
Rain berangkat pagi itu.. dia sengaja tidak bicara pada siapa pun tentang kepergian nya ke Sidney, Nugroho hanya tersenyum melihat putra nya pergi diam-diam.. "pergi lah bawa Karen kembali ke sini.." Batin nya.
Rain pergi seorang diri, tanpa asisten nya Gama.. dia tidak tau untuk apa Ayah nya menyuruh nya pergi ke Sidney secapat itu.. Rain tidak mencurigai apa pun.. satu pesan Ayah nya "jika sudah sampai, segera hubungi dia.." ucap nya..
Rain telah sampai di bandara Kingsford Smith Sydney. Ia segera pergi mencari sebuah hotel untu nya beristirahat.. tidak lupa dia menghubungi ayah nya, untuk memberi tahu nya, jika Ia sudah sampai..
"Pergilah ke sebuah Apartemen di tengah kota Sidney, dan datangi Kamar nomor 594 di sana.. Kau akan bertemu dengan nya di sana.." balas Nogroho.. Rain hanya membaca nya.
"Iya baiklah, sekarang aku hars tidur dulu, nanti saja mencari nya.." ucap nya sendiri.. rain tertidur siang itu..
__ADS_1
Malam hari nya, Rain bersiap untuk mencari apartemen yg di maksud ayah nya Rain berulang kali membaca nya nama dari Apartemen yg di cari nya "Skye by Crown.. ok aku akan mencari nya.." batin nya,
Dengan percaya diri dia keluar dari Hotel itu, melangkah menuju Lobi.. di depan hotel tersebut sudah tersedia mobil Alpart hitam. dan keluar seseorang dari dalam nya,.. "tuan Rain.. saya akan mengantar Anda.." ucap orang itu..
Rain terkejut melihat nya, "Siapa kau..?" tanya nya, orang itu membuka kacamata nya, "Astaga Fin.. mengagetkan saja. kau di suruh ayah untuk menyusul ku..." tanya nya,.. Kefin menggeleng,. "Saya sudah lebih dulu di sini..!! sudah lebih dari tiga bulan saya dini, tuan Nugroho menyuruh saya ke sini.." jawab nya, Rin mengangguk.. Ia masih belum mengetahui kemana dia akan pergi malam itu..
Rain terdiam,. "siap...? zmaam ini aku hanya meeting lalu mungkin makan malam bersama Klien.. apa yg harus di persiap kan, aku sudah biasa seperti ini..!!" ucap nya.
"Sebaik nya Tuan, mempersiap kan diri Tuan..!! tuan pasti akan terkejut nanti.." ucap Kefin.. Rain hanya terdiam.. terkejut apa nya.." batin nya.
__ADS_1
Tiga puluh menit perjalanan, Akhir nya mereka sampai di sebuah Apartemen mewah, d pusat kota sydney.. Rain menatap apartemen itu.. "jadi ini tempat nya,.." batin Rain,. ia keluar dari mobil nya, merapi kan dulu jas yg dia pakai.
Dia berjalan mengikuti Kefn di samping nya, ia masih belum menaruh curiga sedikit pun pada Kefin dan Ayah nya,.. "Ini tuan, kamar nya,.." ucap Kefin.. Rain menegkan bel yg ada di epan pintu itu..
Pintu itu di buka oleh seorang Wanita.. dengan rambut yg d i gerai.. RAin terkejut melihat waitaa yg berdiri di depan nya.. "KA-KAREN...!!!" ucap nya terkejut.. Karen pun sama terkejut nya, "Sudah aku katakan Tuan untuk bersiap.." bisik Kefin.. Rain hanyaa menatap nya..
Rain memeluk Karen, Karen menangis di pelukan Rain.. "Karen siapa yg datang.." tanya Vikar.. ia menyusul Karen ke depan pintu.. "Vik.. Vikar..!!!" gumam Rain tidak percaya.. Vikar terdiam.. "Masuklah, biar aku jelas kan semua nya..!!" ucap Vikar...
BERSAMBUNG
__ADS_1