LOVE RAIN

LOVE RAIN
bab 72: Aku akan menyusul kalian..


__ADS_3

Vikar tersenyum.. "Kenapa kau tidak percaya pada ku..? nanti aku akan menjelas kan nya pada mu.. tapi yg jelas, karen masih belum tau tentang, aku..!! sekarang kau pergilah dulu aku akan menyusul kalian, jika aku sudah menemukan jawaban untuk semua nya.. Rain selama aku tidak ada di sana, tolong jaga Karen, kabari aku apa pun kondisi nya nanti.." ucap nya..


Rain mengangguk.. "Baiklah, kakak..!! apa aku harus memanggil mu kakak, sekarang..? aku akan menjaga Karen Adik mu, dan dia juga istri ku..!!" ucap Rain.. Vikar tersenyum.. "Kau bebas mau memanggil ku apa..!! tapi seperti ini lebih baik,.. seperti biasa nya saja.. jangan membuat ku canggung.." jawab nya.. "oke, Baiklah kak Vikar.." ucap Rain terkekeh..


Vikar hanya tersenyum.. "kau itu mencari tahu, apa..? kenapa tidak membri tahu ku..?" tanya Rain.. Vikar terdiam.. "Kau fokus saja, pada Kesembuhan Karen, aku di sini akan menangkap orang yg berusaha mencelakai kalian.." jawab nya..


"Maksud kau, semua yg terjadi pada Kaen adalah di sengaja..!! dan itu bukan hanya sebatas, kecelakaan biasa..?" tanya Rain terkejut.. Vikar mengangguk.. "Aku mencurigai satu orang, dan aku akan membuktikan nya.. Rain jika semua yg ada di dalam fikiran ku itu benar, aku akan mmemberi tahu mu.." ucap nya, Rain mengangguk..


Kefin menghampiri mereka,.. "Semua nya sudah siap Tuan..!! kita tinggal berangkat,, Dokter FErdy dan juga nona Karen sudah di dalam pesawat.. kami menunggu Anda.." ucap nya, Rain menganggguk.. "Baaiklah kef.. aku kesana sekarang.." jawab nya,..


"Vik, kami berangkat.. tolong doakan Kaen, Aku harap kkau cepat memberi tahu nya, siapa diri mu.." ucap nya, Vikar mengangguk.. "Baiklah Rain, hati-hati.. kabari aku jika sudah sampai.." ucap nya, Rain menganguk.. dia dan Kefin, pergi berpamitan..

__ADS_1


Mereka membaa Karen ke singapua, untuk di rawat di sana, esuai perintah dari Ayah Rain, karena Rumah sakit di sana lebih Aman untuk Karen.. Nugroho dan Alin pun sudah menunggu kedatangan mereka.. di singapura...


"Aku tidak menyangka jika Vikar adalah Kakak mu Kaen, Dunia itu begitu sempit, orang yg selalu di cari Vikar selama ini ada di dekat ku.. dan dia atau pun kau tidak menyadari nya, sayang ku, Karen, cepatlah bangun, cepat lah pulih, Ada keluarga yg menuggu mu, kau tidak sendirian.. kau tidak hanya memiliki aku, tapi juga Vikar.. kami akan selalu melindungi mu.." Batin Rain.. dia terus menggegam tangan Karen. selama di perjalan menuju singapura..


#SINGAPURA


Wajah Alin terlihat sangat kesal,. "pah.. kenapa ibu juga harus menunggu kedatangan mereka..? papah kan bisa menunggu mereka sendiri..!! papahjuga tahu, jika ibu, tidak pernah suka pada Karen.. ibu bahkan tidak merestui ppernikahan mereka..!! di mata ibu, Bunga tetap menanntu ibu, bukan wanita itu..!! apalagi sekarang.. dia itu Buta..!! dari awal mereka menikah pun, sudah membawa kesialan..!! dia eperti itu, karena ibu idak merestui mereka.." ucap nya kesal..


