MAFIA KEJAM ITU SUAMI KU

MAFIA KEJAM ITU SUAMI KU
CHRIS SEPERTI HELLO KITY


__ADS_3

akhirnya chris menaruh belanjaan nya begitu saja di lantai, dia langsung mengikuti kia yg asyik tidur.


🌺 🌺 🌺 🌺


hari sudah menunjukkan pukul enam pagi, kia bangun lebih dulu saat dia ingin turun dari ranjang nya, dia merasa sedang menginjak sesuatu, kia langsung menuju saklar lampu untuk menyalakan lampu nya. dan alangkah kaget nya kia saat tau apa yg dia injak.


"astaga aku menginjak nasi? siapa yg menaruh nasi di sini?" heran kia, lalu pandangan kia mengarah ke suami nya yg sedang tidur pulas.


"ini pasti ulah hubby, astaga hubby kenapa kau menaruh nasi di sini sih?"


fix kia memang benar2 lupa ingatan, padahal ini semua juga bagian dari kesalahan nya yg tak menunggu sang suami pergi dari mini market.


akhirnya kia mengambil bungkusan2 nasi dan cokelat itu ke dapur untuk dia taruh di sana.


"nyonya kia ada yg bisa saya bantu?" tanya salah satu maid.


"ah iya tolong taruh ini di tempat nya kak" kia memberikan beberapa kantong pelasik yg berisi nasi dan cokelat.


"baik nyonya"


"makasih ya kak kalau gt aku ke kamar dulu"


"baik nyonya"


kia langsung ke kamar dan bergegas untuk bersiap2 mengantar bunda dan ayah nya pergi ke bandara, karna saat ini mereka harus kembali ke indonesia.


35 menit kemudian kia akhirnya keluar dari kamar mandi, dan dia begitu terkejut saat suami nya tiba2 ada di depan pintu kamar mandi dengan wajah datar.


"astaga jantung ku, ya ampun hubby kamu tuh kenapa berdiri di sini sih? pakai memasang wajah datar lagi bikin aku jantungan saja" kesal kia.


tak ada jawaban dari chris, kia pikir dia sudah melakukan kesalahan yg cukup fatal makanya chris memasang wajah datar seperti itu.


glukk..


"hubby kau kenapa sayang?" tanya kia dengan lembut.


"honey.... kenapa kau malah tertidur di saat aku sedang berjuang untuk memenuhi keinginan mu" rengek chris, chris sedetik kemudian berubah menjadi anak kecil yg sedang merajuk pada ibu nya.


kia tercengan dengan perubahan suami nya, baru saja suami nya itu berwajah bak seorang iblis tapi lihat lah saat ini suami nya berubah menjadi hello kity. saking terkejut nya kia tak membalas pelukan dari suami.


"honeyy... kenapa kau diam saja? kenapa kau begitu tega pada ku semalam hmm?" kia langsung tersadar dari lamunan nya.


"maksud mu apa chris aku tak mengerti" heran kia.


"kau benar2 lupa?" sekarang chris yg di buat kagum oleh kemampuan 3 pasukan kecebong yg benar2 sudah mengerjai nya. kia yg benar2 lupa hanya mengangguk polos.

__ADS_1


"apa kau tak ingat di jam dua dini hari tadi kau membangunkan ku karna kau lapar, kau ingin makan nasi dengan di campuri cokelat. lalu aku menyendokkan nasi untuk mu dan ternyata nasi nya malah tidak ada. aku membujuk mu agar makan nya besok saja lalu kau malah menangis dan ingin makan saat itu juga dan yg akhirnya aku pergi ke mini market untuk membelikan mu cokelat dan nasi lalu sesampai nya aku di sini kau mala.... " kia menutup mulut chris dengan satu jari nya.


"ya ya ya aku sudah ingat tak perlu kau jelaskan secara rinci hubby"


"syukurlah kalau kau ingat sekarang jawab pertanyaan ku, kenapa kau tak menunggu ku di saat aku sedang berjuang untuk memenuhi keinginan mu?" tanya chris dengan dramatis, ingin marah tapi takut sang istri malah menangis dan itu akan membuat dia menderita lagi.


"ya karna aku ngantuk" setelah menjawab kia pergi meninggalkan chris begitu saja.


sedangkan chris yg melihat kia sangat santay menjawab tanpa meminta maaf atau bahkan membujuk nya benar2 merasa dongkol, dia yakin sekali kalau 3 kecebong itu lah yg sudah merasuki kia. karna chris tau betul kia bukan tipe orang seperti itu, dia pasti akan langsung meminta maaf kalau dia mempunyai salah.


"apa ini pertanda kalau besar nanti anak ku akan bersifat seperti itu? tapi kenapa sikap itu lebih cenderung ke sifat aku ya? wah bisa gawat ini kalau sampai ketiga kecebong ku bisa bersifat seperti ku, pasti aku juga yg akan repot untuk mendidik nya. dady saja dari dulu selalu berteriak karna ulah ku" batin chris.


chris mulai memikirkan segala kemungkinan2 yg akan terjadi seandai nya ketiga anak nya itu akan lahir, dan seketika bulu kuduk chris meremang karna memikirkan itu. buru2 lah dia menyusul istri nya untuk membujuk diri nya.


