
Karen berrjalan-jalan sendiri, di sebuah pusat perbelanjaan di sekitar apartemen nya, dia terlihat bosan, karena sudah beberapa hari ini Rain tidak datang menemui nya, dengan wajah yg sedikit di tekuk dia memilih baju sendirian di sana,
Tidak jarang ia mengecek ponsel nya, untuk melihat apakah Rain menghubungi nya, dia tau Rain menunggu nya sampai marah nya hilang, jadi Rain membiar kan Karen untuk menyendiri dulu.
"Lihat, sudah beberapa hari ini dia tidak menelepon ku..!! datang pun tidak, sifat acuh nya tidak bisa hilang dari dulu.." batin nya, Karen terus berjalan dan berhenti di sebuah restoran yg ada di mol itu, dia berhenti di sana.
setelah memesan beberapa makanan dia masih terlihat bosan, akhir nya dia menghubungi Rain lebih dulu, "hei, kau mengabai kan aku..? datang lah temani aku makan,.. aku kesepian..!! tidak kah kau merindukan ku.." ucap nya di sambungan telepon itu,
Rain tersenyum, "Baiklah aku kan datang, kirim lokasi mu sekarang..!!" jawab nya Karen mematikan telepon nya, dengan cepat dia mengirim lokasi nya pada Rain,. "datang lah sayang.. aku rindu.." ucap nya sendiri sambil tersenyum..
Tidak jauh dari tempat nya terihat Bunga yg baru datang bersama Raifa, dia tidak tau jika Karen juga ada di sana, dengan santai Bunga pun memesan makanan di sana,
__ADS_1
"Lihat bukan nya itu Karen..?" ucap Raifa, menunjuk pada wanita yg ada di sebrang nya, Bunga menoleh kemana Raifa menunjuk.. "kau benar, itu Karen..!!" jawab nya,
Bunga tersenyum licik,.. Dia berdiri dari tempat nya duduk menghampiri Karen, dia berjalan santai, menuju ke arah nya, sementara Karen tidak tau jika Bunga juga ada di ana, dan kini mereka di satu tempat yg sama..
BYURRR.... "OH INI DIA WANITA YG NGEREBUT SUAMI GUE,..? MASIH BERANI MUCUL DI DEPAN ORANG-ORANG TIDAK TAU MALU.. DASAR PELAKOR..!!" ucap nya mencibir..
Karen terkejut, dia menatap tajam pada Bunga,
Dia bangkit dari tempat nya, dia berdiri di depan Bunga, menatap ya tajam.. "AKU PELAKOR..? BUKAN NYA KAU YG PELAKOR..!!" dia menghampiri Bunga, mendorong nya berkali-kali hingga dia terdudut di pinggir tembok.. kaca restoran itu,.
"KAU YG PELAKOR, KAU MEREBUT KEKASIH KU, MENGHANCUR KAN HUBUNGAN KU.. KAU MENIKAH BUKAN UNTUK MENJADI ISTRI NYA, TAPI HANYA SEBAGAI TEMAN DI RANJANG NYA..!! KAU ITU HANYA ISTRI DI ATAS KERTAS, KAU BAHKAN TIDAK PERNAH DI SENTUH OLEH SUAMI MU..!! SUAMI MU HANYA TERTARIK PADA KU..!! DIA MENCINTAI KU,. SEDANG KAN DIA HANYA TERPAKSA MENIKAHI MU.. AKU KASIAN PADA MU..!!!" ucap nya,
__ADS_1
Bunga meremas pakaian Karen, dia mencekram leher Karen, mendorong nya, hingga dia terbentur tembok.. "KURANG AJAR KAU.." teriak nya, Bunga mengambil botol kaca yg di bawa pelayan, memukul kan nya ada kepala Karen,.. Raifa yg melihat itu segera mencoba menghentikan nya,..
Sementara Rain yg baru saja datang terkejut meiihat keramaian, dan teriakan Bunga.. PRANKKK.... botol itu pecah.. darah segar keluar dari kepala Karen..
Dia tersenyum.. "Luka ini akan sembuh, tapi Luka hati mu tidak Bunga..!!" ucap nya.. sebelum pingsan..
Rain berlari, saat melihat Bunga memukul Karen dengan botol.. dia berhambur menggendong Karen, dia mendorong Bunga yg ada di depan nya.. Rain menatap tajam pada nya, melihat kondisi Karen yg berantakan..
"TUNGGU AKU DI RUMAH.. AKU AKAN BUAT PERHITUNANGAN PADA MU..!!" ucap nya, sebelum membawa Karen pergi dari sana..
BERSAMBUNG
__ADS_1