LOVE RAIN

LOVE RAIN
bab 95: Itu ulah mu [bag 2]


__ADS_3

Rain menatap Vikar.. "Jadi apa yg akan kau lakukan..? kita sudah punya bukti nya, Bunga yg ada di balik ini semua..!! kau akan berbuat apa..? melindungi nya..? atau menjebloss kan nya kembali ke penjara..?" tanya Rain..


"Vikar.. yg Bunga celakai itu, Adik mu.. Adik yg kau cari selama ini..!! Mungkin Karen akan sangat kecewa pada mu, jika dia tahu, kau hanya diam seperti ini..!! apa harus melihat Karen Mati dulu di depan mu, baru kau sadar..!! Bunga akan melakukan apa saja, untuk membuat Karen celaka... apa kau yakin, jika dia juga mencintai mu..? vik sadarlah... buka mata mu, dan lihat kenyataan nya..!!" ucap Rain..


Vikar terdiam.. tidak menjawab nya.. Rain menggelengkan kepala nya.. "Aku akan menghukum Bunga.. jika kau tidak bisa..! aku saja.. aku suami Karen.. aku berhak mengambil keputusan..!!" ucap nya kesal, melihat Vikar hanya terdiam..


Rain meninggalkan Ruangan nya, "Susah sekali menyadar kann Vikar.." Batin nya.. "Kefin.. ayo ke sana.." teriak Rain.. Kefin mengerti.. maksud ucapan Rain.. dia meninggal kan Nadya sendiri di sana.. "pergilah, aku bisa pulang sendiri." ucap nya, kefin mengangguk.. dia menyusul Rain..


Tanpa Rain ketahui Karen sudah berdiri di depan rumah Bunga.. dia menghela nafas panjang, dengan perasaan yg tidak menentu, dia mulai mengetuk pintu itu..


Bunga membuka pintu nya..


"Karen..!! untuk apa kau ke sini..?" tanya nya.. Karen terdiam.. "Aku ingin bicara pada mu..!!" ucap nya.. "bisa kah kita pergi..!!" ucap Karen.. Bunga terdiam.. dia mengikuti Karen..


Karen menatap tajam pada nya..

__ADS_1


"Itu semua ulah mu..? aku tahu semua nya..!! kkau y mencelakai ku,.. kau yg menjatuhkan lampu itu, membuat ku Buta.. dan menyuntikan obat itu pada ku dulu.. kenapa...!! apa salah ku...? aaku tidak pernah jahat pada mu.." ucap Karen..


Bunga menatap sinis pada nya.. "Kau masih bertanya apa alasan nya..? kau merebut suami ku...!!! kau merebut Rain.. sebelum kau datang, hubungan ku dan dia baik-baik saja.. aku bahagia bersama nya.. walau pun aku tahu Rain tidak pernah mencintai ku.. kau datang.. kau merusak segala nya..!! kau tidak kah kau sadar.. kau merusak rumah tangga ku, kau menggoda lagi Rain, merebut nya lagi dari ku, aku berjuang sendirian, yuntuk mempertahan kan rain.. tapi Rain dengan mudah nya meninggalkan ku, dan kembali pada mu..!!! siapa yg jahat di sinii.. Karen, kau yg jahat.. jika saja dulu kau punya hati sedikit saja.. kau ytidak merebut Rain dari ku, dan membiarkan dia bahagia berumah tangga dengan ku, aku tidak akn berbuat jahat pada mu..!! kau tidak akan mengalami hal itu.. dan aku tidak kan mengotori tangan, ku untuk mencelakai mu.." ucap nya sambil menangis..


"kau yg jahat.. kau menghancurkan kehidupan ku.. merebut suami ku.. jika kau tidak ada, aku dan Rain sudah hidup bahagia.. aku di sini yg terluka.. apa kau pernah menyadari kesalahan mu.. kau bangga, kau bisa merebut Rain.. aku dulu diam, karena aku sdar, aku tidak aakan menag melawan mu, aku mencintai Rain, hingga detik ini, sementara kau, menari di atas sakit ku.. di atas luka ku..!! iytu yg membuat ku, nekat untuk melenyap kan mu.. aku ingin kau menghilang dari hidup Rain.. dari hati Rain.." teriak nya..


