LOVE RAIN

LOVE RAIN
bab 41: Di mana Karen..


__ADS_3

Rain Bergegas pulang, dia mencurigai Bunga yg menyembunyikan Karen.. "Jika terbukti Bunga yg menyembunyikan Karen, aku akan melapor kan nya ke polisi.." batin Rain.. Ia ingin segera sampai ke rumah.


Braaaak... Dengan kasar Rain Membuka pintu rumah itu, berteriak memanggil Bunga, dia tidak menghirau kan keberdaan orang lain di sekitar nya yg ada di rumah itu..


"Bunga.. Bunga..." teriak nya memanggil..


Bunga terkejut dan sedikit berlari menghampiri.. "Ada apa..? kenapa berteriak,..!!! kau tidak lihat jika di sini Ada ayah dan ibu mu..?" jawab Bunga, Rain menatap nya tajam.. "aku tidak peduli..!! ikut aku..!!" ucap nya, menarik tangan Bunga, Bunga nampak heran kenapa Rain semarah itu..


Rain mendorong Bunga ke tempat tidur, Ia menutup pintu nya keras,.. "Ada apa..? tidak kah kau bersikap lembut pada ku.." ucap Bunga.. Rain membuka kancing pada kerah baju nya, dia merasa kan hawa panas keluar dari dalam tubuh nya..


Rain mendekati nya,.. "Di mana Karen..? di mana dia..?" tanya Rain masih menahan emosi nya, Bunga terenyum getir.. "Dari mana dia tau, jika aku yg menyembunyikan Karen..!!" batin nya,

__ADS_1


"Apa maksud mu..? aku tidak mengerti..! aku tidak tau Karen di mana..!! kenapa kau bertanya pada ku..? mungkin saja jasad nya sudah di makan ikan-ikan yg ada di sungai itu..!" jawab nya asal..


WAjah Rain memerah,.."Cukup Bunga.. cukup.. kau menguji kesabaran ku,, aku sudah tau, kau menyembunyikan Karen dari ku..!! katakan di mana dia..!! jika tidak, kau dan anak mu akan aku bunuh..!" teriak RAin


Ali mendengar ucapan Rain dari balik pintu kamar nya, Ia membuka paksa dan masuk ke dalam kamar mereka.. plaakk.. dia menampar Rain, "apa kau gila..? kau mengancam istri mu, hanya untuk menanyakan wanita yg sudah mati...!!! otak mu itu ada mana.,? sadar lah, Karen sudah mati..!! dia memang pantas mati.." ucap Alin..


Rain menatap ibu nya, "ibu tidak usah ikut campur..!! aku tahu, Bunga menyembunyikan Karen.!! aku sudah tau semua nya.." teriak Rain.. Bunga berlari ke balik punggung ibu Rain, berlindung di sana.


"Aku tahu, kau berbohong.. dengar Bunga, aku akan menemukan Karen.. Aku tahu dia masih hidup.." ucap nya, sebelum keluar dari sana..


Rain terdiam di taman Rumah nya, memegangi kepala nyya yg terasa berdenyut.. "Aku sudah lelah dengan semua ini..!" batin nya, di menghembus kan nafas kasar..

__ADS_1


"Rain...!!!" panggil seseorang, yg datang menghampiri nya, Rain menoleh nya, "Ayah..!!" jawab nya, "ini minum lah,.. tenang kan fikiran mu dulu..!!" ucap Nugroho.. Rain mengambil air yg di bawa kan ayah nya...


"Ayah sudah bilang berulang kali pada mu..!! untuk menyelesai kan msalah, tidak perlu memakai emosi..!! tenang lah, jika kau tenang, kau akan menemukan jawaban nya..!!" ucap nya, Rain hanya terdiam..


"Aku sudah lelah, Ayah tahu, aku tidak bahagia..!! aku ingin mengakhiri semua nya, Ayah juga tahu, aku mencintai Karen..!! bukan Bunga, Ayah juga mengetahui, jika Ginjal Karen ada di tubuh Ayah.. tapi kenapa Ayah membiarkan ini semua.. Aku merasa terkurung dan terjebak.. aku tidak bisa bernafas, jika Karen tidak ada.." jawab Rain..


Nugroho tersenyum.. "Ada hal yg kau tidak ketahui..!! tentang apa yg ayah lakukan di belakang kalian semua..!! pergilah besok ke Sidney.. besok akan ada meeting penting dengan Klien di sana..!! sekalian kau menjernih kan fikiran mu di sana..!!" ucap nya,


Rain menatap Aneh pada Ayah nya, dia terdiaam tidak menjawab.. Nogroho hanya tersenyum melihat putra nya yg kebingungan..


BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2