
Raifa menatap iba pad Bunga, "Bunga lihat dirimu..!! aku tahu, kenapa rain masih tidak bisa menerima mu..? kau kasar, kau tempramen..!!kau harus merubah sifat mu..!!" ucap Raifa,
Bunga menatap nya marah, "kau bilang aku kasar..? wanita seperti Karen memang harus di beri pelajaran.." teriak nya,
"Dia merebut suami ku, apa kau tidak lihat, Rain lebih memperdulikan dia..!! dari pada aku..!! aku ini istri nya, Bukan nya dia..!! mereka malah terang-terangan di depan ku.." ucap Bunga, Raifa hanya terdiam.. "susah memang menasehati Bunga, apalagi dia emosi seperti ini.." batin nya,
"Bunga, kita harus pakai cara halus untuk membalas nnya, memang benar yg di katakan karen, kau yg merebut Rain dari nya, mungkin sekarang Karen ingin membalas mu, Rain dan Karen masih saling mencintai, kau harus bermain cantik untuk mendapat kan hati Rain kembali." ucap Raifa.
"Bagaimana cara nya..? Rain tidak mungkin mudah percaya padaku.. aku merusak segala nya..!!" jawab Bunga, Raifa terlihat berfikir. "kita cari cara nya, kau harus berfikir dengan matang, kita harus membuat Rain, membenci Karen.." jawab Raifa..
__ADS_1
Bunga terlihat berfikir,.. "Mereka tidak bisa di piisah kan dengan mudah, mungkin aku harus menjebak Rain, agar aku bisa memiliki nya sepenuh nya, dengan begitu, Rain akan mninggal kan Karen.. dan suami ku kembali pada ku..!!" jawab Bunga.. "Cara nya gimana.?" tanya Raifa..
"Gue haru hamil anak Rain.." jawa nya singkat.. Raifa terdiam..
"Hamil..? Lu yg bilang ke gue, sejak kalian menikah Rain tidak pernah menyentuh lu.. sekarang bagaimana bisa Lu hamil anak dia.. nyentuh Lu aja ga pernah.." ucap Raifa..
"itu mudah, gue tau cara nya, gue hanya igin Rain tetap di sisi gue, dn dia tidak akan bisa ninggalin gue, jka gue harus pakai cara kotor, gue bisa lakuin, asal dia gak ninggalin gue..!!" jawab nya, Raifa terdiam.. Bunga tersenyum licik..
Rain membalut, luka yg ada di dahi Karen dengan hati-hati.. Karen meringis kesakitan,.. "Rain, kau dulu kuliah di bidang kedokteran.. kenapa tidak bekerja di rumah sakit..? kenapa malah malah menerus kan bisnis keluarga..?" tanya Karen..
__ADS_1
Rain terdiam, mata nya menerawang, "kau tahu, aku bukan tipe oranng yg bisa membantah orang tua ku, jadi aku terpaksa mengikuti keinginan ayah ku, kau tau sendiri, aku ingin sekali menjadi dokter.. tapi ayah ku.. tidak pernah setuju.." jawab nya,
Rain menghembus kan nafas kasar,. "seperti sekarang, aku menikahi Bunga, bukan atas keinginan ku, dan aku harus meninggalkan mu,.. hidup ku tersiksa Ren,.. aku terikat dengan wanita yg tidak aku cintai" jawab nya
"Kau bisa saja mencerai kan nya, dan kita bisa pergi meningalkan semua nya.. kau bisa bekerja di rumah sakit, lisensi kedokteran mu juga masih belaku,.. andai kau berani, kita bisa bahagia Rain.." jawab Karen.
"Tidak semudah itu Karen,.. Bunga berjasa untuk keluarga ku, aku harus memalas nbya, aku rela menyiksa diri ku, untuk ayah ku, dia yg menyelamat kan nya.. dia.. dia.." jawab Rain terhenti
"Apa maksud mu..? menyelamat kan apa..?" tanya Karen,..
__ADS_1
Rain hanya menatap nya, "nanti jika sudah waktu nya, aku beri tahu semua nya.. tapi tidak sekarang.." jawab Rain.. Karen terdiam, tidak mengerti..
BERSAMBUNG