
"Siap mom, nanti dady akan mengajarkan Steven agar bisa lembut saat bercinta dengan Sania"
🌺🌺🌺🌺
Keesokan hari nya, Flow turun dengan di gendong oleh Nathan ala bridal style.
"Astaga Nath, kau apakan menantu momy hah?" Omel mommy Nathan.
"Kau sangat kasar bung, bukan kah dady sudah mengajarkan mu untuk bersikap lembut?" Sahut dady Nathan.
"Susah dad, ini itu masih tersegel rapih Nathan harus sedikit kasar agar segel nya terbuka" Jawab Nathan dengan santay.
Pipi Flow sudah memerah karena mendengar obrolan mesum antara ayah dan anak ini, Flow jadi mengerti kenapa Nathan bisa semesum itu, itu pasti karena turunan dari dady nya.
"Kalian itu bicara tidak tau tempat ya, kasihan Flow dia jadi malu karena mendengar pembicaraan kalian" Omel momy Nathan.
"Kenapa harus malu mom, kita semua kan sudah menikah" Jawab Nathan dengan santay, Nathan lalu mengingat percintaan nya semalam dengan Flow.
FLASBACK ON
Saat malam hari Flow memutuskan untuk tidur cepat, selain karena lelah dia juga menghindar dari serangan macan yang kelaparan. Tapi usaha nya tidak berhasil, nyata nya Nathan tetap bisa mengambil hak nya dengan cara modus.
"Jangan kira kau bisa lolos honey, malam ini kita akan berkeringan bersama" Batin Nathan.
Nathan tidur di samping Flow dengan memeluk pinggang ramping Flow, tak lupa juga Nathan memberikan sentuhan-sentuhan kecil di leher putih Flow. Nathan sebenar nya tau kalau Flow belum benar-benar tertidur.
"Astaga apa yang dia lakukan? Apa dia tak tau kalau aku sedang tertidur" Batin Flow.
Flow sudah berkeringat dingin saat Nathan mencium bahkan menjilat leher Flow.
"Nath-an apa yang kau lakukan?" Tanya gugup Flow.
"Aku hanya meminta hak ku honey, memang nya tak boleh?" Tanya Nathan.
"Tapi aku lelah, besok saja ya" Jawab Flow dengan wajah yang di buat lesu.
"Maka dari itu, sekalian saja kita lelah nya, biar besok kita tak bercinta lagi"
"Tapihnmmpp" Ucap Flow teetahan karena bibir nya di bungkam oleh bibir Nathan.
Awal nya Flow terhanyut dalam ciuman lembut Nathan, tapi lama kelamaan ciuman itu menuntut dan membuat Flow kehabisan nafas, Flow memukul dada Nathan.
__ADS_1
"Huhh... huhh... kau keterlaluan sekali Nath, kau ingin membuat ku mati atau bagaimana hah?" Omel Flow.
"Aku menginginkan mu darling" Bisik Nathan dengan nada sensual nya, membuat bulu halus Flow meremang seketika.
"Dan ku harap kau jangan menolak, kalau kau menolak aku akan mengadu pada orang tua mu bahwa kau sungguh jahat karena tak memberikan hak ku. Lagi pula sangat dosa sayang kalau kau tak memberikan hak ku" Jelas Nathan.
Mendengar itu Flow hanya pasrah, akhir dia mengangguk dan Nathan pun dengan semangat mencium bibir Flow. Tangan nya pun tak tinggal diam, tangan nya mulai menjalar membuka pengait bra milik Flow, setelah bra sudah terbuka Nathan langsung memeras susu Flow dan badan Flow pun langsung merinding.
"S*hit lah, kita langsung memulai saja ya sayang" Bisik Nathan, Flow pun mengangguk. Karena Flow juga menginginkan nya, otak nya tak berfungsi dengan baik.
Nathan mulai mengarahkan benda pusaka nya ke goa Flow, dan ini lah Nathan. Dia tak pandai memasukkan benda pusaka nya ke goa yang masih tersegel, dengan terpaksa Nathan langsung menghentakkan milik nya hingga air mata Flow menetes tanpa di minta.
" Akkhhh!! Sakit sekali hikss..." Isak tangis Flow.
"Maaf sayang, muach muach sudah ya jangan menangis lagi" Nathan mencium kedua mata Flow dan membiarkan benda pusaka nya diam di sana dulu agar Flow terbiasa dengan sahabat kecil nya itu.
