LOVE RAIN

LOVE RAIN
bab 64: Masa lalu vikar dan Karen [bag 2]


__ADS_3

Sydney tiga tahun lalu..


Vikar memandangi wajah Karen, yg masih belum sadarkan diri nya ia mmerasa iba pada Adik perempuan ny itu, Karena ayah mereka tega membiar kan karen hidup seperti ini,.. Vikar berusaha keras unuk bisa menyembuhkan Adik nya, dan membuat nya kembali sadar..


Dia berfikir, lebih baik jika Karen jauh dari Bunga, atau siapa pun yg ingin mmencelakai nya, karena sebagai kakak Vikar merasa diri nya telah lalai da tidak berguna, ia tidak bisa menjaga Karen sehingga dia terluka seperti ini


"Hei.. kita sudah berada di sini selama satu minggu.. apa kau tidak ingin Bangun dan menghirup udara kota Sydney..?" tanya nya, terlihat Vikar yg bicara sendiri.. Rasa nya dia sudah terlalu putus asa, karena Karen masih belum sadar kan diri nya..


"Hmmm... kakak mau keluar dulu yah kakak harus mencari mmakanan.. nanti kakak kembali lagi." ucp nya, sebelum mmeninggalkan Karen siang itu. Dia keluar dari rumah sakit itu, dan di cegat oleh Kefin..


"Tuan Vikar..?" tanya nya, Vikar terdiam.. ia mersa bingung dengan oranng yg tiba-tiba ada di depan nya.. "siapa dia..? apa dia suruhan Bunga untuk mengawasi ku di sini..!!" batin nya..


"Ada apa..? dan siapa kau..?" jawab nya


Kefin tersenyum.. "Saya suruhan dari pak Nugroho.. dia ada di hotel tempat Anda menginap sekarang, dan ingin bicara pda Anda..!! bisa kan Tuan Vikar ikut dengan ku..?" tanya nya..

__ADS_1


Vikar terlihat berfikir..


"Om Nugroho...? Ayah Rain..?" tanya nya tidak percaya.. Kefin mengangguk.. "ee.. Baiklah, aku akan ikut..!!" ucap nya, Kefin dan Vikar pergi bersama untuk bertemu dengan Ayah Rain..


Tidak butuh waktu lama mereka telah sampai di sebuah hotel di mana Nugroho berada.. "Silah kan lewat sini Tuan..!!" ucap Kefin menunjukan jalan nya.. Vikar hanya mengikuti Kevin dari belakang..


Tibalah di sebuah kamar.. Kefin membuka pintu itu, terlihat beberapa orang yg ada di dalam nya.. "Tunggu sebentar di sini.. saya akan panggil kan Tuan Nugroho..." ucap Kefin, seraya meninggal kan Vikar..


Tidak lama kemudian Nugroho datang dan menghampiri Vikar, terlihat orang-orang yg tadi menunggu di dalam bersama nya, keluar mengikuti Kefin.. Vikar memberi salam pada Nugroho.. dia tersenyum.


Vikar terkejut mendengar nya.. ia tidak bisa menjawab apa-apa.. "Dengar Vikar.. om tahu, kau bukan orang yg jahat.. om meminta kau untuk menjaga Karen.. jaga dia hingga Rain datang menjemput nya, kau tahu Jika Rain sangat mencintai Karen, dan Karen telah menyelamat kan nyawa ku..!! pengorbanan nya untuk Rain dan aku tidak akan bisa di gantikan oleh apa pun.. saya berharap kau tidak menjahati nya, selama kau di sini dan Karen, saya akan memberi kalian Apartemen untuk kalian tinggal sambil menunggu kedatangan Rain.. Biar di indonesia, Rain mengurus semua nya lebih dulu termasuk Bunga, hingga dia melahir kan Anak nya.. om tahu, apa yg kau dan Bunga lakukan di brlakang Rain, tapi om tidak akan menyalah kan siapa pun.. kau juga tahu, Rain dan Bunga tidak saling mencintai.. itu saja vik.. tolong jagaa wanita yg di cintai Anak ku, agar dia tetap aman, baik-baik saja.. om akan menyuruh kefin, untuk menemani mu di sini, dan bergantian menjaga Karen di rumah sakit.. om harap kau setuju.. om tidak akan meminta mu melakukan hal jahat pada gadis itu.. om hnya memina kau menjaga nya, hingga Rain datan ke sini... karena bagi om keberadaan Karen akan lebih aman bila jauh dari Bunga.." ucap nya..


