
Vikar dan Karen kembali ke Indonesia pagi itu, Kefin juga ikut pulang, bersama bereka, "Rain, sudah mengirim aku alamat apartemen nya, ayo kita ke sana.." ucap Vikar.. ketika baru saja turun dari pesawat itu.. Karen mengangguk..
"Saya harus kembali dulu ke rumah Tuan Nugroho, saya akan mengatakan nya, jika kalian sudah berada di indonesia.." ucap Kefin.. Vikar mengangguk.. "Baiklah, kita berpisah di sini.." ucap nya,.. Kefin berpamitan pada mereka.. lalu pulang ke rumah ayah Rain..
Karen menatap hampa pada sebuah Apartemen di depan nya, "Dia masih menyimpan foto-foto ku di sini.." batin nya, ia memeluk foto nya bersama Rain.. "Ren, kau istirahatt saja dulu, aku harus menghubungi Rain dulu.." ucap Vikar.. Karen hanya mengangguk..
Vikar menghubungi Rain, "Aku sudah sampai.. sekarang aku dan Karen sudah berada di Apart mu, jadi aku harus melakukan apa..?" ucap nya di telepon itu.. "istirahat dulu saja Vik, nanti sore kau baru ke rumah sakit...!! kita harus cepat melakuukan tes itu.." jawab nya,..
"kenapa tidak sekarang saja,.? beri tahu aku rumah sakit nya, aku akan ke sana sekarang..!!" jawab Vikar.. "aku ingin segera tau anak itu anak siapa..? dan aku juga ingin melihat nya.." ucap nya lagi... "Baiklah, jika kau tidak keberatan...? aku akan mengirim lokasi nya..!!` jawab Rain..
__ADS_1
Vikar mematikan ssambugan telepon itu, dia langsung pergi ke rumah saki di mana Bunga di rawat..
Rain, menatap iba pada bayi itu.. "jangan membenci ku, jjika nanti, terbukti kau anak ku, aku akan menyayangi mu, tapi jika bukan, kau akan bersama ayah kandung mu.. jangan membenci ku.." ucap nya pada bayi yg belum di beri nama itu..
Bunga termenung sendiri.. "Di mana Rain..? dia tega meninggal kan aku..!!" batin nya,.. "Bagaimana jika dia sedang melakukan tes itu..? mungkin kah dia tidak memberi tahu ku, dia melakukan nya diam-diam.." batin nya..
Bunga menekan tombol darurat yg ada di ranjang nya, dia takut jika Rain melakukan tes DNA di belakang nya.. dtang lh seorang suster menghampiri nya,,.. "ada apa ibu Bunga..?" tanya nya,. "Sus bisa antar aku, aku ingin melihat bayi ku..!!" jawab nya,.. "tapi ibu belum bisa keluar.." jawab suster itu..
Suster itu terlihat berfikir.. "Baiklah, sebentar saja ya..!! nanti saya ambil kursi roda dulu untuk ibu.." jawab nya, Bunga mengangguk.. tidak lama kemudian Bunga di antar oleh auster itu ke ruangan bayi untuk melihat anak nya..
__ADS_1
Bunga melihat Rain di sana.. "itu Rain,..!!" batin nya,
Rain menoleh ke arah Bunga.. ia menghampiri Bunga ..
"untuk apa kau ke sini..?" tanya nya menghampiri.. "Sus, biar aku saja.." ucap Rain.. Suster itu mengangguk.. dan membiar kan Rain yg menemani Bunga..
"Aku ingin melihat anak ku..!! aku tidak menyangka kau juga di sini.." jawab Bunga mencari alasan.. Rain terdiam. ia menatap aneh pada nya.. "aku tahu, kau takut..!! takut jika aku melakukan Tes itu tanpa kau tahu..!! tenang saja Bunga aku tidak akan melakukan tes DNA itu di rumah yg ayah mu kelola, karena nanti kau akan mencurangi nya.." batin nya..
"aku tidak ingin kau menipu ku lagi.. untuk ke dua kali nya.." batin Raim...
__ADS_1
BERSAMBUNG