MAFIA KEJAM ITU SUAMI KU

MAFIA KEJAM ITU SUAMI KU
ADA APA?


__ADS_3

"Haha pasti kau sedang berpikir aku sangat sexy kan," batin Steven.


🌺🌺🌺🌺


"Kau, kenapa kau tidak mencegah bulan madu itu?" tanya Sania.


"Astaga kau itu bodoh sekali ya, aku itu lelah bekerja, aku butuh liburan agar otak dan badan ku tidak tegang," jawab Steven.


"Ya kalau memang kau ingin liburan yasudah pergi saja sendiri," jawab ketus Sania.


"Sudah lah kau mengomel terus, ayo lebih baik kita tidur, hari sudah semakin malam," ucap Steven.


Steven menepuk kasur king size itu, bermaksud menyuruh Sania tertidur di kasur itu, Sania meneguk ludah kasar.


"Astaga, tidur dengan nya? Yang benar saja," batin Sania.


Sania melamun, dia takut saat tidur berdua dengan Steven, dada nya akan membengkak lagi.


"Kau sedang memikirkan apa?" bisik Steven tepat di belakang telinga Sania.


Sania yang sedang melamun pun terkejut saat mendengar bisikan Steven yang begitu dekat dengan kuping Sania, deru nafas Steven begitu hangat di telinga Sania. Tak lupa juga Steven menjilat telinga Sania dengan sensual.


"Ssshhh....," Sania berusaha keras agar tidak mengeluarkan suara ******* dengan cara mengigit bibir nya.


Steven yang melihat Sania mengigit bibirnya untuk menahan ******* itu, Steven membalikkan tubuh Sania dan langsung ******* habis bibir Sania, membuat Sania terkejut, Sania tidak membrontak, dia begitu menikmati pergulatan bibir ini.


Hingga akhirnya tiga puluh menit kemudian, nafas Sania mulai kehabisan, dia memukul dada Steven untuk menjauhkan bibirnya. Namun, Steven malah memperdalam ciuman itu bahkan menuntun Sania untuk berbaring di atas ranjang, Steven menindih tubuh Sania.


Tangan nya pun bergerak aktif ke belakang baju Sania, hingga tanpa sadar Sania mengeluh kenikmatan. Kesadaran Sania kini hanya tersisa 10 %, dia benar-benar terlena dengan belaian dari Steven yang begitu memabukkan.


Tok


tok


tokkk...


"Sania.... Steven.... apa kalian sudah tidur?" tanya Mommy Steven.


"Sudah lah mom, kan bisa besok, ini sudah hampir tengah malam loh, mereka pasti sudah tertidur," ucap Daddy Steven.


"Ini baru pukul 12 malam dad, mana mungkin mereka sudah tertidur," ucap Mommy.

__ADS_1


Kesadaran Sania langsung tersadar 100% begitu mendengar teriakan mertua nya yang begitu melengking, Sania langsung mendorong tubuh Steven hingga terpental dari atas kasur, Sania lalu merapihkan pakaian nya yang sudah di buka oleh Steven.


Kreekk....


"Ya mom ada apa?" tanya Sania dengan wajah panik.


"Tuh kan Mommy bilang apa, Sania pasti belum tertidur," ucap Mommy Steven pada Daddy Steven.


"Ada apa ya dad, mom?" tanya Sania.


"Mommy ingin memberikan.... " ucap Mommy tertahan.


"Ada apa sih mom kemari? Ganggu kerja Steven tahu tidak?" kesal Steven.


"Kerja? Di jam segini kau malah bekerja? Harus nya kau itu menonton film romantis dengan Sania, menikmati masa berdua kalian sebelum akhirnya kalian harus menjadi orang tua," omel Mommy Steven.


" Ya sama saja mom, Steven kan bekerja untuk memenuhi keinginan mom juga, memang nya mom sudah lupa tentang keinginan Mommy?" goda Steven.


Mommy Steven mengingat tentang keinginan dirinya, dirinya tak pernah menginginkan untuk Steven bekerja. Setelah lama berpikir kini Mommy Steven mengerti apa maksud dari sang putra.


"Benarkah kau sedang bekerja untuk membuat adonan cucu mommy?" tanya Mommy.


