
Ke'esokan hari nnya, Nugroho dan Alin mendatangi, ruah sakit, mereka ingin meminta maaf pda Karen dan Vikar.. tanpa mereka ketahui, jika Karen sudah siuman.. dengan santai mereka memasuki ruangan perawatan Karen..
"ibu tunggu di sini, dulu papa harus ke toilet sebentar..!!" ucap Nugroho.. Alin mengangguk ia meninggal kan Alin sendirian di sana.. Alin menatap sinis pada Karen yg masih tertidur.. "Aku sebenar nya, tidak ingin minta maaf pada mu..!! semua yg aku ucap kan benar.. kau memang buta, dan tidak berguma.. jika Rain menghabis kan waktu dengan mu, dia merusak masa depan nya sendiri.. untuk apa memiliki istri yg tidak bisa melihat seperti mu Karen.. aku tidak peduli kau putri Adi candra atau bukan, jika Rain menikah dengan perempuan lain, dan ika dia mempunyai kekurangan seperti mu, aku juga aka menyuruh nya brcerai... karena apa yg bisa di aangga kan dari istri yg buta, kau juga tidak akan bisa membahagiakan nya.." ucap nya ssendiri..
Karen mendengar nya, Air mata nya menetes.. "dia benar.. aku memang istri yg tidak berguna, cinta saja tidak cukup Rain, tidak akan bbahagia hidup dengan wanita buta seperti ku.." batin nya..
terlihat Nugroho yg kembali dari toilet,.. "Vikar dan Rain, masih di ruangan dokter, mungkin mereka akan segera kembali..!! kita tunggu saja sebentar,," ucap nya. "Baiklah.. aku akan menunggu mereka.." jawab nya, Alin hana memandang pada luar jendela.
Tidak lama kemudian, Rain dan vikar datang.. mereka berdua terkejut, melihat Nugroho dan Alin yg sudah menunggu mereka di sana.. "oh, rupa nnya Nyonya Alin yg terhormat, sudah menunggu..!" ucap Vikar..
Rain langsung saja menghampiri Karen.. dia menggegam tangan istri nya itu.. "Vikar... kami ke sini untuk meminta Maaf pada mu dan Karen..!!" ucap Nugroho.. Vikar tersenyum..
"om, Nugroh.. kkau tidak bersalah maaf bila saya lancang, tapi perrkataan nyonya alin ini sangat-sangat menganggu saya..!! sayaa juga sudah biara pada Ayah, ka semua investasi, yg di suntikan pada perusahan anda, sudah saya cabut.. permintaan maaf saja ku rasa tidak cukup.. saya akan tetap mengambil alih ke dua perusahan, ddan Rain akan bekerja di bawah saya.. semua yg nyonya alin kata kan benar.. bahwa, orang miskin hanya ingin uang..!! sekarang terbukti siapa yg miskin dan membutuhkan uang.. kau jauh-jauh datang ke sini, hanya untuk meminta Maaf dari AAdik ku, dan Aku.." ucap Vikar..
__ADS_1
Alin hanya menunduk Malu.. dia tidak berkata apa-apa.. nugroho mmenyenggol nya.. "Kataka sesuatu.. kau harus bertanggung jawab untuk semu ayg kau lakukan..!!" ucap nya,. Alin hanya menoleh..
"Maaf kan Saya, Vikar.. saya tidak akan mengatakan apa pun yg akan menyakiti kaian lagi, terutama pada Karen, saya menghargai, semua yg dia beri kan, saya berterima kasih pada nya.. tolong maaf kan saya.." ucap nya..
Vikar terdiam.. "itu semua, tergantung Karen.. apa dia memaafkan Anda atau tidak.." jawab nya... "Bagaimanaa Karen..? apa kau memaaf kan ibu mertua mu..?" tanya nya..
