LOVE RAIN

LOVE RAIN
bab 36: Bawa dia pergi


__ADS_3

Bunga meremas surat panggilan dari persidangan, dia melempar nyaa begitu saja, "Rain benar-benar menceraikan aku.." ucap nya geram,.. tiba-tiba saja kepala nya terasa berat .. perut nya juga mual..


"Ada apa dengan ku? akhir-akhir ini, aku sering sekali mual di pagi hari..!! seperti nya aku harus ke dokter untuk Cek up.." ucap nya sendiri.. dia sedikit berlari ke dalam kamar mandi, untuk memuntahkan isi perut nya..


"Kepala ku sakit sekali, mungkin karena aku terlalu banyak fikiran akhir-akhir ini..!! ibu Rain juga tidak membantu apa pun.. dia tidak bisa menghentikan anak nya" batin nya, Bunga menatap diri nya di depan cermin.. "Aku berfikir, setelah Karen Mati, Rain tidak akan meninggal kan aku,! tapi kenyataan nya dia tetap menceraikan aku.." batin nya..


Bunga bergegas pergi ke rumah sakit, untuk memeriksa kan kesehatan nya,.. "Jadi saya kenapa dok..?" tanya nya, setelah dia selesai di periksa, "Hm.. dari hasil pemeriksaan, ibu Bunga sedang mengandung.. dan di sini usia kandungan sudah empat minggu.." jawab Dokter itu,..


"Ha-hamil.. Dok.. saya..?" tanya nya tidak percaya, Dokter itu mengangguk.. "Selamat ibu Bung" ucap nya, Bunga tidak percaya dengan apa yg di ucap kan Dokter itu.. dia dengan senang keluar dari ruangan itu,..


"Aku berhasil, aku mengandung anak Rain, dia tidak bisa mencerai kan aku," uap nya senang, "ku harus segera memberi tahu nya,.. setidak nya perceraian tidak bisa di lakukan jika aku tengah hamil.." batin nya, Dengan senang Bunga pergi meninggal kan rumah sakit itu..


Bunga berpapasan dengan dua orang pemuda yg baru saja datang, dia tidak sengaja mendengar ucapan para orang-orang tadi, ketika dia sedang mengantri untuk menebus vitamin untuk nya,,

__ADS_1


"Aku ksihan pada kakak itu, dokter bilang, keadaan nya kriti, mungkin karena dia sudah tenggelam beberapa hari..!! dan sampai sekarang, keluarga nya tidak ada yg menjenguk nya,.." ucap Ali..


Andry hanya mengangguk.. "Kitaa akan membantu nya, hingga dia sadar, jika dia tidak punya keluarga, mungkin kita biar kan saja dia tinggal denan kita nanti.." jawab nya, Ali mengangguk setuju..


"hm.. maaaf, aku ;tadi mendengar kalian mengobrol, aku boleh bertanya..?" ucap Bunga.. Ali mengangguk,.. "agh iya ak, ada apa..?" jawab nya, "Aku tadi mendengar kalian menolong orang yg tenggelam..!! apa itu seorang wanita..?" tanya Bunga,.. Andry mengangguk.. "iya kak, dia wanita, tapi hingga sekarang keadaan nya masih kritis..!!" jawab nya,, "kami menemukan nya beberapa hari lalu.." ucap Ali..


Bunga terkejut.. "tdak mungkin itu Karen..!!" batin nya,.. "Boleh kah aku melihat nya..? teman ku baru-baru ini juga tenggelam di ujung sunga sana,, dan hingga sekarang diaa belum juga ketemu.. kami masih mencari nya.." jawab Bunga pura-pura sedih..


Ali dan Andry saling menatap.. "oh, boleh-boleh kak, ayo kak ikut dengan kami.." jawab Ali,.. Bunga mengangguk.. dia mengikuti mereka, jantung nya berdebar kencang, "Bagaimmana jika itu Karen..? tidak Bnga, kau harus melihat nya dulu..!!" batin nya..


"KAREN.. KAREN.." ucap nya sambil menangis.. "Ya tuan, akhir nya aku menemukan mu...!!" isak nya berpura-pura.. Ali dan Andry terdiam.. "kakak mengenal nya..? syukur lah kakak ini sudah ada yg mengenali..!!" ucap Ali..


Bunga memeluk Karen,.. dia pura-pura menangis.. "terima kasih kalian telah menolong nya, mungkin besok atau lusa kaakak akan membawa nya berobat ke luar negri.. agar keadaan nya segera membaik..." ucap Bunga..

__ADS_1


Ali dan Anddry hanya mengangguk.. "sama-sama kak, semoga kak Karen cepat pulih,.. kami permisi dulu.." ucap Ali berpamiitan.. Bunga mengangguk.. setelah mereka pulang, Bunga buru-buru menghapus air mata nya ,


"Syukurlah Karen, aku yg lebih dulu menemukan mu, bukan nya Rain,.. seperti yg aku katakan pada mu, aku akan mengirim mu ke luar negrii, agar kau tidak mengganggu lagi suami ku.. biar kan Rain tau kau sudah Mati.." ucap nya,


"Aku beruntung, orang-orang tadi, tidak menghubungi polisi..


dan aku yg bertemu mereka lebih dulu.. Dengar Karen, malam ini kau akan terbang ke Sidney, bersama Vikar, aku akan menghungi nya.." ucap nya tertawa puas..


Tidak lama kemuian, Vikar dtang menusul Bunga ke rumah sakit.. "Aku sudah mengurus nya, aku mohon Vikar, bawa dia pergi dari sini, aku akan membiyayai semua, kau mencintai ku kan, aku mohon turuti keinginan ku, demi aku dan anak kita.." ucap Bunga memohon..


"Anak apa maksud mu..?" tanya vikar tidaak mengerti.. "Iya aku hamil,.. hari ini aku baru au jika ku hamil, dan tidak sengaja menemukan karen,.. keadaan nya, kritis, aku sudah menghubungi paman ku yg ada di sana, dia bilang, kau dan Karen, bisa pergi.." ucap nya.. "Aku mohon Vikar.." ucap nya lagi..


Vikar terlihat berfikir.. "baiklah Bunga, aku akan membawa nya pergi.. asal kau bahagia.." jawab nya, Bunga tersenyum girang, dia memeluk Vikar.. "terima kasih Vik.." bisik nya, dia mencium Vikar..

__ADS_1


Malam itu Vikar membawa Karen pergi ke luar negri.. ''selamat tinggal Karen.." ucap nya puas..


BERSAMBUNG


__ADS_2