LOVE RAIN

LOVE RAIN
bab 54: Aku mau mengambil anak ku..


__ADS_3

Karen memandangi sebuh gedung, Ia menarik nafas panjang, mempersiap kan diri nya, Terlihar Rain yg memkirkan mobil nya, dan Vikar yg datang menyusul.. berdiri di samping Karen..


"Ada apa..? kau ragu..!!" ucap nya, Karen terdam.. dia terlihat Bingung..


Rain melihat merek dari kejauhan.. "Seperti ada sesuatu di antara mereka.." fikir nya, Rain mencurigai Vikar dan Karen..


"Di mana Rain..? kenapa lama sekali.?" ucap Vikar.. Ia menoleh ke belagkang, dan melihat Rain yg sedang memperhatikan mereka..


Vikar memberi kode pada Rain agar ia cepat turun dari mobil nya, Rain mengangguk.. dia segera menghampiri mereka.. Vikar haya tersenyum.. "Jangan cemburu sama gue.." bisik nya. Rain menoleh, lalu menyiku lengan Vikar, Vikar terkekeh..

__ADS_1


Karen menggegam tangan Rain, "Apa tidak apa-apa melapor kan Bunga begini..?" tanya nya, Rain menatap nya, Jika kau ragu, lebih baik tidak usah kau lakukan,..!!" ucap nya Karen terdiam.. Vikar melangkah masuk.. "Jika kau tidak mau melapor ka nya, dan tidak ingin menuntut nya, biar aku ygg melakukan nya..!! jka kau lemah begini, Bunga akan terus mencoba menyakiti mu.." ucap nya,


Rain mengangguk.. "Vikar benar, jika kau tidak mau, biar kami saja yg melapor kan nya, kau tunggu saja di mobil.." ucap Rain, menyusul Vikar masuk ke dalam.. Karen terlihat Bingung, Ia lebih memilih menunggu di mobil nya..


Tidak lama kemudian, Rain dan Vikar keluar bersama, "Kita sudah melapor kan nya,.. hanya tinggal menunggu surat penangkapan untuk Bunga.. jadi setelah ini, apa yg akan kau lakukan..?" ucap Rain..


"Gue akan menemui nya, gue akan bawa bayi itu, biar gue yg mengurus nya..!!" jawab Vikar.. Rain mengangguk.. "Baiklah, gue selalu dukung Lu.." jawab nya, Mereka segera bergegas masuk ke mobil nya..


"Rain benar Karen.. seharus nya kau jngan ragu untuk itu.. kau terlalu takut untuk melawan Bunga,. dari dulu hingga sekarang, Lihat ketakutan mu itu, membuat Bunga mencelakai mu, dan meerebut Rain dari mu.. jika dulu kau berani melawan nya, kau tidak akan kehilangan Rain.. dan kau tidak akan celaka seperti kemarin..." ucap Vikar..

__ADS_1


"Kesampingkan dulu hati mu.. dan rasa takut mu.. hidup mu di pertaruh kan di sini.." ucap Rain.. Karen terdiam.. "untuk hal seperti ini, kalian berdua sangat kompak.." jawwab nya, Karen memutar mata malas..


Rain dan Vikar tertawa bersamaan.. "Rain, antar aku ke rumah mu aku harus mengambil bayi itu,.. mungkin polisi akan menangkap Bunga siang ini.." ucap Vikar, Rain mengangguk..


"Baik, aku akan mengantar mu ke sana.." jawab nya.


Mereka bergegas mendatanngi Bunga pagi itu, sesampai nya di sana, Karen menatap hampa pada rumah itu.. "Kau tunggu saja di sini..!! jngan ikut masuk..!!"ucap Rain, Karen mengangguk..


Rain dan Vikar masuk ke dalam. "Bunga... Bunga... di mana kau..!!" teriak Rain, Bunga tersenyum karena mendengar kedatangan Rain, terlihat dia menggedong Bayi nya.. Vikr menatap iba pada nya..

__ADS_1


"Rain... Vi-Vikar...!!! mau apa kalian ke sini..?" tanya nya terbata.. "Aku mau mengambil anak ku...!!!" jawab Vikar... Bunga terkejut mendengar nya.. "Tidak... bisa, Dia anak Rain, bukan anak mu...!! kau tidak bis membawa nya.." teriak Bunga menghalangi...


BERSAMBUNG


__ADS_2