"Om tahu rencana busuk Bunga, maka nya om langsung menemui di sini,.. om takut jika Buna bertindak lebih dulu.. kau lihat, Bunga bisa berbuat apa saja untuk mencapai semua keinginan nya.. dia bisa saja mengambil nyawa orang lain jika keinginan nya tidak terwujud.. pada Karen Contoh nya, dia bisa mencelakai nya hingga menyembunyikan nya di sini.." ucap Nugroho..


"Apa..! Apa maksud om..? mencelakai Karen..!! jadi Karen jatuh dan tenggelam ke sungai itu karena Bunga..?" tanya Vikar tidak percaya.. Nogroho mengangguk.. "Sudah om duga, kau tidak tahu apa-apa..!! Bunga tidak menceritakan nya pada mu.. Kefin tolong ambil itu.." ucap nya.. Kefin mengambil sebuah Laptop dan memutar sebuah rekaman kamera Dashboard..

__ADS_1


"Kau lihat, Rekaman ini..? ini Dari mobil Bunga.. Mobil itu, aku yg memberikan nya, om sengaja memasang Kamera tersembunyi untuk mengetahui semua gerak gerik bunga.. yg langsung terhubung pada Laptop ini.. dan rekaman ini, terjadi, pada saat malam di mana Karen celaka terjatuh dan tenggelam di sungai itu..!! mobil yg Karen gunakan juga Mobil milik Rain.. pada saat om ta, jika mobil itu hilang, om Fikir Raain yg celaka, karena pada saat itu Rain juga tidak ada.. om baru mengethui nya, setelh beberapa hari saat Rain bercerita, mobil itu, dia berikan pada Karen.. dan yg celaka di dalam nya adalah Karen..!!" jelas nya..


"Kau bisa menggunakan rekaman ini, untuk menyerang bunga, dan menjadi bukti, jika nanti Karen sadar dan ingin menuntut nya.." ucap nya lagi.. Vikar terdiam.. ia terlihat emosi.. "Jadi yg mencelakai Adik ku, adalah kau Bunga..!!!" batin nya..


"Baiklah om saya akan menuruti perintah om.. saya akan menjaga Karen hingga Rain datang menjemput nya, setelah itu, saya akan menuntut Bunga dengan rekaman ini.." jawab Vikar penuh emosi


Nogroho tersenyum.. "Om tahu, walau pun kau mmencintai Bunga, kau pasti bisa di Andalkan untuk ini.. Baiklah, om Akan menyuruh Kefin untuk tetap di sini dan bersama kalian..!! dia akan mencarikan sebuah Apartemen untuk kalian tinggal Nanti.." ucap nya,.. Vikar mengangguk..


"Om akan kembali ke indonesia, malam ini.. Vikar, aku percayakan Karen pada mu.. jaga dia.." ucap nya, "Baiklah om.. kau bisa percaya pada ku.." jawab nya, Nugroho tersenyum.. ia menepuk bahu Vikar.. "Kau sudah seperti anak ku sendiri.." uap nya, Vikar hanya tersenyum..


Vikar kembali lagi ke rumah sakit, di temani oleh Kefin.. Saat ia membuka pintu kamar perawatan Karen, ia melihat jika Karen sudah siuman.. "Ka..Karen.. kau sudah bangun..!!! tunggu aku akan panggil kan dokter untuk memerksa mu.." ucap Vikar senanng, melihat Adik nya sudah siuman...


Ia segera mencari Dokter untuk memeriksa keadaan Karen.. dan berlari keluar.. "Syukur lah kau selamat Karen..." batin nya..


BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2