
Vikar berjalan menyusuri lorong rumah sakit, psgi ini dia datang, menyusul Rain dan Karen ke sana.. ia berharap kondisi Karen mengalamiperubahan terlebih, Ayah nya meminta nya untuk tetap ada di sisi Adik nya..
Vikar mendengr Alin, yyg menghina Karen, "Hmm.. apa meereka tidak tau, jika perusahan mereka itu , di akuisisi oleh siapa..? jika aku mau, aku aakan mengambil alih peruahaan Ran dan Ayah nya, agar wanita itu tidak sombong lagi.. pemilik saham terbesar ada milik AC company.. yg berarti, Saham terbesar itu adalah milik Ayah ku.. tapi seperti nya, dia semakin tidak ttahu diri." batin Vikar..
Vikar masuk ke kamar itu, terlihat Alin yg langsung menatap sinis pada nya.. Rain terkejut dengan kedatangan vikar di sana.. Vikar tersenyum licik.. "hmm,.. apa tante, sudah puas menghina Karen? apa tnte, sebegitu tidak tau, diri nya, menghina nya seperti tadi..!! wanita yg tante bilang miskin ini, adalah orang yg hidup dengan satu ginjal.. karena, dia memberikan nya pada suami tante..!! apa tante, tidak tau..? atau, tantepura-pura tidak tau..?" ucap nya..
Alin terdiam.. "Heh Vikar.. kau tidak usah ikut campur, padahal ini bukan urusan mu..! kenapa semua orang, membela wanita miskin ini..!!! aku tahu, dia memberikan ginjal nya pada suami ku, tapi jika dia di bberi uang pun, dia pasti menerima nya,..!! kita tidak ada hutang budi pada nya, karena dia berjasa menyelamatkan suami ku...!! cukup memberi nya uang.." jawab nya,..
"Bagi nya wanita miskin ini, satu ginjal tidak masalah.. karena uang nomor satu di hidup nya..!!" ucap nya lagi memutar mata malas.. Rain mengepal kan tangn nya.. "ibu kau keterlaluan..!! jaga ucapan mu, pada istriku.." ucap nya...
Alin tertawa terbahak.. "Hei, Rain,.. kau itu tampan, kaya, dan punya segala nya, untuk apa mempertahan kan pernikahan dengan gadis buta.. seperti dia.? diatidak pantas untuk mu, mungkin ini semua adalah Azab, dari tuhan, karena telah merusak rumah tangga mu dengan Bunga.." ucap nya, Rain menggelengkan kepala nya..
"Ibu keterlaluan..!!! yg meminta aku menikahi Bunga itu, kau.. aku menikah bukan karena keinginan ku..!! aku mencintai Karen, aku menerima semua tentang nya, ibu tidak bisa melarang ku, atau menyuruh ku, meninggal kan nya, ini hidup ku.." ucap nya..
__ADS_1
Vikar terdiam, dia tidak menyangka Alin akan bicara seperti itu di depan nya, dia terluka, Adik nya di hina dan di rendahkan oleh nya... "Kau tidak tahu malu, nyonya Alin.. Kauh hharus nya berkaca siaa diri mmu, dulu..!! au juga hanya wanita miskin yg tidak punya apa-apa.." jawab Vikar..
"Perusahaan Alvian Group, itu di akuisis dan beri suntikan modal kan oleh VM company..!! kalau begitu, aku aakan menarik semua, dana yg ada di perusahaan mu..!!! agar kau jatuh miskin lagi seperti dulu." ucap Vikar geram..
Vikar mengambil ponsel nya, dia terlihat menghubungi seseorang.. "iya halo, saya Vikar Arkana... Tarik semua dana yg masuk ke perusahaan, Alvian Group.. batal kan semua akuisisi dan kerja sama dengan mereka.." ucap nya tegas..
