
Rain menatap hampa pada wanita yg ada di depan nya, ia terkulai lemah, dengan beberapa alat medis yg terpasang di tubuh nya, "istri ku.. Karen..!! entah kapan kau akan mendengar ucapan ku.. dengan memanggil mu istri ku..? bangun lah sayang.. kau tidak merindukann aku..? kita bahkan belum sempat berbulan madu..!! apa kau mendengar suara ku..?kita baru saja di persatukan.. kau tidak boleh pergi meninggal kan aku..!!" ucap nya sendiri...
Nadya menangis melihat Rain benar-benar terpukul dengann kejadian ini,.. ia melihat sendiri bagaimna lampu itu menimpa Karen di bawah nya, seperti sebuah firasat, Karen menyuruh Rain pergi dari tempat itu.. sebelum lampu itu terjattuh di tubuh nya..
"Mungkin Karen sudah tau yg akan terjadi.. dia tidak ingin melihat orang yg di cintai nya terluka.. walau pun arti nya, dia harus mengorban kan diri nya sendiri.. sungguh besar cinta mu pada nya, aku bahkan tidak bisa mengungkap kan cintaku.. pada dia.. tapi kau..!! kau mampu mengorban kan nyawa untuk nya yg tidak bisa aku berikan.." batin Nadya..
Rain menggegam tangan Karen, semalaman dia menjaga istri nya, sesekali dia mengelus rambut Karen.. Nadya menatap iba pada nya.. ia menghampiri Rain, "Rain.. ini makan lah..!! kau belum makan apa pun dari tadi..!!" ucap nya,
Rain menggeleng.. "aku tidak bisa makan melihat keadaan nya seperi ini aku tidak sanggup untuk makan..!! kenapa kau tidak pulang Nad..!! pulang lah, ini sudah malam..!! biar aku yg menjaga nya di sini.." ucap Rain..
"dia sahabat ku..!! tidak mungnkin aku meninggal kan nya, aku bahkan baru bertemu dengan nya, sejak dia hilang dulu, daan tidak ddi temukan, aku peri, aku fikir Karen meninggal karena ttenggelam, karena kesalahan ku, yg tidak mencegah nya pulang waktu itu.. perasaan bersalah itu, aku rasakan di mana pun aku berada.. tapi saat vkar memberi tahu ku, jika dia masih hidup dan akan menikah dengan mu, aku lega, Tuhan masih melindungi nya, dan di saat aku akan memberi nya kejutan, hal ini terjadi.. diabakan bbelum bertemu dengan ku.." ucap nya Nadya menangis
"kita doakan yg terbaik Nad. aku yakin karen kuat, dia pasti bisa bertahan.. ini salah ku juga, karena aku mninggal kan nya di sana.. yg aku ingat, sebelum dia meminta ku turun, Karen selalu memperhatikan lampu itu, aku pun melihat nya, lampu itu terus berputar-putar.. aku tidak berfikir itu akan jatuh..!! dan menimpa Karen.." jawab Rain..
"Jadi sebelum, lampu itu jatuh, Kalian melihat lampu itu terus berputar.. Rain kau bisa melapor kan nya, mungkin ini kelalaian dari pihak gedung itu, kau bisa menuntut nya." jawab Nadya..
Rain telihat berfikir..
__ADS_1
"Iya mungkin itu bisa Vikar yg mengurus nya, aku sudah tidk ada tenaga untuk itu.. aku ingin fokus menjaga Karen,.. hingga dia sembuh, dan kembali pada ku.. aku tidak ingin memikir kan hal lain selain melihat istri ku sadar, dan kebali sehat..." jawab nya Nadya mengangguk..
"Baiklah, aku yg akan mengurus nya bersama Vikar dan Kefin..!!" jawab Nadya.. "Kefin, bagaimana kau mengenal dia..? tadi aku lihat kau datang bersama nya..!!" tanya Rain.
"Hmm.. Kefin teman ku, aku dulu satu SMA dengan nya, sudah bertahun-tahun dia menghilang, aku baru bertemu dengan nya lagi tadi.." jawab nya Rain terdiam.