"Anak kita, tidak itu tidak bahagia hidup dengan Bunga, dia tidak mencintai nya kenapa, kau terus memaksa kehendak mu, bu.. Rain punya kehidupan nya sendiri.. lagi pula, kenapa kau sangat membenci nya..? anak itu tidak punya salah pada ibu kan.. dia selalu bersikap baik pada mu, walau pun kau selalu membenci nya.. untuk kali ini, berilah dia simpati mu sedikit saja, dia bahkan belum memanggil anak kita dengan sebutan suami ku.. Buk.. apa kau tidak punya hati..!! bagaimana perasaan Rain melihat istri nya tertimpa lampu itu, dan terluka parah, di depan nya..? hari itu, harus nya menjadi hari bahagia untuk nya,.!! untuk mereka.. tapi kejadian ini terjadi.. ibu tidak kasihan pada nya..? setidak nya ibu harus mengasihan Rain,.. dia pasti sangat terluka sekarang.." ucap Nugroho..


"Aku tidak ingin mendengar lagi ibu bicara seperti ini, jika tidak ingin aku meninggal kan mu..!! kau itu seorang ibu, coba saja, posisi nya di balik.. jika sekarang Rain yg terbring di sana, Rain yg tidak bisa melihat..? apa Karen akan meninggal kan nya..? Tidak akan bu..!! Karen pati akan merawat Rain sepenuh hati nya, karena dia mencintai Rain dengan hati..!! Karen,.. dia tidak punya keluarga.. kita ini sekarang keluarga nya, kita harus ada untuk menghibur nya buk.. jangan membuat nya semakin memburuk... Kemarin dia hampir kehilangan nyawa nya, Ada yg berusaha menyingkir kan dia..!! rain sangatterpukul, hingga dia tidak sadarkan diri nya,.. tidak kah kau kasihan pada nya..!!!" ucap Nugroho..

__ADS_1


Alin memutar mata malas.. tidak menjawab satu pun kata dari suami nya.. "jika dia sangat berjasa untuk mu yah..!! kenapa tidak beri dia uang yg banyak, jadi kita tidak punya hutang budi pada nya, hanya karena dia memberikan Ginjal nya untuk mu..? semua orang juga bisa melakukan nya demi uang.. Gadis buta itu melakukan nya demi uan.. bukan karena dia mencintai anak ku..!!" ucap nya


PLAAK.... Nugroho menampar nya... "Kau memang tidak punya hati...!! kau tidak ingat, kau dulu menikah kan Bunga dan Rain, karena huang Budi, Bunga yg berbohong, pada mu..? kau tahu, dia berbohong.. tapi kau masih meminta anak mu menikahi wanita seperti dia..!! kau menghancur kan Rain, menjerat nya dalam balas budi, yg sebenar nya tidak ada...!! hanya karena kau ingin memisahkan mereka..? kau keterlaluan,.. jika kau tidak ingin ada di sini pergi..!!! biar aku saja yg menunggu kedatangan mereka..!!!" teriak Nugroho.. tidak percaya, jika Alin mengatakan itu..


Alin memegangi pipinya yg panas, Dia pergi dari rumah sakit itu.. menninggal kan Nugroho seorang diri.. "Entah hati nya terbuat dari apa, ibu mu itu Rain.. papa tidak mengerti, fikiran nya terlalu sempit.. dia bahkan berfikiran sepicik itu.." batin Nugroho.. tidak percaya..


Tidak lama kemudian,,. Rain dan Karen sudah sampai di rumah sakitt Elisabeth.. Karen langsung mendapatkan perawatan.. Sementara Rain pergi untuk menemui Ayah nya.. Kefin di minta untuk menjaga Karen, selama pemeriksaan berlangsung..


Rain langsung meemeluk Ayah nya, keika bertemu.. "kau harus kuat.. Karen pasti sembuh.. ucap Nugroho memeluk Rain... Rain mengangguk...


BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2