Rain menatap tidak percaya, Vikar kembali memasuka ponsel nya, dan menatap sinis pada Alin yg masih terlihat Sombong di depan nya.. "Saya, anak dari pemilik VM Company..!! Vikar Arkana AdiCandra... dan dia..!! wanita yg anda bilang dia miskin itu, Adalah Adik ku.. KAREN MELODY ADICANDRA yg berarti pemilik saham terbesar nomor 2 di perusahaan, Avian Goup.. sekarang, saya sudah menarik dan membatal kan kerja sama perusahaan ku..!!! jadi nyonya Alin, kau akan jatuh miskin lagi.." ucap nya geram..
Rain tidak percaya itu.. "Vik... Vikar...!!" ucap nya, Vikar menatap Rain.. "Maaf Rain, selamaa ini aku, merahasiakan siapa diri ku pada mu, tapi kali ini ibu mu sudah keterlaluan, dia merendahkan adik ku, aku tidak bisa bekerja sama dengan orang seperti kalian..!!" ucap nya..
Rain menatap Malu pada Vikar... "tapi aku tidak bisa menyuruh Rain atau MElody, untuk berpisah, karena mereka saling mencintai.. aku akan menunggu dia sampai siuman, dan membaik, baru aku akan meminta nya, untuk mengambil keputusan.. apakah pria miskin seperti Rain, cocok untuk nya.." ucap nya..
"Aku rasa kalian, udah tidak ada kepentingan lagi di sini.. pergilah, dan tinggal kan MElody mulai sekarang, aku yg akan menjaga nya..!! tidak ada yg ada boleh menjenguk MElody, tanpa izin dari ku...!! kecuali Rain suami nya.." ucap nya
__ADS_1
Alin menatap tidak percaya Vikar menyuruh Alin keluar.. "Kefin, bawa dia pergi.." ucap Vikar.. Kefi mengangguk.. dan menyuruh nyonya nya keluar dari kamar itu..
tiba-tiba saja, ponsel Rain berdering.. dia mengangkat nya. "da apa pah..?" tanya nya,.. "Rain, gawat... VM company, menarik seluruh dana, dan membatalkan kerja sama dengan perusahaan kita.." ucap nugroho..
Rin terdia.. tidak menjawab. dia menatap pada Alin.. "Aku tahu Ayah... ini semua gara-gara ibu..!! sikap ibu yg terlalu sombong, yg membuat kita, kehilangan semua nya.." jawab nya, dia terus menatap Alin.. Nugroho tidak mengerti yg terjadi... ia mematikan sambungan telepon nya..
"Kau lihat ibu..!! sifat mu itu, yg membuat kita jatuh sekarang.. bahkan ibu masih terlihat sombong di depan ku dan Vikar.. ibu bahkan tidak tau malu dan sulit meminta Maaf.. Aku benci pada ibu.. aku lelah memiliki ibu seperti mu.." ucap Rain.. Sebelum Alin meninggalkan tempat itu
"sekarang, kau jelas kan pada papah.. semua g terjadi, sehingga kita kehilangan tender besar, dan Klien, yg penting karena sifat sombong ibu.." ucap Rain.. dia membuang wajah nya tidak mau melihat ibu nya
Alin mentap tidak percaya.. dia berjalan perlahan meninggalka ruangan itu... "Apa yg harus jelas kan pada Nugroho.. dia pasti sangat marah pada ku.. aku tidak ppercaya, Vikar adalah pemegang saham terbesar.. Dan Karen..!! aku masih tidak mempercayai nya..'' ucap nya sendiri.
Rain menatap Vikar.. "Vik, kau serius dengan ini..?" tanya nya, Vikar terdiam.. "tidak Rain, aku hanya mengeretak ibu mu, kita biarkan ini selama beberapa hari, aku ingin ibu mu, menyydari kesalahan nya..!! setelah itu, aku kembali kan seperti semula.." jawab nya
__ADS_1
Rain terlihat Lega.. "Tapi Rain, jika ibu mu, menghina lagi Adik ku, aku akan benar-benar mencabut infestasi ku pada mu.." ucap nya.. Rain mengangguk... setuju..
BERSAMBUNG