"honeyy...." chris merengek lagi.


kia terkejut saat suami nya masuk ke ruang ganti di saat dia hanya menggunakan bra dan cd saja.


"astaga chris bisa tidak sih tunggu dulu di luar, aku sedang ganti baju" omel kia.


chris tak mendengar kan ocehan istri nya justru dia malah memeluk istri nya dan menelusupkan kepala nya di samping telinga kanan kia.


"honeyy kenapa kau tak meminta maaf pada ku sih jelas2 di sini kau yg bersalah honey... "


"apa benar ini ketua mafia? kenapa merajuk nya seperti anak kucing? benar2 sangat manja" ledek kia.


"memang nya tidak boleh ya kalau ketua mafia ini merajuk pada istri nya sendiri" ucap chris dengan nada di buat manja.


"hufft... baiklah2 aku minta maaf karna tidak menunggu mu semalam" kia mengelus kepala suami nya dengan lembut layak nya seorang bayi.


chris menjongkok di depan kia dan mengelus perut kia yg masih rata itu.


"nak jangan mengerjai dady mu ini ya, dady kan sangat menyayangi mu masa iya kau tega mengerjai dady" setelah itu chris mencium perut kia.


"ya dady maafkan kami ya" jawab kia dengan menirukan suara anak kecil.


"honey mandi kan aku yuk" ajak chris.


mendengar itu kia langsung memberi pelototan pada chris, enak saja di suruh mandiin suami nya, yg ada malah tambah telat.


"mandi sendiri, ini sudah siang chris tak usah macam2 kau"


"hmm baiklah" akhirnya chris pergi ke kamar mandi untuk mandi dengan langkah lemas.


🌺 🌺 🌺 🌺 🌺

__ADS_1


di sisi lain baju wedding dayana sudah jadi, dayana di panggil oleh desainer dimitri untuk menjajalkan gaun wedding yg akan dia pakai, dayana datang bersama robert tentu saja, dan seperti biasa wajah robert selalu masam saat mendatangi desainer itu.


"selamat pagi tuan dimitri lama tidak berjumpa" sapa dayana.


"selamat pagi juga nona dayana, tuan robert"


"hmm" robert sangat malas membalas sapaan desainer dimitri.


"mari kita langsung melihat gaun nya saja" ajak desainer dimitri.


dayana begitu terpukau dengan gaun yg di pajang di patung, gaun berwarna merah bercampur dengan warna putih membuat gaun itu sangat cantik dan terkesan sangat berani, di tambah ada bunga2 di sekitar bawah gaun yg mempercantik gaun tersebut.


"wah ini cantik sekali, saya benar2 puas dengan hasil nya tuan dimitri" sahut dayana.


"biasa saja" jawab robert dengan ketus, padahal jelas dayana tidak bertanya pada calon suami nya itu.


"terima kasih nona dayana atas pujian nya, saya senang kalau anda suka. dan untuk tuan robert maafkan saja karna telah membuat anda kecewa"


"tidak kok tuan dimitri, saya yakin robert pasti sangat menyukai nya. hmm bolehkah saya langsung mencoba gaun nya?"


"tentu nona mari saya bantu" desainer dimitri hendak membantu dayana untuk mengeluarkan gaun itu dari patung nya bukan ingin membantu memakaikan gaun ke tubuh dayana.


"eh eh apa2an kau? kau mau ingin berbuat mesum pada calon istri ku ya begitu? wah kurang ajar sekali kau" robert hendak ingin memberi memukul dimitri tapi sayang dayana mencegah nya.


"astaga robert kau itu apa2an sih maksud nya tuan dimitri bukan membantu memakaikan baju ke tubuh ku, tapi melepaskan gaun itu ke patung nya. kenapa kau tak mengerti sih" jelas dayana.


"ya salah dia lah sayang, kenapa bicara nya setengah2" robert tetap tak mau mengalah.


akhirnya dayana di bantu pelayan butik untuk melepaskan gaun dari patung itu dan membantu dayana untuk memakai patung itu, di luar ruangan ganti pakaian robert sama sekali tak bicara sepatah kata pun.


sampai akhirnya dayana keluar dengan gaun berwarna merah bercampur putih itu, sungguh dayana sangat cantik memakai gaun itu.


"bagaimana robert apa gaun nya cantik?" tanya dayana.


"gaun nya biasa saja sayang, yg membuat gaun itu cantik karna diri mu yg memang sudah cantik"


🌺 🌺 🌺 🌺 🌺 🌺 🌺 🌺 🌺 🌺 🌺 🌺


**jangan lupa like komen dan vote aku ya


jangan lupa juga kasih hadiah untuk triple baby oke


salam cinta dari othor abal2 😘


sarangheo**

__ADS_1


__ADS_2