Nugroho dan Alin terlihat Bigung.. mengapa Vikar bertanya pada nya
Karen terdiam.. "Aku sudah memaaf kan ibu, tapi yg ibu katakan tadi benar.. aku mendengar nya.. semua g ibu katakan, saat kita berdua tadi.. aku memang tidak pernah bisa
"apa yg aku berikan untuk papah, itu iklas,.. aku tidaak mengharap kan apa pun.. aku ingin melihat orang yg aku cintai kembali tersenyum.. dan ibu, berhenti menangis karena menghawatir kan papah, saat itu,,.. tapi semua yg aku lakukan, tidak pernah, menyentuh hati ibu.. Mungkin lebih baik, aku melepas semua nya.. seperti yg ibu katakan barusan, ibu tidak perduli, jika aku bukan putri Adi Candra,.. jika Rain, menikahi gadis buta selain aku pun, ibu akan tetap menyuruh nya untuk meninggal kan gadis itu kan..? karena Rain, tidak punya masa depan, hidup dengan orang yg memiliki kekurangan..
Aku.... Aku... Aku ingin berpisah...!!! mungkin lebih baik jika aku dan Rain berpisah...!!! aku akan meminta Kak Vikar mengurus surat perceraian kita...!! aku akan menuruti kenginan ibu..!!" ucap nya terbata..
__ADS_1
Vikar terkejut mendengar ucapan Karen.. Rain memandang nya.. "Tidak... aku tidak mau..!! aku tidak mau bercerai.. Karen, kau jangan mendengar ucapan ibu ku..!! aku tidak mau.." ucap nya.. Karen menangis tersedu-sedu..
"Aku tidak mau menghalangi mu.. ibu mu benar, aku tidak berguna..!! untuk apa kau mempertahan kan aku..? aku buta, aku tidak bisa menjadi kebanggan untuk mu.." ucap nya..
Karen melepas kan genggaman nya..
Rain menatap tajam ibu nya.. "ibu datang ke sini, untuk meminta Maaf, tapi apa yg tadi ibu kata kan padanya.. kenapa ibu terus menghancurkan hidup ku.. bu.. hiup ku itu Karen.. aku tidak peduli, jika dia seperti ini.. aku yg akan menjadi mata nya.. ibu tidak pernah mengerti perasaan ku..!! ibu hanya memikir kan diri ibu sendiri" teeriak nya..
Wajah Rain memerah, hati nya terluka.. "Aku tidak akan mencerai kan mu..!! apa pun yg terjadi..!! aku tidak akan pernah meninggal kan mu Karen.. tidak akan pernah...!!" teriak nya.. Rain keluar meninggal kan ruangan itu..
Karen menangis.. Vikar hanya menatap nya.. "kau mungkin puas nyonya Alin.. memang ini yg kau ingin kan..!! kuuau ingin Rain dan Adik ku berpisah bukan.. Karen sudah mengabulkan nya dia menuruti keinginan mu..!! ucapan mu, pada nya tadi, mmang aku tidak tau, tapi aku yakin.. itu sangat menyakiti hati nya, sehingga dia bisa mengambil keputusan itu.. kau bukan hanya menghancurkan Adik ku, tapi juga hidup putra mu sendiri." ucap Vikar..
"Maaf Om nugroho, saya benar-benar akan menarik semua aset, investasi,.. dan semua yg ayah saya berikan pada anda.. dan jika Karen tidak berubah fikiran.. saya akan mengurus perceraian Rain dan Karen.." ucap Vikar.. "Silah kan tinggal kan tempat ini.."ucap nya..
__ADS_1
Alin dan nugroho pergi meninggalkan rumah sakit, tanpa bicara apa pun.. "Kau puas bu..? ini yg kau ingin kan bukan..? kau merusak hidup putra mu sendiri.. tidak hanya itu kau juaa yg membuat perusahaan ini bangkrut.. kau akan jatuh miskin lagi Alin.." ucap nugroho marah...
BERSAMBUNG