MAFIA KEJAM ITU SUAMI KU

MAFIA KEJAM ITU SUAMI KU
PANGGILAN SAYANG


__ADS_3

"baik dok"


🌺 🌺 🌺 🌺


di apartemen mark, rachel masih terpesona dengan dekor apartemen mark yang terkesan sangat berkelas. belum pernah rasa nya dia menginjak kaki nya di apartemen mewah seperti ini. sebelum berangkat sekolah rachel menyempatkan diri nya untuk ke apartemen mark untuk membuat kan sarapan untuk mark, dan juga segala keperluan lain nya. setelah pulang sekolah rachel juga harus ke apartemen mark untuk membersihkan apartemen mark atau menyuci pakaian mark.


rachel tak mengeluh sama sekali, justru dia malah senang karena dia bisa bekerja dengan santay tanpa harus terburu buru, gaji di sini juga cukup besar, sangat cukup untuk diri nya dan pengobatan ibu nya, seperti saat ini rachel sudah pulang sekolah dan sedang mengepel apartemen mark dan mencuci baju mark.


"ah kenapa tidak dari dulu saja aku mendapatkan pekerjaan seperti ini, sudah gaji nya cukup besar dan pekerjaan nya juga santay tidak terburu-buru. aku jadi bisa sedikit fokus pada ibu dan sekolah ku" gumam rachel.


"kau sedang apa?" ntah datang dari mana tiba-tiba mark sudah berada di belakang rachel.


"astaga tuan, kau datang dari mana? membuat ku jantungan saja" jawab rachel.


"kau saja yang tuli, aku sudah memanggil mu dari tadi tapi kau tak menyahut. yang menyahut malah makhluk tak kasat mata"


"hehe begitu ya, oh ya tuan kesini pasti ingin makan siang kan? nah kebetulan sekali tuan saya tadi sebelum ke sini membeli makanan di dekat sekolah saya, harga nya sangat murah dan rasa nya juga sangat enak, sebentar ya" rachel berlari mengambil tas sekolah nya untuk mengambil makanan yang dia bawa.


makanan itu memang sengaja rachel beli untuk mark, rachel sedang malas untuk memasak jadi dia membelikan makanan murah dan enak ini di dekat sekolah nya.


"silahkan tuan cicipi" rachel menyajikan nya di atas piring.


mark menaikkan alis sebelah nya, tampilan dari makanan itu sama sekali dan menarik justru malah terlihat makanan yang tak higenis.


"tuan tenang saja makanan ini di jamin higenis dan bersih walaupun dari penampilan sangat tidak meyakinkan" sahut rachel, saat tau kalau boss nya ini sedikit tidak yakin dengan kebersihan di dalam makanan itu.


"dari mana kau tau?"


"aku sudah sering makan, bahkan ibu juga ikut makan kok dan bukti nya lagi kami berdua tidak mati walaupun sudah sangat sering memakan makanan ini" jawab rachel.


mark mulai mendekat ke makanan itu dan mulai menelisik makanan itu, kalau dari segi aroma sih makanan ini cukup terasa sangat menggiurkan. dengan perlahan mark memasukkan makanan itu ke dalam mulut nya.


rachel yang tidak sabaran langsung mendorong sendok yang berisi makanan itu ke dalam mulut mark, mark tentu saja terkejut. mata nya membola saat makanan itu di dorong paksa oleh rachel.


"nah begitu kan bagus, enak kan tuan?" tanya rachel tanpa merasa bersalah ataupun takut.

__ADS_1


memang makana itu sangat enak, tapi kalau cara nya seperti itu dia bisa mati mendadak karena tersedak. dengan susah payah mark menelan makanan itu.


"rachel!!!!" wajah mark memerah, dia cukup marah dengan kelakuan gadis kecil itu.


"ya tuan" jawab rachel, ntah polos atau bodoh tapi dari wajah rachel, dia benar-benar tak merasakan rasa bersalah sedikit pun.


"kenapa kau mendorong sendok yang berisi makanan tadi?" tanya mark sambil menahan emosi.


