
"baiklah kau tunggu di sini"
๐บ๐บ๐บ๐บ๐บ
setelah chris dan kia rapih mereka segera turun ke restoran, dan sesampai nya di sana pandangan semua orang mengarah ke chris dan kia.
tapi mungkin lebih tepat nya mengarah ke kia, karna ada yg berbeda dengan pakaian dan cara jalan kia, bagaimana tak berbeda?. di saat cuaca sedang panas sekali tapi kia memakai baju yg lengan panjang berwarna hitam dan menggunakan syal yg dia ikat di leher nya.
ini di Indonesia yg tak ada cuaca dingin bersalju seperti di negara rusia kenapa kia memakai baju seperti itu, pikir mereka tapi sedetik kemudian mereka mulai tanggap.
dan tunggu kenapa cara jalan kia sangat aneh? karna jalan nya kia seperti sedang menahan sesuatu yg begitu sakit, dia berjalan mengangkang seperti penguin.
"astaga kau benar2 keterlaluan chris, kenapa kau membuat menantu ku berjalan seperti itu?" omel tuan abraham.
"aku hanya menuruti perintah dady kemarin2 untuk segera menikah dan membuat cucu yg banyak untuk dady" jawab chris dengan santay.
chris membantu kia untuk duduk di kursi.
"tapi tak harus membuat menantu ku sampai tak bisa berjalan chris, lihat lah karna perbuatan mu" tuan abraham tetap menuduh chris yg telah menyakiti kia.
"tak apa dad, lagi pula sakit nya sudah lebih baik kok" sebenar kia malu untuk mengatakan itu, tapi dari pada perdebatan ini akan berlanjut lebih baik dia hentikan sekarang.
๐บ ๐บ ๐บ ๐บ ๐บ
beda hal dengan dayan dan robert yg sedang mencoba memulai hubungan baru, sedangkan mark? ya mau tak mau dia harus merelakan kebahagiaan nya dayana tapi dia berjanji akan merebut dayana secara paksa seandainya robert menyakiti nya.
saat ini robert dan dayana sedang ke pantai untuk bermain-main karna jelas ini pertama juga bagi dayana mengunjungi indonesia.
"apa kau suka pantai ini?" tanya robert.
"tentu, ini sangat sejuk" jawab dayana.
tiba2 robert berlutut di hadapan dayana sambil memperlihatkan cincin berlian yg dia beli, robert tahu mungkin ini terkesan mendadak, tapi dia sudah berjanji kalau seandainya dia menemui dayana dia akan langsung mengajak nya menikah, apa lagi ada mark yg jelas2 menyimpan rasa pada dayana.
tentu saja robert tak terima dan makin bulat tekat robert untuk menikahi dayana.
"ku tahu ini mendadak tapi mau kah kamu menikah dengan ku? dan aku tak ingin mendengar penolakan" seperti nya robert dan chris memiliki kesamaan, yaitu sama2 memaksa.
"haha.. kau ini sedang melamar ku atau sedang memberi perintah yg harus ku jalan kan? sangat aneh di dengar oleh telinga ku" jawab dayana.
"aku bertanya pada mu tapi aku tak ingin kau menolak ku, karna kita sama2 mencintai tak ada alasan untuk kau menolakku" jaawab robert.
"hmm kalau aku tolak dengan alasan aku mengejar karir dulu bagaimana?" goda dayana.
"kenapa harus mengejar karir? uang ku sangat banyak kau tak usah ketakutan kalau aku akan jatuh miskin, kecil kemungkinan nya untuk aku bisa menjadi seorang gelandangan" yg di katakan robert memang benar, walaupun perusahaan nya belum sebesar keluarga chris.
tapi saham robert sangat banyak dan di kenal sebagai investor muda yg sangat kaya, kalau chris mungkin di kenal sebagai pembisnis muda yg kaya beda hal dengan robert.
"hahaha... aku tak takut kau akan jadi gelandangan, seandainya itu terjadi aku akan tetap bersama mu" jawab dayana.
"jadi kau mau kan menikah dengan ku?" tanya robert, yg di balas anggukan dengan senyum malu2 oleh dayana.
__ADS_1
sungguh melihat itu robert menjadi gemas sendiri, dia ingin sekali menerkam habis2 mangsa yg ada di depan nya ini, baru membayangkan nya saja sudah membuat sesuatu yg ada di sana meronta ronta ingin di tuntaskan.
dayana melihat ke arah robert yg sedang menahan sesuatu, yg mungkin sedikit menyakitkan, karna taku robert kenapa2 dayana segera menanyai keadaan robert.
"robert, kau tak apaยฒ? kenapa wajah mu sedang menahan sesuatu? apa ada yg tak nyaman di tubuh mu?" meluhat raut wajah khawatir dari dayana, robert jadi tak tega melihat nya.
"aku tak apa2 kok, sini ku pakaikan cincin nya" robert memakai kan cincin itu sambil menahan ***** nya.
"robert bagaimana kalau kita ke rumah sakit saja?" tawar dayana.
mendengar itu tentu saja robert menolak, mana mungkin dia di bawa ke dokter, jelas2 yg bisa menyembuhkan nya adalah dayana.
