
"Selama ini aku selalu menurut ucapan ayah, tapi kenapa kalian tidak membiarkan aku memilih orang yang aku inginkan untuk bersama denganku untuk seumur hidup, aku bukan anak kecil lagi untuk hal seperti ini pun kalian yang mengaturnya" ujar rain sembari meninggalkan kedua orang tuanya. "Aku tidak habis pikir, apa kurangnya dari yuri, cantik, pintar, dari keluarga yang terpandang, bisa-bisanya dia menolak!!" ucap ayahnya. "Sudahlah honey, kita berikan waktu untuk anak kesayangan kita menenangkan pikirannya dulu" jawab ibu tiri rain mencoba meredam amarah ayahnya.
Sementara itu, Rain mulai mengemasi barang-barangnya ke dalam koper, ia berniat pergi meninggalkan rumahnya lagi dan kembali menuju ke Indonesia.
__ADS_1
Pada pagi hari, kedua orang tua rain sudah sibuk dengan pekerjaannya masing-masing, ayahnya sudah beranjak pergi ke kantor dan ibunya sudah pergi dengan urusan bisnisnya, bahkan mereka tidak pernah ada waktu untuk sarapan bersama, kemudian Rain keluar dari kamarnya membawa koper, "Tuan muda, tuan muda mau kemana membawa koper?" tanya pelayannya pada rain. "Apakah aku berkewajiban menjawab pertanyaanmu?" jawab rain pada pelayannya itu. "Maafkan aku tuan muda, sudah lancang bertanya" ucap pelayannya dengan merasa bersalah. Tidak lama kemudian rain sudah berada di bandara, menunggu keberangkatannya menuju Indonesia.
Sesampainya rain di Indonesia, ia bergegas langsung menuju tempat bella bekerja, dipikirannya saat itu hanya ingin bertemu bella dan tidak ada alasan yang lain. Sore itu bella sedang menyiram bunga dihalaman depan kedai kopi tempat ia bekerja dan melihat rain masuk ke dalam kedai tanpa mengucapkan sepatah katapun pada bella, dan ia hanya duduk terdiam sambil membawa kopernya.
__ADS_1
"Aku minta maaf sudah membuatmu salah paham, aku bukannya menolakmu, mau kah nanti malam kau pergi bersamaku? aku akan menjelaskan semuanya" ucap rain. "Penjelasan apa lagi, aku rasa sudah tidak penting lagi buatku" jawab bella dengan ketusnya pada rain. "Bella ku mohon, aku akan menunggumu disini sampai kau selesai bekerja" ujar rain meyakinkan bella. Beberapa waktu kemudian, rain benar-benar menunggu bella dan tidak beranjak pergi dari tempat duduknya sambil memperhatikan bella yang sedang bekerja.
"Panggilkan rain, aku ingin berbicara berdua dengannya" ucap ibunya rain yang baru datang ke rumahnya dan tidak sadar rain sudah meninggalkan Jepang. "Maaf nyonya, tuan muda dari tadi pagi sudah pergi sambil membawa kopernya" ujar pelayannya, "Apa, pergi kemana dia?" tanya ibunya, "sekali lagi maafkan aku nyonya, tuan muda tidak memberitahu akan kemana ia pergi" ucap pelayannya itu, kemudian dengan cepatnya ia menghubungi ayahnya rain, "Hallo honey, apa kau tau kesayangan kita pergi lagi meninggalkan rumah" ucap ibunya, "kemana dia pergi?" ujar ayahnya yang shock atas kepergian rain tanpa memberitahukan kepada kedua orangnya. "Aku tidak tau, aku rasa dia benar-benar membenci pertunangannya bulan depan" ucap ibunya menjawab pertanyaan suaminya itu. "Sekarang hubungi rain dan cari keberadaannya, aku tidak mau dia mengacaukan acara bulan depan" ungkap ayahnya dengan tegas yang tidak mengetahui bahwa rain sudah kembali ke Indonesia.
__ADS_1
Sementara itu di Indonesia, rain sudah beberapa jam lamanya menunggu bella usai bekerja, "bella, ini sudah pukul 21:23 PM, bukankah ini sudah lewat batas kau bekerja, seharusnya kau sudah selesai" ujar rain, "kenapa, aku tidak menyuruhmu menungguku, silahkan pergi sana" ucap ketus bella pada rain. Bella hanya menyembunyikan perasaannya, seakan-akan ia tidak peduli pada rain, padahal ia sangat peduli dan senang jika rain masih menunggunya. Pada pukul 21:35 PM, bella telah selesai bekerja "Keluarlah, aku sudah mau tutup kedai kopi" ucapnya sembari menyuruh rain keluar dan menunggu di depan kedai, setelah bella mengunci pintu, ia membalikkan badan ke arah rain yang berdiri tepat dibelakangnya, "sekarang apa maumu, katakan apa yang mau kau sampaikan padaku tadi?" ujar bella padanya. "Bukan disini tempatnya, ikutlah denganku" ucap rain sembari menarik tangan bella menuju mobilnya yang sedang terparkir dipinggir jalan.