Steven pun hanya mengangguk dengan wajah lemas, sedangkan wajah Sania sudah merah karena suami nya yang tidak tahu malu itu.


"Wah benarkah mom? Mommy benar-benar terbaik, paling mengerti kemauan anak nya," puji Steven.


"Tentu saja, sekarang kalian lanjutkan lah apa yang harus kalian lanjutkan," ucap mommy.


Pasangan paru baya itu akhirnya pergi meninggalkan Sania dan Steven, kini Sania tidak tahu lagi bagaimana caranya untuk menghindar dari situasi ini, Sania juga berpikir seperti nya Steven mulai berubah. Dia jadi lebih sering menyentuh dirinya dan menggoda dirinya.


"Astaga situasi macam apa ini?" batin Sania.


🌺🌺🌺🌺🌺


Di sisi lain Nathan di buat pusing dengan sikap Flow akhir-akhir ini, Flow jadi sering menangis, marah-marah dan bermanja. Bahkan, Flow juga sering meminta bercinta tiba-tiba, itu jelas saja menguntungkan untuk Nathan.


Tapi beda hal dengan kali ini, Flow tiba-tiba ngambek dan malah mengemasi semua baju-baju nya ke dalam koper, membuat Nathan panik dan bertanya-tanya.


"Heyyy sayang kau mau kemana? Kenapa kau membawa koper?" tanya Nathan.


"Aku ingin pergi saja hikss, kau sudah tidak mencintai ku lagi hikss... seharusnya aku tidak menikah dengan mu, aku tahu kalau kau hanya penasaran saja menikah dengan ku hiksss kau jahat Nathan, kau sangat jahat hikss..." jelas Flow.

__ADS_1


Membuat Nathan bingung dan bertanya-tanya dalam hati, kesalahan apa yang dirinya perbuat hingga membuat Flow ingin pergi dari mansion nya?


"Sayang sungguh aku tidak mengerti maksud mu apa? Aku sungguh menyayangi mu, kenapa kau berkata seperti itu?"


"Bohong, kau tidak menyayangi ku hikkss..., bukti nya tadi kau memuji wanita itu," Flow menunjuk ke arah tv.


Di tv itu memang sedang ada wanita cantik dan sexy tentu nya, tapi Nathan jelas bukan fokus ke wanita itu.


FLASHBACK ON


Flow dan Nathan sedang bersantay di ruang tv, Nathan sedang menonton arena balap motor, Flow sedang mengemil makanan sambil memainkan ponselnya. Sedangkan suaminya fokus menonton tv itu, tanpa sadar Nathan memuji.


"Wow so sexy" gumam Nathan.


Flow yang mendengar gumaman itu langsung masuk ke dalam kamar, Nathan pun pada saat itu diam saja dan masih fokus pada acara tv itu.


"Andai saja pada saat itu daddy mengizinkan ku untuk menjadi pembalap, pasti aku akan se keren dan se sexy dia," ucap Nathan.


FLASBACK OFF


"Aku memuji wanita itu? Kapan?" tanya Nathan, karena memang dia merasa tidak memuji wanita yang ada di tv itu.


"Kau bilang pada ku, wow so sexy," ucap Flow sambil menirukan gaya Nathan tadi.


"What? Yang benar saja aku memuji toilet umum, sayang yang aku puji itu adalah pembalap nya yang sangat sexy dan sangat keren, bukan wanita nya," jelas Nathan.


"Jadi kau homo? Huwaaaa..... suami ku homo huwaaa..." Tangis Flow semakin kencang.


"Bukan homo juga sayang, astaga kau kenapa jadi sering menangis sih? Cup cup sayang sini aku peluk" Nathan memeluk Flow yang masih menangis.


"Astaga ada apa dengan dirinya?" batin Nathan heran.


🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺


WAH KIRA-KIRA FLOW KENAPA YA GUYS? πŸ€” DAN BAKAL KAYA GIMANA YA KALO SANIA DAN STEVEN BULAN MADU? PASTI BAKAL SERU BANGET TUH πŸ˜‚πŸ€­


JANGAN LUPA LIKE KOMEN DAN VOTE AKU YA


DAN JANGAN LUPA JUGA BERI HADIAH OKE


SALAM CINTA DARI OTHOR ABAL-ABAL 😘

__ADS_1


SARANGHEO ❀️


__ADS_2