"sakit yg ku rasakan ini hanya bisa di sembuhkan oleh mu" jawab robert.
mendengar itu tentu saja dayana merasa heran, apa ada jenis penyakit seperti itu?.
"maksud nya bagaimana? aku bisa menyembuhkan nya? dengan cara apa?" tanya dayana.
"dengan selalu berada di sisi ku haha..." robert berusaha untuk mengalihkan pembicaraan dan mencairkan suasana.
plakk..
dayana memukul lengan kekar robert.
"kau itu ya, aku sedang tak bercanda tahu" kesal dayana.
dayana meninggalkan robert begitu saja dengan perasaan kesal.
๐บ ๐บ ๐บ ๐บ ๐บ
esok hari nya saat ini kia dan chrs berencana untuk reuni sma di sekolah nya, mereka tak hanya berdua ada rara dan marvel juga.
walaupun kia terlahir cukup berada, dia tak bersekolah di sekolah2 mewah atau tempat anak2 pejabat dan pengusaha besar.
kia malah bersekolah di sma negri yg bisa di bilang tidak terlalu elit tapi cukup menjadi sekolah favorit, cukup mudah agar bisa masuk kesokalahan itu.
sampai lah kia,chris,rara dan marvel mereka datang kesana dengan mobil yg cukup mewah dan tentu saja itu mengundang perhatian semua orang yg ada di sana.
"wah siapa itu"
"tidak tahu, seperti nya alumni sma ini deh"
"mana mungkin, itu kok ada orang bule nya sih"
"tapi mereka cantik2 dan tampan2 ya"
"ya benar"
begitulah kira2 bisik2 para tetangga๐ yg membicarakan mereka berempat.
kia dan rara masuk ke aula sekolah sedangkan chris dan marvel menunggu di kantin, sebelum kia dan rara masuk ke aula mereka telah membelikan beberapa snack yg biasa di makan kia dan rara semasa sekolah dulu.
__ADS_1
"kalian tunggu lah di sini, jangan kemana2 dan jangan berbuat macam2" peringatan kia pada chris dan marvel.
tapi mungkin lebih mengarah ke chris, dia takut chris akan berbuat yg tidak2.
"aku bukan anak kecil honey jadi kau tak perlu khawatir" jawab chris.
akhirnya kia dan rara masuk ke aula, mereka mengenakan pakaian yg cukup santay dan simple tapi jangan di tanya harga outfit mereka, bisa ratusan juta.
"wah wah anak konglomerat datang nih, ku kira dia tak akan datang semenjak kuliah di luar negri karna terlalu sibuk" sindir sania yg memang dari dulu tak menyukai kia dan rara.
"apa kabar sania?" kia berusaha untuk tak terpancing emosi.
"tentu nya tak sebaik diri mu" sindir teman2 yg lain yg memang sedang menyindir sania.
"sania bilang saja kau iri kan karna kia dan rara bisa kuliah lewat beasiswa sedangkan kau tidak bisa?" tanya teman yg lain dengan terus terang.
"cih untuk apa aku iri? lagi pula uang ku sangat banyak mau aku kuliah di mana pun orang tua ku tak akan bermasalah" jawab sania.
" ya kau memang benar sania, tapi kau tak pernah tahu rasa nya masuk universitas favorit mu dengan menggunakan hasil kerja keras sendiri bukan bantuan dari orang tua, kau tahu rasa nya sangat bangga dan seakan bisa menaikkan derajat orang tua kita berkat kepintaran yg kita miliki" jawab kia yg secara tak langsung menghina sania kalau sania itu b*doh.
"maksud mu kau menghina ku sebagai wanita b*doh begitu?" tanya sania yg emosi.
"apa kalian mendengar aku menghina sania dengan kata seperti itu?" tanya kia pada teman2 nya yg ada di sana.
"tidak, tuh" jawab salah satu teman nya.
" aku juga tidak, lagi pula kalau kau memang tak merasa kenapa harus marah?" tanya salah satu teman nya.
"tapi secara tak langsung kau menghina ku" jawab sania.
"ya kalau kau memang merasa tak seperti itu kenapa juga kau harus marah?" tanya kia.
sania langsung mengangkat tangan nya dan hendak ingin menampar pipi kia tapi ada seseorang yg mencegah nya.
๐บ ๐บ ๐บ ๐บ ๐บ ๐บ ๐บ ๐บ ๐บ ๐บ ๐บ ๐บ
**hay guys bantu dukungan dan support nya ya guys, novel baru ku ini akan aku ikut sertakan dalam lomba. โค
๐บ ๐บ ๐บ ๐บ ๐บ ๐บ ๐บ ๐บ ๐บ ๐บ ๐บ ๐บ
... jangan lupa like komen dan vote aku ya๐๐ป...
... supaya aku makin semangat up nya๐...
... kalau kalian punya saran dan kritik. ...
... bisa langsung tulis di bawah ya๐. ...
... salam cinta dari othor abal2๐ ...
__ADS_1
... sarangheoโค**...