"ya karena tuan terlalu lama memasukkan makanan nya, jadi ya sudah aku bantu saja. tapi enak kan tuan?" tanya rachel.


"tapi tak harus seperti itu juga rachel, bagaimana nanti kalau aku mati mendadak karena tersedak? siapa memang nya yang akan menggaji mu?"


"benar juga ya"


🌺 🌺 🌺 🌺


rachel sudah menyelesaikan semua pekerjaan nya, saat nya dia meminta izin pulang kepada mark.


"tuan saya izin pulang dulu ya, besok pagi saya akan kemari lagi" pamit rachel.


"ayo kemana tuan?" tanya rachel.


"ini sudah pukul tujuh malam, tak baik anak kecil berkeliaran di luar malam-malam"


rachel di bilang anak kecil? wah mark ini benar-benar ya, dia sudah berusia 17 tahun loh, sudah mempunya kartu pengenal juga. memang dasar nya saja mark yang terlalu tua.


"wah kau benar-benar ya tuan, aku ini sudah 17 tahun. sudah mempunyai kartu tanda pengenal juga. kau nya saja yang terlalu tua untuk ku" kesal rachel.


"terserah tapi di mata saya, kau tetap anak kecil. tak berubah sama sekali, sekarang ayo biar aku antar pulang" ntah sadar atau tidak, mark menggandeng tangan rachel, rachel tentu saja merasa malu dan gugup.


ini pertama kali nya dia sedekat ini dengan seorang pria, apa lagi pria dewasa yang cukup mapan. biasa nya hidup nya hanya terfokus ke satu titik, yaitu mencari uang sebanyak-banyaknya agar ibu nya bisa sembuh. soal sekolah? untung saja dia cerdas jadi bisa mendapatkan beasiswa, tapi kalau seandainya beasiswa nya di cabut rachel sama sekali tak masalah. bagi nya ibu nya adalah segala-galanya dan tak pernah di gantikan dengan apapun.


"hmm tuan nanti antarkan saja ke jalan m" sahut rachel gugup di dalam mobil, dia yakin sekali saat ini wajah nya sudah memerah.


"bukan kah kau tinggal di jalan h? kenapa kau meminta ku mengantarkan mu ke sana?" tanya mark.

__ADS_1


"ini sudah malam, ibu ku pasti belum makan malam, jadi aku mau membelikan lauk dulu untuk ibu ku. nanti tuan bisa langsung pulang saja, jarak dari jalan m ke jalan h tidak jauh kok" jawab rachel.


"tak apa biar aku mengantar mu sampai rumah"


beberapa menit kemudian akhirnya rachel sampai di rumah makan sederhana, rumah makan itu terlibat sangat sederhana tapi sangt ramai.


"bibi aku mau nasi dengan lauk biasa nya satu ya bu" ucap rachel.


"siap nak, loh kok nak rachel malam sekali beli makan nya?" tanya ibu penjual makanan.


"ya bi saya habis pulang kerja"


"ini pasti buat ibu ya nak?" tanya ibu penjual makanan.


"ya bi itu buat ibu, saya tadi sudah makan kok"


"nih nasi nya nak"


"loh kok dua bungkus bu? rachel kan beli nya satu bungkus saja"


"sudah tak apa, kau itu masih muda perlu banyak makan agar kau kuat" jawab bibi penjual.


"ini bibi uang nya, terimakasih. ayo sayang" mata rachel melotot ketika saat mark memanggil diri nya dengan sebutan sayang.


"tuan ini sangat banyak, harga nya hanya dua dollar saja kok" jawab bibi penjual.


"nggap saja ini rezeki dan bibi jangan menolak, pamali kalau bibi menolak"


🌺 🌺 🌺 🌺 🌺 🌺 🌺 🌺 🌺 🌺 🌺 🌺


jangan lupa like komen dan vote aku ya


jangan lupa juga beri hadiah untuk si triple baby


salam cinta dari othor abal-abal 😘

__ADS_1


sarangheo ❤


__ADS_2