"Rain kau tidur lah dulu.. ku yg akan menjaga Karen.. aku akan membangun kan mu, jika Karen siuman, kau terlihat sangat lelah..!!" ucap Nadya.. Rain terdiam.. "Baik lah nad.. tolong jaga dia.." jawab nya,..
Rain beranjak, dan merebahkan tubuh nya di sofa yg ada di ruangan Karen.. Dia teertidur di sana.. Nadya hanya menatap iba pada nya.. "Ren,.. cepat lah melewati masa kritis mu dan bangun lah.. kau lihat suami mu, setia dan menunggu mu di sini.. jangan pergi Karen.. aku bahkan belum memeluk mu.." ucap nya..
Mentri pagi menelusuk mmasuk, melali celah jendela di ruang perawatan itu... "Tuan Rain, aku bawa kan sara..pan..." ucapan Kefin terhenti ketika melihat Nadya dan Rain tertidur di sana.. di menutup kembali ruangan itu perlahan..
"Seperti itu apa..? Kau bicara dengan siapa..?" tnya Nadya, yg tiba-tiba sudah ada di belakang nya.. Kefin terkejut.. "Nad... sejak kapan kau di sini..? tadi aku melihat mu tidur..?" jawab nya gugup..
Nady duduk di sebelah nya,.. "tadi aku melihat mu keluar, dan ku mengikuti mu ke sini..!!" jawab nya.. "Kef.. Rain belum makan apa pun dari kemarin..!! kau harus membujuk nya agar dia mau makan.." ucap nya..
Kefin mengangguk.. "Baiklah, akan aku lakukan..!! Nona Karen bagaimana..? apa sudah ada kemajuan..?" tanya Kefin..
__ADS_1
Nadya menggeleng,.. "masih sama seperti kemarin.. aku menghawatir kan nya..!!" jawab Nadya..
"Hmm.. Cobaan untuk Tuan Rain dan Nona Karen itu terlalu banyak.. dulu saat dia berada di Sydney berama tun Vikar, Nona Karen sempat tidak bisa bicara, Karena kecelakaan itu.. sekarang, saat dia menikah hal ini terjadi lagi pada nya.." ucap Kefin..
"Gak bisa bicara bagaimana maksud mu..? Karen selama ini berada di Sydney..?" tanya Nadya tidak mengerti.. Kefin mengangguk.. "Ya, Tuan Vikar di minta Bunga untuk menyembunyikan Nona Karen.. tapi Tuan Nugroho tau, dan berhasil meyakin kan tua Vikar, dan meminta Vikar untuk menjaga nya selama di sana..!! hinga tuan Rain datang ke sana.." jelas nya.
Nadya menggelengkan kepala nya tidak percaya.. "Bunga itu wanita kejam.. dia tidak akan semudah itu melepas Rain.. apa mungkin kecelakaan ini juga ada hubugan nya egan Bunga..? aku harus mencari tau nya.." Batin nya..
"jika di fikir kan, orang yg aku temui pagi itu, memang mencuriga kan..!! dia langsung pergi begitu melihat ku..!!" batin nya, Nadya terlihat Melamun.. "Nad..!! Nad..!!" panggil Kefin.. tapi Nadya tidak mendengar nya..
Kefin menepuk bahu nya.. "Nad, ada apa.? kau sakit.." tanya nya.. Nadya terkejut, dia haya mentap pada Kefin.. "ti-tidak.. aku hannya sedang memikir kan sesuatu..!! Fin, apa Vikar akan datang ke sini..?" tanya nya
Kefin menggeleng.. "Aku tidak tahu, tadi aku bertemu dengan nya, kata nya dia mau menitip kan Nay ke keluarga nya, setelah itu, dia baru akan datang ke sini..!! mungkin nanti siang dia datang..!! Ada apa..?" tanya nya..
Nadya menggeleng.. "Tidak ada..!! aku harus pergi.. kau temani Rain di sini..!! mungkin nanti siang aku akan datang lagi.." ucap nya sambil berlari.. Kefin hanya terdiam..
"Kebiasaan yg tidak bisa di ubah" batin nya tersenyum..
__ADS_1
BERSAMBUNG