Karen mmenangis mendengar nya.. "Aku.. akui, aku bersalah.. rumah tangga yg ku bangun di atas luka mu.. tapi itu sepadan dengan nyawa ku... kau berulang kali, hampir membuat ku terbunuh, aku bahkan tidak pernah membalas mu.. apa nyyawa ku itu pantas untuk kau hilangkan begitu saja..? apa dengan kematian ku, Rain bisa mencintai mu..?" ucap Karen..


"Dengar Bunga, aku akan membiarkan ini, aku tidak akan memberi tahu rain tentang ini, apalagi Vikar.. cukup aku yg tahu semua kejahatan mu.. aku tidak akan membuat Naycila malu, karena memiliki ibu yg jahat seperti mu.. Tuhan telah menghukum ku, dulu.. dan sekarang, biarkan tuhan juga yg menghukum mu.." ucap Karen..


Dia meninggal kan Bunga yg menangis tersedu-sedu.. Karen bebalik dan menatap Bunga.. "Maafkan aku, semua kesalahann ku, tidak bisa di maafkan, tapi aku tidak bisa meninggalkan Rain, aku sangat mencintai nya.. aku berharap kau dapat pria yg mencintai mu.." ucap nya sambil berlalu..


Rain melihat Karen berjalan sendiri.. dia menepikan mobil nya.. "Karen...!!!" teriak nya.. di turun dari mobil nya, dan menghampiri Karen.. "Rain.. kenapa kau di sini..?" tanya nya.. Karen terlihat berfikir.. "Kau mau menemui Bunga..?" tanyya nya..


Rain terdiam.. "iya, aku tahu apa yg Bunga lakukan pada mu..!!" jawab nya, Karen menghela nafas panjang.. "sudahlah, ayo kita pulang.. kita juga bersalah pada nya.. jangan di perpanjang lagi, masalah ini.." ucap nya..

__ADS_1


"Jika kiita membahas nya lagi, akan ada luka baru yg hadir.. dan juga dendam yg tidak akan pernah usai.. aku sudah memaafkan nya.. Rain, kita pulang saja.. ku mohon.." ucap Karen..


Rain terlihat berfikir, dia melihat Karen yg seperti nya suydah lelah dengan semua nya.. "baiklah.. kita pulang.." jawab nya,.. Rain tidak jadi membuat perhitungan pada Bunga..


"Aku hanya ingin hidup tenang.. kau dan aku juga tenang.. biarkan bunga semoga dia tidak akan mengulangi lagi kejahatan nya.." ucap Karen.. Rain hanya terdiam.


di kantor Rain..


Nadya berjalan santai, dia akan pulang.. tiba-tiba saja, tangan nya di tarik seseorang.. Nadya melihat nya..


"lepaskan aku Vik..!!" ucap nya.. Vikar tetp menggegam tanan nya..


"Aku bingung pada perasaan ku.. biarkan aku memeluk mu, untuk meyakin kan semua nya.." ucap nya.. Nadya mendorong, Vikar.. "lepas kan ku bilang..!! kau bingung..? untuk apa bingung-bingung Vik.. kejar saja Bunga, kau mencintai nya kan.. kau bahkan lupa jika wanita itu, yg membuat Karen buta.. dan hampir Mati.. tapi hati mu, masi terus pada nya.. Aku suah menyerah untuk segala nya.. jangan lakukan ini lagi pada ku.." ucap Nadya..


Dia pergi meninggal kan Vikar yg berdiri mematung.. "Aku tidak bisa menyentuh Hatimu.. tetap dia yg tersimpan di sana bukan aku.." batin nya..

__ADS_1


"Ada apa dengan mu, Vik.. seharus nya kau kejar dia.. kau bimbang, dengan perasaan mu.. jangan membuat wanita itu merusak segala nya.. Bunga tidak pernah mencintai mu.. kau terlalu bodoh untuk menilai.. jika Nadya, di miliki orang lain.. mungkin kau baru menyesali hari ini.. membiarkan nya pergi.." ucap nya Sendiri..


bersambung


__ADS_2