
Bunga berdiri mematung, memandang Vikar.. "Kau.. sejak kapan di sini..? dau mau apa kau datang ke sini..!!" ucap nya, Vikar terdiam, Ia hanya menatap Bunga.. "Aku mau mengambil anak ku.. Bayi itu bayi ku..!! Bunga kau harus mempertanggung jawab kan perbuatan mu.." ucap Vikar..
Bunga menaruh bayi nya pada Box yg ada di dekat nya,.. "perbuatan apa..? apa yg aku lakukan..?" jawab nya, Rain tersenyum sinis, "Bunga, sampai kapan, kau terus begini, terus menyangkal semua perbuatan mu pada Karen...? sampai kapan.!! kami sundah tau.. semua nya" ucap Rain..
"Kenapa kau tidak pernah sadar Bunga.. apayg kau ingin kan sebenar nya,..? menyingkir kan Karen..? seandai nya KKaren meninggal waktu itu, Kau masih tetap tidak bisa memiliki Rain, hati Rain.. kau akan tetap seperti ini.. kau bahkan tidak memandang aku..? aku benar-benar mencintai mu.. aku bahkan rela kau manfaatkan.. selama ini.." jawab Vikar..
"Aku sudaah mengakui kesalahan ku.. aku menyembunyikan Karen, di Sydney atas perintah mu.. dan bodoh nya aku, aku malaah menuruti keinginan gila mu..!! aku sekarang menyadari, jika aku hanya di manfaatkan oleh mu.. Bunga bayi itu anak ku..!! bukan ain.. berikan pada ku.. aku akan merawat nya, hingga kau selesai di hukum.." ucap Vikar..
Bunga tertawa.. "Di hukum apa..? tidak ada yg bisa menghukum ku..!! kau tidak bisa membuktikn aku bersalah.. lagi pula, Ayah ku ka menolong ku, dan malah menyerang balik kalian.." jawab nya,..
__ADS_1
Rain menggelengkan kepala nya, "Vik.. percuma menjelas kan nya pun dia tdak akan mengerti.. kita bawa saja bayi itu..!!" bisik nya, Vikar mengangguk.. Vikar menghampiri nya.. "Maf kan aku, aku haru meakukan ini.." bisk nya pada Bunga..
Vikar menggendong Bayi itu dengan hati-hati.. "Maaf kan papa Nak, papa harus melakukan ini, agar ibu mu, bisa menyadari kealahan nya.." batin nya, sesaa sebelum menggendong bayi itu..
Vikar membawa pergi anak itu, "tidak Vikar.. jangan bawa anak ku.. berhenati Vikar..." teriak nya, mengejar Vikar dan Rain.. Vikar dengan cepat masuk ke dalam mobil Rain..
Bunga tidak sengat melihat Karen di sana...
Karen menggegam erat sabuk pengaman nya, seluruh tubuh nya bergetar, tanpa da sadari ia menangis, dia sangat ketakutan.. melihat Bunga yg berdiri di depan nya.. Bunga berlari ingin membuka pitu mobil itu, tapi Rain berhasil menghentikan nya,.. Rain mendorong Bunga hingga terjatuh..
__ADS_1
"Menjauh dari Karen..!! Bunga pernikahan ini sudah berakhir, mulai hai ini, kau dan aku udah bercerai.. sebentar lagi polisi akan datang, untuk menangkap mu..!! kau harus membayar perbuatan mu.." ucap Rain..
Ia segera menyusul Vikar masuk ke dalam mobil.. dan berlalu pegi meninggal kan Bunga yg terdiam termangu melihat kepergian mereka.. "Jadi kau sudah kembali.. kau lagi-lagi menghancurkan aku..." ucap nya sendiri..
Tiba-tiba saja, datang lah sebuah mobil ke sana, keluarlah beberapa orang petugas.. untuk menangkap Bunga.. "Anda ibu Bunga Valentina..?" tanya nya,
Bunga terdiam.. "Anda kami tangkap karena kasuh percobaan pembunuhan dan penyekapan.." ucap nya lagi,. mereke segera memborgol tangan Bunga.. dan membawa nya masuk ke dalam mobil..
"Aku tidak bersalah pak..!!!" lirih nya...
__ADS_1
BERSAMBUNG