Ketika di rasa Flow sudah tidak menangis lagi, baru lah Nathan menggerakkan pinggul nya dengan perlahan. Dan tanpa di minta Flow pun mengeluarkan erangan manja dari mulut nya, membuat Nathan bertambah bergairah saat mendengar nya, Nathan memompa pinggul nya dengan cepat.
"Aakkhhh Nathaannnn" De**h Flow
"Yahhh teruss seperti itu Floww aakkhh"
Erangan manja dan hentakkan keras terus terjadi, hingga satu jam lama nya baru lah Nathan mendapatkan pelepasan pertama nya, sedangkan Flow? Ntah lah itu pelepasan yang ke berapa mungkin ke sepuluh. Nathan langsung ambruk di atas tubuh Flow dengan nafas dan keringat nya.
FLASBACK OFF
🌺🌺🌺🌺
Sedangkan di sisi lain, Rachel dan Mark juga baru keluar dari kamar. Momy Mark menatap Rachel dari atas hingga bawah.
"Loh hel kenapa leher mu saja yang berubah? Kenapa cara jalan mu tidak berubah?" Tanya Momy Mark.
"Maksud nya mom?" Tanya Rachel tak paham.
"Jangan bilang kalau Mark belum membobol gawang mu?" Tanya momy Mark.
"Mom Rachel itu masih sekolah, mana mungkin aku membobol nya sekarang. Tadi malam aku hanya meng unboxing saja kok" Jawab Mark dengan santay.
Rachel tentu saja mengerti kemana arah bicara mertua dan suami nya itu, Rachel sangat malu saat suami nya memberi tau kegiatan mereka semalam.
"Wah benar kah? Bukan karena milik mu mati suri kan? Nanti takut nya saat kau bertarung tiba-tiba sahabat mu tidak mau berdiri lagi" Ejek momy Mark.
__ADS_1
"Ckk mom anak mu ini sangat perkasa, dia pasti tak akan mengecewakan aku" Protes Mark.
"Syukur lah kalau begitu, ayo sayang kita makan kau pasti sudah lapar" Ajak momy Mark.
"Maaf ya mom, Rachel telat bangun" Ucap Rachel merasa bersalah karena tidak membantu mertua nya memasak.
"Tak apa sayang, momy mengerti kau lelah. Kau hanya perlu mengurus bayi tua ini dan memuaskan nya di atas ranjang Hel" Ucap momy Mark tanpa malu.
"Mom, jangan seperti itu kasihan Rachel"
"Nanti akan momy ajarkan cara untuk memuaskan Mark oke" Bisik Momy Mark.
Mark lalu mengingat saat semalam Mark berhasil melakukan modus terhadap istri kecil nya. Baru di unboxing saja sudah membuat Mark puas apa lagi kalau sampai Mark membobol gawang itu.
"Ah rasa nya pasti akan sangat nikmat" Batin Mark.
"Kenapa kau senyum-senyum begitu? Kau sedang tidak memikirkan wanita lain kan" Selidik momy Mark.
Mendengar itu Rachel yang sedang menyendokkan makanan untuk Mark pun langsung menengok ke arah suami nya, Rachel paham kalau Mark belum mencintai diri nya. Mark yang di tatap Rachel pun jadi kikuk.
"Mom kau jangan sembarang bicara, aku kan bukan tipe pria yang seperti itu." Protes Mark.
"Syukurlah kalau begitu, kalau sampai kau berani selingkuhi Rachel maka momy akan memangkas habis sahabat mu. Biar sekalian tak ada wanita yang ingin dekat dengan mu" Ancam Momy Nathan.
Glukkk....
Mark langsung menutupi sahabat kecil nya, ini adalah harta berharga nya mana mungkin Mark rela sahabat kecil nya di potong.
"Ini kak makanan nya" Rachel selesai menyendokkan sarapan untuk Mark.
"Eh tunggu, tadi kau bilang apa Hel? Kak? Kok begitu sih cara panggilan kalian? Momy mau kau harus memanggil Mark dengan sebutan sayang dan kau pun juga harus seperti itu Mark, paham?"
" Paham mom" Jawab Mark dan Rachel.
🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺
JANGAN LUPA LIKE KOMEN DAN VOTE AKU YA
DAN JANGAN LUPA JUGA BERI HADIAH OKE
SALAM CINTA DARI OTHOR ABAL-ABAL 😘
__ADS_1
SARANGHEO ❤️