku, harus kan aku jelaskan lagi pada mu..? aku menikah dengan mu, karena keinginan orang tua ku, bukan karena cinta, kau juga tau, hatiku untuk siapa.." jawab Rain,
"Tapi kini Karen sudah tidak ada, dan kau kini suami ku, apa pantas kau bicara itu pada ku..? lupakan dia, aku di sini.. yg berada di sisi mu bukan dia.." ucap Bunga.
"Bunga dengar, aku sudah lelah, kau selalu membahas ini, aku baru saja datang, apa kau ingin aku pergi lagi dari sini. jika kau tidak tahan lagi dengan ku, kenapa tidak berpisah saja..? kau tidak lelah, membahas ini terus? mau bertahun-tahun kau berusaha mengambil hati ku, itu tidak akan mungkin berhasil.. hanya Karen yg ada di sini, tidak ada kau di sini.." jawab Rain ketus
__ADS_1
Bunga menatap nya, "apa kurang ku Rain? apa aku tidak bisa mengganti posisi Karen..?" tannya nya, ia mulai menangis, Rain semakin kesal mendengar semua pertanyaan Bunga, dia beranjang dari tempat tidur nya, "kau bahkan tidak membiarkan aku beristirahat.." ucap nnya, sebelum meninggal kan Bunga.
Rain dengan kesal pergi meninggalkan rumah itu, "jika tau begini, aku tidak akan pulang..!!" batin nya. dia membawa cepat mobil nya. kembali ke apart Karen. dengan pelan dia menutup pintu na, takut membangun kan wanita nya.
sementara Bunga menangis sendiri di dalam kamar nya, dia tidak bisa mencegah kepergian Rain, "Dia tidak pernah bia melupakan wanita itu..!! dia tidak pernah mencintai ku.." ucap nya sendiri..
"Harus kah aku melenyap kan Karen, dari hidup nya, aar dia mencintai ku, agar dia mau dengan ku,.. aku saja tidak tu keberadaan Karen yg menghilang,.. aku fikir setelah kami menikah, dia akan membuka hati nya, tapi kenyataan nya tidak.. harus kah aku mencari Karen.. harus kah aku membuat nya menghilang dengan tangan ku sendiri.." ucap nya menjerit,
"Rain, jika terjadi sesuatu pada Karen dan itu perbuatan ku, kau yg akan menyesal, kau mengabai kan aku..!! aku akan menghancur kan Karen di hati mu, dan juga di hidup mu.. hingga kau hanya bisa melihat aku.." teriak nya,..
__ADS_1
Bunga menekan tombo pada ponsel nya, dia menghubungi seseorang, " halo Raifa.. gue mau minta tolong ke lu..?" ucap nya,
"Ada apa Bunga, kau mnghubungi gue malam-malam begini,?" jawab Raifa,. "Gue ingin lu cari Karen..!! Lu ingat dia kan? mantan pacar suami gue..??" ucap Bunga, "hmm iya, terus kalau gue udah temui dia mau lu apain..?" tanya nya, Bunga terdiam, dia tidak mungkin mengatakan niat nya,
"pokok nya, Lu cari dia, setelah ketemu, gue kasih lu uang yg banyak..!!" ucap nya, Raifa tertawa.. "oke.. oke.. gue suka kalau udah soal uang, oke besok gue mulai cari tau tentang dia.." jawab nya, telepon pun terputus.. Bunga tersenyum licik..
"Jika, dengan caa ini, Rain bisa melihat ku, akan aku lakukan, sekali pun itu harus melenyap kan Karen, gue akan melakukan nya, demi cinta gue yg harus gue pertahan kan.." batin nya..
BERSAMBUNG
__ADS_1